Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPK Gelar Roadshow di Kuningan, Membumikan Nilai-Nilai Antikorupsi Menyasar Enam Titik

KPK Gelar Roadshow di Kuningan, Membumikan Nilai-Nilai Antikorupsi Menyasar Enam Titik

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
  • visibility 247
  • comment 1 komentar

sabakuninganews.com.KUNINGAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Roadshow Bus KPK 2025 bertajuk “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di Kabupaten Kuningan, Selasa (29/7/2025), sebagai upaya membumikan nilai-nilai antikorupsi di berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan ini menyasar beragam kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, perangkat desa, hingga akademisi. Pembukaan acara berlangsung di Halaman Kantor Pemda, Komplek Kuningan Islamic Center (KIC) bersamaan dengan apel pagi, sebelum dilanjutkan dengan kegiatan paralel di enam lokasi berbeda yang terbagi dengan beberapa tim.

Enam titik kegiatan tersebut mencakup edukasi antikorupsi dan pelayanan publik di Kantor Kecamatan Luragung, sosialisasi untuk ASN di Gedung Pemda Kuningan, kuliah umum di Universitas Islam Al-Ihya (UNISA), program KPK Mengajar di SMPN 1 Kuningan, serta sosialisasi anti korupsi bagi perangkat desa di Balai Desa Luragungtonggoh.

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak bisa ditawar. Ia menyebut korupsi sebagai kejahatan luar biasa yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak tatanan sosial, melemahkan demokrasi, dan menghambat pembangunan.

Bupati juga mengungkapkan, korupsi memperburuk kesenjangan sosial serta menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi dan masuknya investasi. Oleh sebab itu, menurutnya, diperlukan tindakan konkret dan berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Kuningan telah menempuh sejumlah langkah strategis dalam pemberantasan korupsi sejak dari hulu. Beberapa di antaranya yakni pembentukan tim penyuluh antikorupsi, mendorong sertifikasi penyuluh antikorupsi bagi ASN—yang kini sudah menghasilkan lima ASN bersertifikat—dan penguatan delapan area intervensi Monitoring Center for Prevention (MCP), seperti tata kelola anggaran, pelayanan publik, hingga optimalisasi aset daerah.

Lebih jauh, Bupati menyatakan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam pemberantasan korupsi tidak sebatas pada kegiatan seremonial. Ia menekankan bahwa Kuningan akan mendeklarasikan diri sebagai wilayah yang membangun desa antikorupsi, dan semangat antikorupsi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Guntur, perwakilan KPK RI, menyampaikan bahwa kegiatan roadshow ini telah berjalan sejak tahun 2014. Ia menjelaskan bahwa jika dulu KPK menggunakan bus besar, kini menggunakan kendaraan yang lebih kecil agar bisa menjangkau desa-desa yang dinilai masih permisif terhadap korupsi.

Menurut Guntur, tujuan dari kegiatan ini adalah membumikan nilai-nilai antikorupsi di tengah masyarakat. Ia mengenalkan program bertajuk JUMAT BERSEPEDA KAKAK, akronim dari Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, dan Adil, yang diharapkan menjadi nilai dasar yang ditanamkan sejak dini.

Guntur menambahkan bahwa strategi pemberantasan korupsi di KPK dilakukan melalui tiga pendekatan utama: pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Pendidikan, kata dia, menjadi aspek penting karena dapat membentuk karakter masyarakat yang antikorupsi dari awal.

Ia berharap masyarakat dapat lebih banyak berinteraksi dengan KPK dalam konteks pendidikan dan pencegahan, bukan saat proses penindakan. Dalam kegiatan ini, KPK juga menggelar pemutaran film edukatif, sosialisasi publik, serta kampanye kesadaran tentang bahaya korupsi.

“Terima kasih tak terhingga kepada Pak Bupati, Wakil Bupati, Pj. Sekda, serta seluruh jajaran. Kita akan terus membangun Kuningan lebih baik. Menuju Indonesia maju tanpa korupsi,” tutup Guntur

Guntur turut juga menyampaikan apresiasinya kepada para penyuluh antikorupsi, duta integritas, serta komunitas perempuan angklung yang berpartisipasi dalam memeriahkan acara. Ia berharap agar sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat demi membangun ekosistem yang tangguh terhadap godaan korupsi.

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (1)

  • superph

    Interesting analysis! Seeing more platforms like SuperPH cater to the Filipino gaming community is great. Easy access via the superph link app & secure play are key. Hoping for responsible gaming initiatives too! 👍

    Balas20 November 2025 9:51 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20260225 Wa0036

    Ini Hasil Pertemuan Tertutup Bupati dan Kades Penyangga ” Bahas Zona Tradisional

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 31
    • 0Komentar

    sabakunigannews.com.KUNINGAN – Menggantungnya Kepastian Hukum Petani Getah Pinus di zona tradisional kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai akhirnya sampai di meja Bupati Kuningan. Selasa, 24 Februari 2026, puluhan petani didampingi Kepala Desa penyangga bergerak menuju pendopo, memenuhi undangan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, pertemuan ini diagendakan berlangsung mulai pukul 14:00 WIB. Bagi petani, ini merupakan […]

  • Pelatihan Pendidikan karakter ” Kuningan Menjadikan Kabupaten Ke Dua Di Jawa Barat

    Pelatihan Pendidikan karakter ” Kuningan Menjadikan Kabupaten Ke Dua Di Jawa Barat

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 352
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. Sebanyak 35 pelajar tingkat SMP di Kabupaten Kuningan menjalani pelatihan Pendidikan Karakter selama 14 hari di kompleks BKPSDM Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya. Kegiatan ini menjadikan Kuningan sebagai kabupaten kedua di Jawa Barat, setelah Kabupaten Purwakarta yang mengikuti gagasan Gubernur Jabar saat itu, Dedi Mulyadi. Pelatihan yang berlangsung sejak Senin (19/5/2025) ini merupakan hasil kerja […]

  • Img 20250721 084803

    Tingkat kan Ke Iman an ASN Serta Masyarakat Sekitar ” Pembangunan Musholla Pendopo Di Resmikan Bupati Dian

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 306
    • 0Komentar

    sabakuninganmews.com.Kuningan, 20 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai keagamaan. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Musholla Pendopo Kabupaten Kuningan oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, pada Senin pagi (21/7/25). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran […]

  • Img 20250705 Wa0015

    Raperda RPJMD” Fraksi Golkar “Dukung 10 Program Unggulan Bupati

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 335
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN- Pandangan umum Fraksi Golkar kabupaten Kuningan dalam rapat paripurna, menyampaikan harapannya agar RPJMD 2025–2029 dapat menjadi landasan kokoh perencanaan anggaran daerah demi memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.Jum’ at , 04/07/2025 Pandangan umum yang dibacakan Raka Maulana Wijaya, menegaskan bahwa penyusunan RPJMD harus dilakukan secara cermat, terarah, dan terukur, agar perangkat daerah tidak mengalami kendala […]

  • Img 20250616 Wa0007 1

    Film ” Menunggu Lonceng Terakhir ” Sebuah Film Persahabatan Pelajar SD Di Kab.Kuningan

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 456
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Sebuah film pendek berjudul “Menunggu Lonceng Terakhir” telah membuka mata banyak pihak tentang realitas yang kerap tersembunyi di balik seragam putih merah anak-anak sekolah dasar di kabupaten Kuningan , terutama Cinta Maharani selaku pemeran utama yang hari ini masih duduk di bangku SDN Caracas kecamatan Cilimus. Melalui kisah yang diperankan Cinta Maharani sebagai […]

  • Hadiri Advokasi Percepatan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Jawa Barat, Bunda Ela : Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

    Hadiri Advokasi Percepatan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Jawa Barat, Bunda Ela : Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 364
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. BANDUNG- Dalam rangka mendukung percepatan implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah menggelar kegiatan Advokasi dan Pendampingan Percepatan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Wilayah Provinsi Jawa Barat. Acara yang berlangsung di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Jumat (23/5/2025) ini, […]

expand_less