BGN Tingkatkan Kualitas Layanan MBG Lewat Bimtek Penjamah Makanan Serentak di Seluruh Indonesia
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Ming, 19 Okt 2025
- visibility 76
- comment 0 komentar

Img 20251019 104732
sabakuningannews.KUNINGAN- Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan standar keamanan pangan pada program Menu Bergizi Seimbang (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.Saptu,18/10/2025
Khusus di wilayah Kuningan, kegiatan tersebut berlangsung di Tirta Sanita Resort, selama dua hari, 18–19 Oktober 2025, dengan melibatkan 500 peserta dari 10 yayasan penyelenggara Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG).
Bimtek ini menjadi bagian penting dari strategi nasional BGN untuk memastikan setiap penyelenggara program MBG memiliki standar kompetensi, peralatan, serta prosedur yang memenuhi ketentuan keamanan dan kesehatan pangan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh karek regional BGN Provinsi Jawa Barat, Wisnu Wardana, disampaikan pesan 10 amanah penting dari Direktur BGN sebagai panduan peningkatan mutu layanan MBG, yaitu:

Setiap SPPG wajib memiliki Chef bersertifikat.
Makanan harus melalui uji rapid test food oleh Balai POM.
Sumber air bersih wajib menggunakan filter atau air galon terjamin.
SPPG harus memiliki izin SLHS (Sanitasi Lingkungan dan Higiene Sanitasi).
Proses pembelajaran dilakukan melalui Learning Management System (LMS) “Plataran Sehat” dari Kementerian Kesehatan.
Alat makan wajib disterilkan menggunakan suhu panas minimal 80°C.
Setiap SPPG perlu mendapat pendampingan ahli gizi.
Makanan yang disajikan harus memiliki sertifikasi halal.
Diperlukan pengawasan dan transparansi melalui pemasangan CCTV di area dapur SPPG.
Diterapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten.
“Saya berharap Bapak Ibu semua dapat menjalankan amanah ini dengan penuh keikhlasan. Karena sejatinya, kita sedang melayani masyarakat, anak-anak, dan lansia. Insya Allah, setiap kerja ikhlas akan menjadi ladang pahala,” pesan Wisnu dalam sambutannya.
Sementara itu, Koordinator SPPI Wilayah Kuningan, Nisa Rahmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi langsung pusat dan menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat kompetensi penyelenggara MBG di daerah.
“Untuk wilayah Kabupaten Kuningan, ini merupakan pelaksanaan yang ke-3. Bimtek ini wajib dilaksanakan karena merupakan fasilitas penting agar SPPG menjadi jauh lebih baik dan profesional dalam memberikan layanan pangan bergizi,” ungkap Nisa.
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas teknis para penjamah makanan, namun juga mempertegas komitmen BGN dalam menghadirkan layanan pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.(RI)
- Penulis: sabakuningannews


Saat ini belum ada komentar