Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Disdik Kuningan Tancap Gas! Dr. Elon Bahas Strategi Tekan ATS dan Naikkan RLS Bersama Camat dan Kades

Disdik Kuningan Tancap Gas! Dr. Elon Bahas Strategi Tekan ATS dan Naikkan RLS Bersama Camat dan Kades

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar rapat terbatas bersama para camat dan kepala desa se-Kabupaten Kuningan untuk membahas percepatan peningkatan pendidikan masyarakat di tingkat desa. Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya akselerasi Rata-rata Lama Sekolah (RLS) serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Kabupaten Kuningan.

Kegiatan yang berlangsung di Bale Waluya SLBN Taruna Mandiri, Desa Sampora, ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, jajaran Dinas Pendidikan, serta para camat dan kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, Dr. Charlan, dalam arahannya meminta dukungan penuh dari para camat dan kepala desa untuk membantu pemerintah menyisir masyarakat yang belum menempuh pendidikan formal, baik tingkat SD, SMP maupun SMA.

Dalam sambutannya, Dr. Charlan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Kuningan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar yang telah memberikan sesuatu yang sangat istimewa bagi saya, khususnya bagi kami kaum disabilitas. Beliau berani memberikan amanah kepada kami, dan ini akan menjadi sejarah bagi kami,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, alasan diundangnya para camat dan kepala desa dalam rapat tersebut adalah untuk membangun pola baru dalam menyelesaikan persoalan pendidikan melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif.

Menurutnya, pemerintah daerah akan membuka kelas jauh kejar paket di desa-desa bagi masyarakat yang belum memiliki ijazah. Program tersebut nantinya akan melibatkan mahasiswa tingkat akhir yang berada di desa sebagai pengelola sekaligus menjadi duta pendidikan nonformal.

“Kami mohon bantuan para camat dan kepala desa untuk menyisir masyarakat yang belum memiliki ijazah, baik SMP maupun SMA. Berikan pemahaman kepada mereka agar mau mengikuti program kejar paket. Pembelajaran akan disesuaikan dengan aktivitas mereka dan semuanya akan kami tanggung,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, masyarakat yang berusia di bawah 22 tahun tidak perlu khawatir karena pembiayaan pendidikan akan ditanggung oleh negara melalui dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan tersebut.

“Saya kagum dan mengapresiasi kegiatan ini. Jujur saja, saat saya menjadi Kepala Dinas Pendidikan dulu, belum pernah ada kegiatan seperti ini. Ini luar biasa, kolaborasi pendidikan dengan para camat dan kepala desa,” ujar Bupati.

Ia menilai, program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kuningan.

“Angka putus sekolah di Kabupaten Kuningan sebenarnya sudah berada di bawah rata-rata Jawa Barat. Namun hal itu tetap harus kita tingkatkan. Ini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari bupati hingga kepala desa,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya validasi data secara mikro terkait masyarakat yang putus sekolah, khususnya bagi mereka yang berusia di atas 18 tahun. Data tersebut nantinya harus disinkronkan dengan DTKS dan Dapodik agar program intervensi pendidikan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana memberikan reward kepada camat dan kepala desa yang berhasil menekan angka putus sekolah di wilayahnya.

Dalam arahannya, Bupati juga meminta para camat untuk berperan sebagai supervisor pendidikan di wilayah masing-masing, melakukan monitoring secara berkala serta menggelar rapat koordinasi pendidikan di tingkat kecamatan.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pungutan dalam program pendidikan yang dapat memberatkan masyarakat.

“Saya mohon tidak ada pungutan apa pun. Jangan sampai masyarakat terbebani. Selain itu, mohon juga anggaran desa bisa menyisihkan untuk pendidikan PAUD, karena masa depan anak-anak dimulai dari pendidikan usia dini,” katanya.

Bupati turut mendorong lahirnya Gerakan Kembali ke Sekolah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk tim khusus yang membantu mengajak kembali masyarakat yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan.

Ia menambahkan bahwa penguatan pendidikan kesetaraan juga penting, mengingat kondisi kehidupan masyarakat yang tidak semuanya dapat mengikuti jalur pendidikan formal.

“Kampanyekan secara masif pentingnya pendidikan melalui forum-forum masyarakat maupun konten kreatif. Kita harus bersama-sama memutus rantai rendahnya rata-rata lama sekolah di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, camat, kepala desa, dan masyarakat, diharapkan program akselerasi pendidikan ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan. (RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250901 112544

    Bupati Kuningan Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Ojol di Hari Jadi Kuningan ke-527

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 307
    • 6Komentar

    sabakuninganews.com.KUNINGAN – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-527, Senin (1/9/2025), berlangsung penuh makna. Dalam apel pagi di Halaman Setda Kuningan, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menyerahkan santunan kepada para lansia serta membagikan ratusan paket sembako untuk para pengemudi ojek online (ojol). Turut hadir Ketua DPRD Kuningan, Kepala Pengadilan Negeri, perwakilan Dandim dan […]

  • Img 20250827 055740

    Dandim 0615/Kuningan Tinjau Kesiapan Upacara Pembukaan Serbuan Teritorial Mabes TNI 2025

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 217
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0615/Kuningan melaksanakan pengecekan kesiapan upacara pembukaan Serbuan Teritorial (Serter) Mabes TNI Tahun 2025 yang akan digelar di wilayah Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (26/8/2025) di Desa Tundagan. Pengecekan dipimpin langsung oleh Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Kiki Aji Wiryawan, S.Sos., dengan didampingi jajaran Danramil, unsur Muspika […]

  • Img 20250724 175631

    Kades Sindang Jawa’ Oom ‘ Ungkap Rasa Syukur ‘ Desa Nya Jadi Tempat TMMD ke-125

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 225
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Skala Nasional Tahun 2025 resmi dibuka pada Rabu (23/7/2025), bertempat di Lapangan Sepak Bola “Putra Mayana” Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan. Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan […]

  • Whatsapp Image 2025 10 19 At 17.48.22 750x500 1

    MUNAS Amtsilatik ke-XI Ponpes Nurul Ilmi Ciomas’ Resmi Dibuka Wabup Tuti

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 195
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.CIAWIGEBANG-Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.E., M.Si. secara resmi membuka Musyawarah Nasional (MUNAS) Amtsilatik ke-XI yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Ilmi, Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Minggu (19/10/2025). Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, terdiri dari santri, ustaz, pengasuh pondok pesantren, serta perwakilan Amtsilatik se-Indonesia. Turut mendampingi Wakil […]

  • Img 20250528 144444

    GPM Di Desa Windu Janten Membuah Kan Hasil ” Ke Depan Program Ini Akan Di Perluas

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 372
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com. Pemerintah Kabupaten Kuningan meneguhkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan ditengah-tengah masyarakat, dengan akan diteruskannya program GPM (Gerakan Pangan Murah) setelah program 100 hari kerja pertama Bupati dan Wakil Bupati Kuningan. Hal tersebut dipertegas oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, Msi ketika membuka kegiatan GPM bertajuk Padaringan (Penjualan Bahan Pangan Dalam Rangka Pengendalian […]

  • Screenshot 20250223 125942

    Bupati Kuningan Keluarkan Surat Edaran Nataru 2025–2026, Tekankan Keamanan, Ketertiban, dan Larangan Petasan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 132
    • 5Komentar

    sabakuninganews.com.KUNINGAN – Menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400/12/KESRA tentang Himbauan Peningkatan Kesiapsiagaan di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Surat edaran yang ditetapkan pada 19 Desember 2025 tersebut bertujuan memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berlangsung tertib, aman, […]

expand_less