Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » Turnamen Orado Piala Panglima TNI : Dading Raih Apollo’ Dua Pertandingan 10 Menit

Turnamen Orado Piala Panglima TNI : Dading Raih Apollo’ Dua Pertandingan 10 Menit

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN — Turnamen Orado dalam rangka Piala Panglima TNI 101 menjadi momentum bagi para penggemar olahraga tersebut untuk tidak hanya mengasah kemampuan dan strategi, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpeserta.

Salah satu peserta, Dading, mengaku antusias mengikuti pertandingan yang digelar pada 27 September 2024 tersebut. Menurutnya, Orado merupakan salah satu cabang olahraga yang telah diakui secara nasional sekaligus memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan strategi, konsentrasi, pengendalian emosi, dan kerja sama dengan pasangan.

“Orado merupakan salah satu cabang olahraga yang diakui di nasional. Dan ini kesempatan ajang silaturahmi di samping mengasah strategi,” kata Dading.

Dading mengatakan, dirinya sengaja meluangkan waktu pada hari libur untuk mengikuti turnamen tersebut sebagai bagian dari hobinya. Ia juga menyebut pertandingan itu menjadi kesempatan untuk bertemu dengan para penggemar Orado dari berbagai wilayah, khususnya di Kabupaten Kuningan.

Dalam pertandingan pertamanya, Dading mengaku memperoleh hasil yang cukup menggembirakan. Berkat doa dan dukungan dari berbagai pihak, ia berhasil mencatatkan “Apollo”, yakni menyelesaikan pertandingan dua game dalam waktu sekitar 10 menit.

“Di satu sisi memang sepertinya beruntung, tapi di satu sisi mengolah pikir kita sebenarnya. Bagaimana menjaga emosional, memainkan emosional, bagaimana mengkonsentrasikan,” ujarnya.

Menurut Dading, aspek kerja sama menjadi salah satu daya tarik utama Orado. Dalam permainan ganda atau double, setiap pemain harus membangun chemistry dengan pasangan. Kondisi tersebut menuntut pemain untuk mampu mengendalikan ego dan mengutamakan kerja sama.

“Double itu kita punya pasangan. Jadi memainkan chemistry, ini yang menjadi daya tarik tersendiri. Jadi kita di situ bisa menurunkan ego dan lain sebagainya,” katanya.

Bagi Dading, hasil pertandingan bukan, Dading menegaskan bahwa dirinya hadir atas nama pribadi dan bukan dalam rangka kedinasan. Ia memanfaatkan hari libur untuk menjalankan hobinya sekaligus satu-satunya tujuan mengikuti turnamen. Ia menilai prestasi memang menjadi sebuah impian, tetapi kesempatan berkenalan dan bersilaturahmi dengan sesama penggemar Orado menjadi hal yang tidak kalah penting.

“Prestasi itu menjadi mimpi. Tapi paling utama bagi saya adalah hari ini saya bisa berkenalan dengan seluruh penggemar Orado se-Kabupaten Kuningan,” tuturnya.

Ia berharap turnamen serupa dapat terus digelar setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan mengenal dan mengikuti olahraga tersebut.

Dading juga mengapresiasi kepengurusan Orado di Kuningan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia berharap ke depan dapat digelar kompetisi serupa dengan cakupan yang lebih luas, termasuk turnamen tingkat kewilayahan.

“Saya pikir event ini harus terus dilaksanakan, digelar setiap tahunnya. Masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang mungkin belum ada kesempatan untuk ikut di kejuaraan Orado,” ungkapnya.

Terkait keikutsertaannya, Dading menegaskan bahwa dirinya hadir atas nama pribadi dan bukan dalam rangka kedinasan. Ia memanfaatkan hari libur untuk menjalankan hobinya sekaligus bersilaturahmi dengan komunitas Orado.

Menutup keterangannya, Dading berharap dapat melaju hingga semifinal dan meraih kemenangan dalam turnamen tersebut.

“Sekali lagi terima kasih, mohon doanya, mudah-mudahan saya bisa menembus partai semifinal dan menjadi sang pemenang,” pungkasnya.(Ri)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less