Pohon Sukun ” Investasi Jangka Panjang Bagi Lingkungan & Ekonomi Keluarga Cocok Di Tanam Di Lereng Gunung
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 147
- comment 1 komentar

Buah Sukun
sabakuninganews.com. KUNINGAN – Pohon sukun semakin mendapat perhatian bukan hanya sebagai sumber pangan bernutrisi tinggi, tetapi juga karena kemampuannya menjaga keseimbangan lingkungan. Selain menghasilkan buah yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, pohon sukun ternyata efektif dalam menyerap air serta membantu konservasi tanah.
Pohon sukun dikenal memiliki sistem perakaran kuat dan menyebar luas. Hal ini membuatnya mampu menyerap air dengan baik, sehingga berperan penting dalam menjaga kelembapan tanah dan meningkatkan cadangan air tanah. Daunnya yang lebar juga menahan air hujan agar meresap perlahan ke dalam tanah, mengurangi limpasan air dan mencegah erosi.
“Pohon sukun ini bukan hanya bermanfaat untuk pangan, tetapi juga bagus untuk lingkungan. Daya serap airnya tinggi sehingga cocok ditanam di pekarangan, lahan-lahan desa, maupun wilayah rawan erosi,” ujar salah satu pemerhati lingkungan di Kuningan.
Secara ekologis, pohon sukun membantu:
Menyerap air dan meningkatkan simpanan air tanah
Menahan erosi dan memperkuat struktur tanah
Mengurangi risiko banjir kecil
Meningkatkan keteduhan dan kualitas udara
Tak hanya itu, buah sukun terus menjadi komoditas bernilai ekonomi. Mulai dari keripik, tepung sukun, hingga olahan kreatif lainnya, memberi peluang usaha bagi UMKM dan kelompok tani. Dengan biaya perawatan yang rendah, pohon ini semakin dianggap ideal untuk program ketahanan pangan dan lingkungan.
Masyarakat kini didorong untuk lebih banyak menanam pohon sukun. Selain sehat untuk dikonsumsi, tanaman ini dapat menjadi investasi jangka panjang bagi lingkungan dan ekonomi warga.(RI)
- Penulis: sabakuningannews



8dayvina, nghe quen quen ta? Hình như có thằng bạn hay chơi ở đây thì phải. Để thử vào xem có gì hay ho không đã. Có khi lại được giới thiệu vài kèo thơm. Give it a shot 8dayvina.
23 Desember 2025 12:12 am