Wow !!! Ubi Jalar KDMP Desa Cilimus Menembus Pasar Luar || Kemendes RI Berikan Apresiasi
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Jum, 24 Okt 2025
- visibility 269
- comment 0 komentar

1 20251024 201642 0000
sabakuningannews.com..CILIMUS- Langkah inovatif dilakukan Koprasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Usaha unggulan mereka di sektor pertanian, yakni ubi jalar, kini menembus pasar luar daerah hingga ke Sumatera. Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes RI) dan Kadisperindag Perin Kab.Kuningan Elon Charlan yang hadir dalam kegiatan launching pengiriman perdana ubi jalar tersebut.
Ketua KDMP Cilimus, Ir. H. Ade Hasan, M.Si, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa KDMP Cilimus resmi terbentuk pada 21 Mei 2025 hasil dari musyawarah Desa (musdesus).
“Setelah terbentuk, kami memiliki tujuh unit usaha atau gray yang dijalankan. Ini merupakan amanah yang kami jalankan dengan semangat agar KDMP Cilimus dapat sukses dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun ini KDMP Cilimus melakukan launching panen ubi jalar , seluas 126 hektare, yang sebagian besar merupakan area sawah di desa cilimus dengan dominasi tanaman padi dan ubi jalar.
“Kami telah melakukan survei pasar selama dua bulan, dan menemukan daerah potensial di Sumatera, tepatnya di Jaga Baring. Saat ini kami sudah membuka dua lapak di sana,” tutur Ade Hasan.
Menurutnya, pengiriman ubi jalar telah dilakukan secara bertahap mulai dari 3,5 ton hingga 10 ton ke Sumatera, dan rencananya akan diperluas ke Bali.
“Untuk para petani ubi di Desa Cilimus, kami berkomitmen membeli hasil panen dengan harga Rp2.500–Rp3.000 per kilogram. Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesejahteraan petani dengan harga jual yang layak. Ini bagian dari tekad kami untuk menyelamatkan para petani,” tegasnya.
Selain usaha hasil bumi, KDMP Cilimus juga mengembangkan unit usaha pedagang eceran pupuk, jasa alsintan, serta UMKM dengan sistem barter guna memperkuat ekonomi desa.
Camat Cilimus: Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Camat Cilimus, Cece Hendra Krissianto, mengapresiasi langkah KDMP Cilimus yang dianggap menjadi contoh bagi desa lain.
“Terima kasih atas dukungan Kemendes dan Kadisperindag yang turut menyaksikan launching pengiriman ubi jalar ini. KDMP menjadi salah satu syarat penting bagi desa untuk pencairan dana desa. Kami terus mendorong agar seluruh desa membentuk KDMP,” jelasnya.
Ia juga menilai, keberhasilan KDMP Cilimus akan menjadi motor penggerak ekonomi pertanian di wilayahnya.
Kadis Perdagangan & Perindustrian Kabupaten Kuningan, Elon Charlan, menyebut KDMP Cilimus sebagai implementasi nyata program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.
“Hari ini kita menyaksikan launching tujuh usaha unggulan KDMP Cilimus, salah satunya ubi jalar. Walau awalnya pembentukan KDMP ini perlu sedikit dorongan, saya yakin ke depan akan membawa kemakmuran bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, secara historis KDMP memiliki semangat yang sama dengan Koperasi Unit Desa (KUD) di masa lalu, yang berperan penting dalam membangun ekonomi rakyat.
“Saya berharap Cilimus bisa menjadi pintu masuk produk unggulan yang mengangkat nama Kabupaten Kuningan di kancah nasional,” tambahnya.
Perwakilan dari Kemendes RI – Direktorat Percepatan Daerah Tertinggal dan Terluar, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengaku kagum atas kemajuan Desa Cilimus.
“Ini adalah kunjungan kami yang ketiga ke Kabupaten Kuningan, dan kami melihat KDMP Cilimus punya potensi besar di sektor pertanian, khususnya ubi jalar. Kami akan membawa contoh produk ini untuk dipresentasikan ke pimpinan agar dikembangkan menjadi berbagai olahan,” ungkapnya.
Sementara itu kepala desa cilimus H.Mulyadin Berharap pemerintah pusat kuhusus nya kementrian desa bisa membantu kami dalam hal pembangunan gray, Di mana kami mempunyai lahan yang begitu luas , Tutur nya
Kegiatan launching pengiriman ubi jalar KDMP Cilimus ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Kabupaten Kuningan, jajaran pemerintahan Kecamatan dan Desa Cilimus, pendamping desa, Balai Penyuluh Pertanian, mitra kerja Bank BNI, kelompok tani, karang taruna, serta para tamu undangan lainnya.
Dengan capaian ini, KDMP Cilimus membuktikan bahwa desa mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi produktif berbasis potensi lokal—dari desa untuk Indonesia. 🇮🇩 .(RI)
- Penulis: sabakuningannews


Saat ini belum ada komentar