Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » KDM Dengan Nada Tegas ” Kita Jaga Ciremai Bukan Meng Komersilkan Ciremai !!

KDM Dengan Nada Tegas ” Kita Jaga Ciremai Bukan Meng Komersilkan Ciremai !!

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 109
  • comment 5 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN- Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menepati komitmennya untuk turun langsung ke kawasan Gunung Ciremai. Melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), KDM menyoroti persoalan serius mulai dari dugaan tambang ilegal, kerusakan kawasan konservasi, hingga tata kelola wisata alam.

Dalam sidak tersebut, KDM didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si, bersama sejumlah kepala OPD terkait. Sidak dimulai dari wilayah Pasawahan, lokasi yang sebelumnya ramai diperbincangkan akibat aktivitas penambangan batu, kemudian berlanjut ke objek wisata Telaga Nilem di Desa Kaduela.

Saat meninjau langsung bekas galian di kaki Gunung Ciremai, KDM berdialog terbuka dengan Kepala Balai TNGC Kuningan, Toni Anwar, S.Hut., MT. Dengan nada tegas, KDM menyampaikan keprihatinannya terhadap aktivitas penambangan di kawasan konservasi.

“Ini di kaki Gunung Ciremai nambang batu, lihat. Disangkanya saya tidak akan diam-diam sampai ke sini,” ujar KDM sambil menunjukkan bekas galian.

KDM menegaskan bahwa segala bentuk penambangan di kawasan konservasi tidak dibenarkan, apapun alasannya. Ia juga mengkritisi pendekatan seremonial dalam program rehabilitasi hutan yang selama ini dinilai tidak berkelanjutan.

“Nanam pohon itu bukan soal kewenangan, tapi tanggung jawab. Banyak yang nanam pohon cuma proyek, setelah itu ditinggalkan. Gundul lagi, moal jadi,” tegasnya.

Sebagai solusi, KDM menggagas skema pemulihan kawasan TNGC berbasis pemberdayaan masyarakat. Ia mengusulkan agar warga setempat dilibatkan langsung sebagai pengelola dan perawat hutan.

“Areal kosong ditanami Pemprov. Warga menggarap dua hektare, dan satu orang digaji satu setengah juta rupiah per bulan untuk merawat pohon,” jelasnya.

KDM menekankan pentingnya perubahan pola pikir seluruh pihak dalam menjaga Gunung Ciremai.

“Tugas kita menjaga Ciremai, bukan mengkomersilkan Ciremai. Ini komitmen moral,” katanya.

Meski TNGC berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, KDM menegaskan Pemprov Jawa Barat memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian tanah dan sumber air.

“Walaupun bukan kewenangan, saya punya tanggung jawab moral. Untuk tanah dan air, anggaran provinsi siap saya kerahkan,” ungkapnya.

Selain tambang ilegal, KDM juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pencurian kayu bernilai komersial, seperti sonokeling. Ia mendorong peningkatan patroli dan membuka peluang keterlibatan Pemprov Jabar dalam membantu pengawasan kawasan.

Di akhir sidak, KDM memastikan bahwa warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas penambangan akan dialihkan menjadi petugas penanaman dan perawatan pohon.

“Selama saya memimpin empat tahun, sampai pohonnya besar, saya gaji. Kalau hanya diserahkan, sering tidak jalan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, KDM tidak didampingi Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si maupun Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Sekda Kuningan menjelaskan, Bupati Dian tengah menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, sementara Wakil Bupati mengikuti Rakornas Kemendagri serta agenda BPIP di Jakarta.

Melalui Sekda, Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat atas perhatian dan komitmennya terhadap kelestarian Gunung Ciremai.

“Gunung Ciremai adalah kawasan konservasi yang tidak bisa ditawar. Menjaganya berarti menjaga ruang hidup masyarakat Kuningan lintas generasi,” tegas Bupati Dian.

Sidak ini menjadi pengingat penting bahwa kelestarian Gunung Ciremai adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat. (*)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (5)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2025071020593045

    Wabup Tuti Dampingi Tim Juri Kemendes RI ” Penilaian Tahap Akhir Wisata Desa Jagara

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 313
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN- Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, menjadi salah satu wakil daerah dalam ajang bergengsi Lomba Wisata Desa Nusantara 2025 yang digelar oleh Kementerian Desa RI,Sementara itu wisata desa jagara masuk kategori ke lima belas dalam ajang lomba wisata desa nusantara, Ajang lomba yang di gelar oleh kementerian Kemendes RI, ini bertujuan untuk mengangkat […]

  • Baznas Salurkan Bantuan Stimulan Rp 540 Juta kepada Guru Ngaji dan Takmir Masjid

    Baznas Salurkan Bantuan Stimulan Rp 540 Juta kepada Guru Ngaji dan Takmir Masjid

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 352
    • 0Komentar

    sabakuningannews. KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan stimulan senilai Rp 540 juta kepada 1.544 penerima yang terdiri dari guru ngaji, pengajar Madrasah Diniyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an, Raudhatul Athfal, dan takmir masjid di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan, Rabu (21/5/ 2025). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan kepada […]

  • Img 20250919 090913

    Bupati Dian Hadiahkan Seragam Baru untuk Personel Dishub Kuningan di Peringatan Harhubnas 2025

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 328
    • 19Komentar

    sabakuningan.com, KUNINGAN – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Kabupaten Kuningan berlangsung khidmat di halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kuningan, Kamis (18/9/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, sekaligus membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi. Dalam sambutannya, Menhub menyampaikan penghargaan kepada seluruh insan transportasi darat, laut, dan udara yang […]

  • 1 20251026 204543 0000

    Se Jabar || Vinrell Pangluhur Fram Sadamantra & HPDKI ” Gelar Adu Ketangkasan Domba Garut

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 203
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN— Dalam rangka melestarikan budaya Jawa Barat sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda, Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) menggelar ajang Ketangkasan Domba di Pamidangan Raksa Buana, Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh PDP Vinrell Pangluhur Fram di bawah pimpinan H. Mulyadi, dan menjadi ajang silaturahmi antar peternak […]

  • MIMPI KE DEPAN PGRI HARUS MENJADIKAN ANGGOTANYA GURU YANG PROFESIONAL, BERMARTABAT, SEJAHTERA DAN TERLINDUNGI

    MIMPI KE DEPAN PGRI HARUS MENJADIKAN ANGGOTANYA GURU YANG PROFESIONAL, BERMARTABAT, SEJAHTERA DAN TERLINDUNGI

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 396
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN. Pemilihan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuningan periode 2025–2030 yang akan berlangsung pada 15–16 Juni 2025, sedang ramai di perbincangkan di lingkungan PGRI bahkan di media sosial Isu yang mencuat di publik ada beberapa bursa calon yang ber edar, salah satu nya bursa calon tersebut yaitu Surya., S.,pd., M.M, kami ( […]

  • Img 20250717 173525

    Gubernur jawabarat ” KDM’ Meng Apresiasi Langkah Bupati Kuningan Terkait Kasus Di RS.Linggajati

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 301
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.Gubernur Jawa Barat H.Dedi Mulyadi atau biasa di sapa KDM,Dalam akun media sosial Tik Tok nya menggugah tayang video mengucapkan terima kasih kepada bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar atas langkah bupati Kuningan meng nonaktifkan Direktur RS.linggajati atas kasus lambat nya penanganan kelahiran seorang ibu yang ber akibat pada meninggal nya bayi tersebut Dari pelajaran ini […]

expand_less