Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dr. Ukas Tanggapi Berbagai Tuduhan || Begini Kata Ukas 👇’

Dr. Ukas Tanggapi Berbagai Tuduhan || Begini Kata Ukas 👇’

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 87
  • comment 1 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Direktur PAM Tirta Kamuning, Dr. Ukas Suharfaputra, memberikan klarifikasi resmi menanggapi berbagai tuduhan dari LSM Frontal terkait dugaan pelanggaran pemasangan pipa di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) serta tudingan kegagalan kinerja direksi selama dua tahun terakhir. Ukas menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah tercampur antara data, asumsi, dan informasi yang keliru.

Pipa 12 Inci Bukan untuk Remis–Nilem
Dalam penjelasannya, Ukas menegaskan bahwa instalasi pipa untuk sumber Telaga Remis dan Telaga Nilem tetap menggunakan diameter 6 inci, sesuai izin Kementerian LHK melalui IUPA KSDAE Nomor SK.137/KSDAE/SET/KSA.3/4/2019 (Remis) dan SK.136/KSDAE/SET/KSA.3/4/2019 (Nilem).
Sementara pipa 12 inci yang dipersoalkan LSM, kata Ukas, tidak terkait dengan kedua sumber tersebut.

“Pipa 12 inci itu bagian dari instalasi air baku Sumber Cicerem-1 dan Cicerem-2 yang sumber airnya berada di luar kawasan taman nasional. Pipa tersebut hanya melintas di bahu jalan, tidak merusak keanekaragaman hayati, dan seluruh izinnya dikeluarkan oleh Kementerian PUPR, bukan BTNGC,” tegas Ukas.

Izin Resmi Bukan dari BTNGC
Menjawab tuduhan pemasangan pipa tanpa kerja sama, Ukas menjelaskan bahwa BTNGC hanya memberikan rekomendasi teknis, sementara izin konservasi diterbitkan kementerian teknis sesuai regulasi.
Ia mengungkapkan bahwa pada 26 Februari 2025, PDAM dan BTNGC sudah menggelar rapat resmi membahas rencana kerja sama penguatan fungsi pemasangan pipa, termasuk komitmen inkind seperti bantuan patroli, dukungan sosial, dan pemulihan lingkungan, bukan berupa uang tunai.

Nilai komitmen kerja sama sebesar Rp929 juta/5 tahun, menurut Ukas, bukan beban PDAM, melainkan kewajiban investor PT Tirta Kuning Ayu Sukses. PDAM bahkan telah menyampaikan keberatan atas nilai tersebut karena dinilai terlalu tinggi oleh investor.

Bantahan Soal Kinerja Direksi

Terkait tudingan kegagalan kinerja selama dua tahun, Ukas membeberkan data audit BPKP yang justru menunjukkan peningkatan signifikan sejak dirinya menjabat pada 2022.

Kinerja keuangan PDAM 2021–2024:

Pendapatan naik dari Rp58,46 miliar (2021) menjadi Rp66,53 miliar (2024) → naik 13,8%

Laba meningkat dari Rp5,007 miliar menjadi Rp6,940 miliar → naik 38,61%

PAD meningkat 64,7%

Biaya operasional turun 4,4% (2021–2022)

Skor kinerja BPKP meningkat dari 3,60 menjadi 3,81 (kategori Sehat)

Cakupan layanan juga bertambah dari 52.443 sambungan (2021) menjadi 55.748 sambungan (2024). Untuk ketersediaan air, PDAM menambah debit 66,84 liter/detik dari tiga sumber baru: Cijalatong Cipari, Cibangir, dan Cilukutuk Cileuleuy.

Penurunan PAD pada 2023, menurut Ukas, terjadi akibat perubahan kebijakan pajak nasional melalui UU 7/2021, bukan karena kinerja menurun.

Skema Investasi Justru Untungkan Daerah
Menjawab isu pemerasan investor, Ukas menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal.
Seluruh skema izin dan kerja sama mengacu pada Permen LHK 44/2017 dan Permen P.18/2019, yang menegaskan seluruh biaya ditanggung pemegang izin, bukan PDAM.

Ia menjelaskan bahwa proyek air baku Cicerem–Indramayu senilai Rp200 miliar justru sangat menguntungkan masyarakat Kuningan. Setelah kontrak 15 tahun, seluruh aset jaringan pipa akan menjadi milik PDAM/Pemda Kuningan. Dari skema bagi hasil, 25% pendapatan akan masuk PAD Kuningan.

“Tidak Ada Pipa yang Melanggar Izin”
Ukas menilai tuduhan LSM Frontal mencampuradukkan dua proyek berbeda — Remis–Nilem dan Cicerem — yang memiliki izin dan skema berbeda.

“Kami terbuka, seluruh data ada, dan semua kegiatan kami mengikuti regulasi. Tidak ada satu pun pipa yang melanggar izin, dan tidak ada satu pun kegiatan yang merusak kawasan konservasi,” tegasnya.

Ukas memastikan PDAM siap diverifikasi baik secara hukum maupun teknis dan berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di publik.(*)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (1)

  • esprunki

    That’s a great point about accessible music creation! Tools like Sprunki Music really lower the barrier to entry – no downloads or hefty specs needed, just pure creative fun on any device. Inspiring stuff!

    Balas28 November 2025 3:47 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250701 214703

    Hadiri Puncak Milangkala Desa Sampora ke 116″ Wabup Tuti Ber Pesan ” Penting Nya Sinergitas Pemdes Dengan BPD

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 245
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. SAMPORA – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani menghadiri puncak peringatan Milangkala (Hari Jadi) Desa Sampora yang ke-116, Sebelum nya Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan lomba dusun dan posyandu, Ziarah ke makam leluhur, khitanan masal, hari ke 2 ,lomba MTQ ,donor dahar, kunjungan ke tugu peradaban (cikal bakal), festival Hadroh anak anak /Dewasa, Puta Putri, […]

  • Img 20250624 065637

    Tunda Bayar APBD Kuningan 2024 Sudah Cair Rp27,5 Miliar, Sisanya Realisasi PAD Tahun Berjalan 2025

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 167
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN- Ribut masih banyak Tunda Bayar Proyek APBD Kuningan rekanan Tahun 2024, belum dibayar, akhirnya membuat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, H Deden Kurniawan Sopandi, angkat bicara. Menurut dia, Pemkab Kuningan sangat memahami kondisi kebatinan dan aspek ekonomi pihak penyedia yang sudah mengeluarkan modal untuk menyelesaikan pekerjaan APBD Tahun 2024. […]

  • Img 20250702 094511

    Hasil Analisis SKPG, 120 Keluarga Kec.Garawangi Dapat Bantuan Pangan

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 229
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.GARAWANGI- Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan bantuan bahan pangan kepada warga yang terdampak rawan pangan berdasarkan hasil analisis Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG). Penyerahan bantuan dilakukan sebagai upaya percepatan penanggulangan kerawanan pangan di wilayah yang masuk kategori prioritas intervensi. Bertempat di Balai Desa Garawangi kecamatan Garawangi bantuan diserahkan secara simbolis oleh […]

  • Img 20250709 124040

    PERSIB Respons Strategis Regulasi Baru Pemain Asing Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 146
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.BANDUNG-(Di Lansir dari website resmi Persib). PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menetapkan regulasi baru terkait jumlah pemain asing yang dapat didaftarkan klub peserta Liga 1 untuk musim 2025/2026. Dalam putusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB, klub kini diperkenankan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, dengan 8 di antaranya dapat masuk dalam Daftar Susunan […]

  • Img 20250703 181522

    Satu satu nya Spa Terbaik di Jawa barat ” Ada Di Kuningan” Dengan Air Panas Alami Dan Fasilitas Aquamedic

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 164
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Sangkanhurip- Grage Resort Sangkan menawarkan pengalaman spa klasik & mewah lewat Aquamedic Spa, dukungan air panas mineral alami, plus paket kombo menarik untuk pasangan dan grup. Dengan fasilitas lengkap (sauna, massage, kolam hangat), resort ini adalah pilihan ideal untuk relaksasi, healing, dan momen romantis.Kamis,03/07/2025 Meneger Grage Resort Sangkan ‘ Yaya Menyampaikan ‘ Grage Resort menyediakan […]

  • Img 20250810 164019

    Peternak Entok Asal Linggajati Ngefans Berat Sama KDM, Ingin Sekali Bertemu

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 218
    • 12Komentar

    sabakuningannews.com, CILIMUS – Menjelang purna bakti sebagai perangkat Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Fajar memilih untuk fokus menggeluti usaha beternak entok. Usaha ini ia jalani sebagai kegiatan di masa tua yang tetap bisa menghasilkan, meskipun tidak besar.Peternak Entok Asal Linggajati Ngefans Berat Sama KDM, Ingin Sekali Bertemu Awalnya, Fajar hanya memelihara beberapa ekor entok. […]

expand_less