Dorong Ekonomi dan Jaga Infrastruktur Jalan Desa, Terminal Tipe C Paniis Akan Di maksimalkan
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Rab, 28 Jan 2026
- visibility 78
- comment 0 komentar

1 20260128 105339 0000
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Setelah lama tidak difungsikan secara optimal, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan berencana memaksimalkan kembali keberadaan Terminal Tipe C yang berlokasi di Desa Paniis, Kecamatan Pasawahan. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mendukung sektor pariwisata, meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kualitas infrastruktur jalan pedesaan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan H. M. Nurdijanto, S.H., M.Si didampingi Kabid Angkutan serta Kabid Prasarana dan Perparkiran (Hendrayana), menyampaikan bahwa dari 11 terminal yang ada di Kabupaten Kuningan, pihaknya menargetkan seluruhnya dapat dimaksimalkan fungsinya, dengan fokus awal pada Terminal Tipe C Paniis.
“Sub 11 terminal di Kabupaten Kuningan kami ingin semuanya bisa dimaksimalkan, terutama Terminal Tipe C Paniis yang memiliki potensi besar,” ujar Kadishub.
Ia menjelaskan, ke depan terminal tersebut akan difungsikan sebagai titik parkir dan transit bus wisata. Bus yang membawa wisatawan ke kawasan Kecamatan Pasawahan dan sekitarnya diarahkan untuk berhenti dan parkir di Terminal Tipe C Paniis. Selanjutnya, para wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan wisata lokal, mobil pribadi, ojek, maupun angkutan desa.
Rencana ini, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kuningan yang mendorong agar Terminal Tipe C Paniis kembali dihidupkan karena dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi ekonomi maupun tata kelola transportasi.
“Langkah awal, Dishub akan melakukan koordinasi dengan Organda, para owner wisata, kepala desa, pihak kecamatan, serta tokoh masyarakat. Hasil musyawarah tersebut nantinya akan kami laporkan dan koordinasikan langsung dengan Bupati Kuningan,” jelasnya.
Selain bertujuan mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar, pengaktifan terminal ini juga diharapkan mampu menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tak hanya itu, aspek perlindungan infrastruktur jalan juga menjadi pertimbangan utama. Mengingat jalur menuju kawasan wisata Pasawahan sebagian besar merupakan jalan pedesaan, keberadaan bus berukuran besar dinilai berpotensi merusak lapisan aspal.
“Secara teknis, jalan desa memang tidak diperuntukkan bagi kendaraan berat seperti bus. Dengan diaktifkannya terminal, bus cukup berhenti dan parkir di Terminal Tipe C, sehingga kondisi jalan tetap terjaga,” tambahnya.
Saat ini, Terminal Tipe C Paniis telah dilengkapi 12 kios dan fasilitas penunjang lainnya yang dinyatakan siap untuk digunakan.
Menutup keterangannya, Kadishub berharap dukungan dari seluruh pihak agar rencana tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak terkait agar rencana ini bisa terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.( RI)
- Penulis: sabakuningannews



Saat ini belum ada komentar