IPAL Bisa Jadi Sumber Energi, ” H.Rokhmat Ardiyan Gelar Sosialisasi IPAL
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sen, 13 Okt 2025
- visibility 128
- comment 5 komentar

Img 20251013 190135
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan, M.M bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P, menggelar Sosialisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam upaya penanganan limbah, khususnya kotoran hewan (Kohe), yang selama ini menjadi persoalan lingkungan cukup serius di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Cigugur menyampaikan apresiasinya kepada H. Rokhmat Ardiyan atas perhatian dan dedikasi terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada H. Rokhmat Ardiyan. Kemarin kita meninjau mata air, sumber kehidupan bagi kita semua. Semoga beliau mendapatkan pahala yang melimpah dari Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan limbah di Kecamatan Cigugur merupakan pekerjaan rumah (PR) bersama yang membutuhkan solusi jangka panjang. Produksi limbah, khususnya kohe, cukup besar dan membutuhkan pengolahan menjadi produk bernilai guna.
“Kita harus memikirkan bagaimana limbah ini bisa menjadi produk jadi, bahkan memiliki pasar industri besar. Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini, kita mendapat pencerahan dan solusi berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, H. Rokhmat Ardiyan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia industri untuk menjadikan limbah sebagai sumber energi alternatif.

“Saya merasa bahagia bisa hadir bersama masyarakat Cigugur. Kemarin kita meninjau mata air, hari ini kita bahas kohe. Kita harus bisa mengolah kohe agar bermanfaat bagi keberlangsungan hidup. Saya punya mimpi besar untuk menjadikan Cigugur sebagai daerah mandiri energi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, potensi alam Cigugur sangat besar untuk dikembangkan.
“Kita punya mini hidro dari air terjun, sinar matahari yang cukup baik, udara yang bersih. Saya ingin sampah ini bisa menjadi energi listrik. Mari kita cari solusi bersama dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Lebih lanjut, Rokhmat Ardiyan memastikan bahwa anggaran dari Kementerian Lingkungan Hidup akan disalurkan 100 persen tanpa potongan untuk pembangunan lingkungan berkelanjutan.
“Untuk Dinas Lingkungan Hidup, insya Allah anggaran dari kementerian tidak akan dipotong sepeserpun. Semuanya untuk pembangunan,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, ia menyampaikan apresiasi terhadap semangat masyarakat Cigugur yang tetap menjaga kerukunan dan kepedulian terhadap alam.
“Cigugur adalah miniatur Indonesia. Walaupun berbeda agama, masyarakatnya tetap bersatu. Saya pesan, jangan sampai kita terpecah karena hoaks. Saya sangat mengapresiasi semangat warga Cigugur dalam melestarikan alam,” tutupnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan muncul langkah konkret untuk menjadikan pengelolaan limbah—terutama kohe—bukan sekadar tanggung jawab, melainkan peluang untuk menciptakan energi terbarukan dan ekonomi hijau di Kuningan.(RI)
- Penulis: sabakuningannews


https://shorturl.fm/NAtbl
14 Oktober 2025 1:11 amhttps://shorturl.fm/Bqt2z
13 Oktober 2025 8:59 pmhttps://shorturl.fm/Sp71m
13 Oktober 2025 3:59 pmhttps://shorturl.fm/qcpky
13 Oktober 2025 3:20 pmhttps://shorturl.fm/LDQvN
13 Oktober 2025 1:23 pm