Gubernur KDM & Bupati Dian ” Bertindak Tegas Jika Aktivitas di Lereng Gunung Ciremai Nyalahi Aturan
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 183
- comment 3 komentar

1 20251208 135245 0000
sabakuninganews.com.KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan akan mengambil langkah tegas terkait penataan lingkungan di wilayah lereng Gunung Ciremai. Hal ini disampaikan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menanggapi berbagai sorotan publik mengenai aktivitas pembukaan lahan dan pembangunan yang dinilai masyarakat menjadikan Ciremai sebagai “hutan beton”.
Anggota FKPRD dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Usep menegaskan bahwa pihak pengelola kegiatan wajib melengkapi dokumen lingkungan (doklin). Salah satu dokumen yang menjadi syarat utama adalah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), yang proses perizinannya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Kita lihat dulu hasil AMDAL-nya. Kemarin saya sudah koordinasi dengan petugas di lapangan agar alat berat ditarik sementara. Saya juga meminta agar penanaman pohon segera diteruskan sebagai bentuk pemulihan setelah adanya pembukaan lahan. Kami tetap melakukan pengawasan penuh,” tegas Bupati Dian.
Menanggapi respons masyarakat yang merasa kawasan Gunung Ciremai semakin padat bangunan, Bupati Dian menyampaikan bahwa ia memahami keresahan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya baru beberapa bulan menjabat dan sedang menata satu per satu persoalan yang ada.
“Saya sudah memerintahkan audit lingkungan secara komprehensif. Namun harus dipahami, audit menyeluruh membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Meski begitu, ini penting demi keberlanjutan lingkungan di Kuningan,” ujarnya.
Audit lingkungan tersebut direncanakan menjadi dasar kebijakan Pemerintah Daerah untuk penanganan lebih lanjut. Fokus utama akan diarahkan pada wilayah Kuningan Barat, khususnya lereng Gunung Ciremai yang menjadi pusat perhatian masyarakat.
“Kemarin saya (Bupati Dian ) juga sudah berkomunikasi dengan Pak Gubernur, dan beliau sangat memberikan perhatian agar ini ditindaklanjuti. Jika dalam prosesnya ditemukan pelanggaran aturan, maka kegiatan harus dihentikan. Kalau tidak melanggar, maka harus berjalan secara profesional,” tambahnya.
Bupati Dian menegaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Kuningan murni untuk menjaga kelestarian lingkungan dan tidak ada hubungannya dengan kepentingan politik.
“Saya sangat memahami respon masyarakat. Dan saya pastikan, ini tidak ada kaitannya dengan politik di Kuningan. Yang kami lakukan adalah murni untuk kepentingan lingkungan, keberlanjutan, dan keselamatan masyarakat,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai peraturan dan tidak merugikan ekosistem Gunung Ciremai yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan.(RI)
- Penulis: sabakuningannews



Jili games are my new favourite and Jilioklink.com seems to know all about ‘em. It’s worth a look: jilioklink
23 Desember 2025 12:13 amLoving the insights on scratch card mechanics! For a deeper dive into AI-driven efficiency, check out AI Accounting – it’s a game-changer for casual players managing game-related finances.
9 Desember 2025 3:44 pmR88bet seems to be popping up everywhere. Good odds? Fast payouts? What’s making it so popular? Give me the lowdown! r88bet
8 Desember 2025 5:43 pm