Kekosongan Kadisdikbud Kuningan Akhirnya Terjawab ” Dr.Elon Di Amanah Kan Pimpin Disdikbud
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sab, 14 Feb 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar

Img 20260214 085957
sabakuningannews.com.KUNINGAN-Dian Rachmat Yanuar resmi melantik 240 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan. Pelantikan yang digelar di kawasan Perkantoran Pemda Kuningan KIC pada Jumat, 13 Februari 2026 itu berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi penguatan birokrasi di daerah.
Pelantikan ini tak hanya menjadi agenda rutin penyegaran organisasi, namun juga menjawab tanda tanya publik terkait kekosongan jabatan strategis Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan yang telah berlangsung hampir tiga bulan.
Kini, posisi tersebut resmi diamanahkan kepada Carlan. Penunjukan Dr. Carlan, S.Pd., M.M.Pd disambut perhatian luas, mengingat sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Dr. Carlan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT serta terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kuningan atas kepercayaan yang diberikan.
“Jabatan ini akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pendidikan di Kabupaten Kuningan yang lebih baik lagi, agar Kuningan semakin melesat,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal serta pemetaan (mapping) menyeluruh terhadap kondisi pendidikan, mulai dari sarana prasarana sekolah, ruang kelas, ruang guru, hingga kebutuhan strategis lainnya.
Dr. Carlan juga memaparkan rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh.
“Izinkan saya mulai membenahi dari A sampai Z. Pendidikan jangan hanya berpikir soal APBD. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama — pemerintah, masyarakat, swasta, dan keluarga. Kalau masih sepenuhnya menggantungkan pada pemerintah, itu artinya kita gagal membangun partisipasi,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya pendidikan berbasis partisipatif sebagai “nawaetu” atau niat dasar dalam membangun sistem pendidikan yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan.
Tak hanya itu, Dr. Carlan juga berkomitmen memanfaatkan jejaring yang dimilikinya di tingkat kementerian dan provinsi guna membantu pembiayaan serta penguatan program pendidikan apabila anggaran daerah belum memadai.
Pelantikan 240 ASN ini diharapkan menjadi energi baru bagi roda pemerintahan Kabupaten Kuningan, khususnya dalam mempercepat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik, terutama di sektor pendidikan yang menjadi fondasi masa depan daerah. (RI)
- Penulis: sabakuningannews



Saat ini belum ada komentar