Tekad Dr.Elon Carlan Tanpa Batas, ” 31 Tahun Yayasan Taruna Mandiri Mengabdi untuk Pendidikan Disabilitas
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- visibility 110
- comment 2 komentar

Img 20260109 075134
sabakuningannews.com. KUNINGAN – Berawal dari sebuah tekad dan keyakinan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya, Dr. Elon Carlan, S.Pd., M.M.Pd. memilih jalan pengabdian yang tak biasa. Pada 8 Januari 1995, ia memberanikan diri mendirikan sebuah yayasan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Sebuah keputusan besar yang kemudian menjadi “hadiah hidup” penuh makna bagi ribuan penyandang disabilitas hingga hari ini.
Dedikasi tersebut bukanlah perjalanan singkat. Bahkan sebelum yayasan berdiri, Dr. Elon telah lebih dahulu menorehkan prestasi nasional dengan menerima penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 1994. Namun alih-alih berhenti pada pengakuan, ia justru memilih menanamkan manfaat jangka panjang melalui dunia pendidikan inklusif.
Sejak 1997, bersama sang istri, Kokoy Kurniawati, S.Pd., M.Pd., Dr. Elon merintis SLB Taruna Mandiri yang kemudian berkembang menjadi jaringan lembaga pendidikan khusus di berbagai wilayah. Di antaranya SLB Pangeran Cakrabuana (Cirebon), SLB Bina Insani (Kalimanggis), SLB Perbatasan (Cibingbin), SLB Rohman (Cigugur), SLB Laskar Taruna Mandiri (Darma), hingga SLB Depayasa (Cidahu). Selain SLB, Yayasan Taruna Mandiri juga mengelola PKBM Taruna Mandiri, Pusat Terapi Jatikresna, serta TK Sipunuda.
Sebagai bentuk komitmen kebermanfaatan, Dr. Elon mengungkapkan bahwa empat SLB telah dihibahkan kepada pemerintah.
“Yang kami kejar bukan kemewahan, tapi kebermanfaatan. Keterbatasan bagi kami itu tanpa batas – ability to infinity,” tuturnya.
Saat ini, SLB Taruna Mandiri dikembangkan sebagai sentra vokasi yang berorientasi pada keterampilan kerja. Hasilnya nyata. Sejumlah alumninya telah terserap di dunia usaha dan industri, mulai dari sektor perhotelan, ritel modern, industri padat karya, hingga berwirausaha secara mandiri.
Rasa syukur pun mengiringi perjalanan panjang tersebut. Pada Kamis (8/1/2026), Yayasan Taruna Mandiri genap berusia 31 tahun, sementara SLBN Taruna Mandiri memasuki usia 18 tahun. Peringatan Dies Natalis digelar di Bale Waluya SLBN Taruna Mandiri, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Yayasan Taruna Mandiri.
“Keteguhan, niat tulus, dan keikhlasan telah melahirkan kesuksesan. Pak Elon dan Bu Kokoy membuktikan bahwa membangun lembaga bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun harapan, masa depan, dan keyakinan anak-anak penyandang disabilitas,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa disabilitas bukanlah batas untuk berprestasi. Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
“Investasi terbaik bagi daerah dan bangsa adalah investasi pada sumber daya manusia, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Ucapan selamat pun disampaikan:
“Selamat Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan ke-18 SLB Taruna Mandiri. Semoga terus menjadi rumah belajar yang menumbuhkan kemandirian, melahirkan insan-insan berdaya saing, serta menginspirasi kita semua untuk melihat dunia dengan hati,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Deden Saepul Hidayat, M.Pd., turut mengapresiasi kontribusi besar Yayasan Taruna Mandiri dalam pengembangan pendidikan khusus di Jawa Barat. Ia menyampaikan bahwa SLB Taruna Mandiri berhasil meraih peringkat kedua Ajang Gapura Panca Waluya, dengan hadiah sarana dan prasarana senilai Rp1,5 miliar dari Gubernur Jawa Barat.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Vokasi Kemendikdasmen RI Dr. Muhammad Hasbi, Wakil Bupati Kuningan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuningan, Ketua Yayasan Taruna Mandiri Dr. Elon Carlan, Kepala SLBN Taruna Mandiri Kokoy Kurnaeti, S.Pd., M.Pd., serta keluarga besar SLB se-Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon.
Tiga dekade lebih telah dilalui. Dari tekad sederhana lahir manfaat luar biasa. Yayasan Taruna Mandiri terus membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang, melainkan pintu menuju harapan tanpa batas.( RI )
- Penulis: sabakuningannews



It’s smart to prioritize secure platforms when exploring online games – PAGCOR licensing is a big plus! Seeing options like GCash & PayMaya with the beeph app download makes things so much easier. Community focus is key too, ‘Play Together • Win Together’ sounds great!
18 Februari 2026 10:52 amunlocker.ai – The Ultimate AI Tool for Bypassing Restrictions and Unlocking Content Seamlessly!
12 Januari 2026 4:16 am