BUMdesa || Kurang Lebih 68 Milyar Penyertaan Modal Tersalurkan ,” Jaga Kemandirian Desa & Kepercayaan Negara
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Rab, 22 Okt 2025
- visibility 113
- comment 0 komentar

Img 20251023 064539
sabakuninganews.com.KUNINGAN – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Kuningan.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/10/2025) ini digelar secara khidmat dan produktif, serta dibuka langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., didampingi Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H.
Turut hadir Pj Sekda Kabupaten Kuningan, para Asisten Daerah, perwakilan Bank BJB, Dinas Ketahanan Pangan, dan para pengurus BUMDes se-Kabupaten Kuningan.
Dalam arahannya, Bupati Kuningan menegaskan bahwa peran BUMDes tidak hanya sebagai pengelola dana desa, melainkan sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi lokal yang mampu menciptakan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas BUMDes. Ketahanan pangan dan ekonomi desa hanya akan terwujud jika desa memiliki kemandirian dan inovasi. Saya ingin setiap BUMDes menjadi sentra ekonomi yang benar-benar memberi manfaat bagi warganya,” ujar Bupati Dian.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menambahkan pentingnya membangun integritas dan transparansi dalam pengelolaan penyertaan modal.
“BUMDes harus menjadi contoh tata kelola yang baik. Modal yang diberikan bukan sekadar dana, tapi amanah. Mari kita kelola dengan penuh tanggung jawab, agar desa-desa di Kuningan semakin maju dan berdaya,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Dr. H. M. Budi Alimudin, M.Si., MH., menyampaikan bahwa Rakor Ketahanan Pangan Desa 2025 ini merupakan inisiasi langsung dari Bupati dan Pemkab Kuningan.
“Rakor ini kita gelar untuk membangun sinergitas antara program prioritas dan program unggulan Kuningan Melesat, sejalan dengan visi Asta Cita dan Jabar Istimewa. Alhamdulillah, hari ini kita telah merumuskan pola membangun ekonomi desa berbasis kemandirian melalui peran aktif BUMDes,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa penyertaan modal BUMDes tahun 2025 telah mencapai sekitar Rp68 miliar lebih, tersalurkan sesuai amanat Kemendes sebesar 20% dari dana desa.
“Saya berpesan, jaga kemandirian desa dan kepercayaan negara. Perguliran dana harus dilaksanakan dengan perencanaan matang, penuh tanggung jawab, dan fokus pada manfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Rakor ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMDes, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa mandiri, berdaya saing, dan berketahanan pangan di Kabupaten Kuningan.(RI)
- Penulis: sabakuningannews


Saat ini belum ada komentar