Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pokok Bahasan Diskusi Wartawan Yang Di Gelar Di Woodland ” Apakah Wartawan Kebal Hukum ?? Ini Penjelasan nya πŸ‘‰πŸ‘‰

Pokok Bahasan Diskusi Wartawan Yang Di Gelar Di Woodland ” Apakah Wartawan Kebal Hukum ?? Ini Penjelasan nya πŸ‘‰πŸ‘‰

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 568
  • comment 3 komentar

sabakuninganes.com.KUNINGAN – Apakah wartawan kebal hukum? Pertanyaan krusial ini menjadi pokok bahasan utama dalam Diskusi Wartawan yang digelar pada Senin (22/12/2025) di Kafe & Resort Obyek Wisata Woodland, Kabupaten Kuningan. Diskusi tersebut menegaskan satu hal penting: pers tidak kebal hukum, namun dilindungi undang-undang dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Pern1yataan tegas disampaikan oleh Iyan Irwandi, S.Ip., yang menekankan bahwa wartawan, sebagai warga negara, memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Namun demikian, negara memberikan perlindungan khusus melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers agar jurnalis dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi.

β€œWartawan tidak kebal hukum. Tetapi dalam menjalankan profesinya, mereka dilindungi Undang-Undang Pers. Perlindungan ini penting agar kebebasan pers tetap terjaga, tanpa menghilangkan tanggung jawab hukum,” ujar Iyan Irwandi.

Ia menjelaskan, Pasal 4 ayat (3) UU Pers menjamin hak wartawan untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi. Namun, perlindungan tersebut tidak berarti kebal terhadap pidana umum, seperti pencemaran nama baik atau pelanggaran hukum lainnya, yang tetap dapat diproses sesuai ketentuan hukum dan kode etik jurnalistik melalui Dewan Pers.

Diskusi ini juga mengangkat berbagai isu aktual yang kerap dihadapi jurnalis, mulai dari kekerasan terhadap wartawan di lapangan, multitafsir UU ITE, hingga kekhawatiran terhadap RUU Penyiaran yang dinilai berpotensi membatasi kebebasan pers. Semua ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi insan pers masih menjadi persoalan kompleks dan terus diperdebatkan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, S.H., CPHR, menegaskan komitmen negara dalam melindungi wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

β€œPasal 8 Undang-Undang Pers secara jelas menyebutkan bahwa wartawan mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya. Ini adalah bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin kebebasan pers,” tegas AKP Abdul Azis.

Acara diskusi tersebut dihadiri oleh jurnalis dari berbagai media, sebagai ruang dialog terbuka untuk memperkuat pemahaman hukum dan perlindungan bagi wartawan yang kerap menghadapi tekanan dan risiko di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., serta Sri Laela Sari dari Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan (Partai Galindra). Kehadiran para pemangku kebijakan ini menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah daerah terhadap kemerdekaan pers.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran jurnalis.

β€œKami mendukung penuh kinerja jurnalistik yang profesional, kritis, dan berimbang. Namun tetap harus berjalan seiring dengan norma hukum dan aturan perundang-undangan pers,” ujar Hj. Tuti Andriani.

Diskusi wartawan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pers, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah dalam menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, demi terwujudnya demokrasi yang sehat dan berkeadilan. (Jahrudin S B )

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (3)

  • ph799ph

    Interesting read! Responsible gaming is key, and it’s good to see platforms like ph799 ph games prioritizing compliance with PAGCOR regulations. KYC seems a bit tedious, but necessary for secure withdrawals, right? πŸ€”

    Balas8 Januari 2026 7:42 pm
  • kkkjili

    Interesting take on bankroll management! Seeing platforms like kkkjili slot offer quick deposits (even 100 PHP!) makes lower-stakes play more accessible. Smart for building experience. πŸ€”

    Balas26 Desember 2025 2:19 pm
  • bit789vip

    Yo, bit789vip is looking pretty slick, to be honest. Been poking around, and I’m digging the VIP perks. Gets my recommendation! bit789vip

    Balas23 Desember 2025 12:07 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250825 135118

    Ziarah Ke makam Leluhur & Para Bupati Terdahulu,” Camat & SKPD Tidak Semua Hadir ? Bupati Dian Sedikit Kecewa

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 247
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Ziarah ke makam leluhur dan para bupati terdahulu menjadi salah satu rangkaian sakral dalam peringatan Hari Jadi ke-527 Kabupaten Kuningan. Namun, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan rasa kecewanya karena tidak semua camat dan SKPD hadir dalam agenda tersebut. Ungkapan tersebut ketika Bupati Dian Pidato memimpin Upacara sekaligus Pengangkatan PJ […]

  • Img 20250926 095715

    Kartu Kesejahteraan Keluarga, PKH, BNPT ” Di Launching Kan, ” Bupati Dian Berharap Manfaat Kan Sebaik Baiknya

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 268
    • 6Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN – Upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui Launching Pendistribusian Kartu Kesejahteraan Keluarga, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digelar oleh Dinas Sosial Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ciawi Gebang, Jumat (26/9/2025). Acara ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. […]

  • Fb Img 1748217458055

    Kembali Ke Laku Patanjala ” Amanat Galunggung” Leuweung Larangan, Kawasan Hutan Yang Harus Di Jaga

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 336
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Sebelum lahir konsep mengenai batas-batas kawasan hutan konservasi, kita telah mengenal sistem serupa yang berbasis kearifan lokal. Patanjala, salah satunya. Patanjala mengajarkan manusia agar menjaga kawasan aliran sungai. Hal itu pun terus dilestarikan sekelompok orang hingga kini demi kelangsungan hidup. Patanjala adalah kearifan lokal Sunda yang telah tertulis dalam naskah kuno Amanat Galunggung, ditemukan di […]

  • Img 20250906 192428

    Ponpes Terpadu Al mutawali Gelar Seminar ” Menggali Peluang dan Tantangan Pendidikan Berkelanjutan di Indonesia

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 348
    • 5Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pondok Pesantren Terpadu Al Mutawali Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan menggelar Seminar Nasional bertajuk β€œSustainable Education in Indonesia: Challenges and Opportunities” pada Sabtu (6/9/2025). Bertempat di GOR Ponpes Terpadu Al Mutawali, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggali peluang dan menghadapi tantangan masa depan pendidikan berkelanjutan di Indonesia. Seminar menghadirkan sejumlah tokoh nasional […]

  • Img 20250902 131227

    Tonggak Baru Olahraga Kuningan, Trias Andriana Resmi Nahkodai KONI 2025–2029

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 278
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dunia olahraga Kabupaten Kuningan memasuki babak baru. Harapan besar kini bertumpu pada kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2025–2029 yang resmi dipimpin oleh H. Trias Andriana. Pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (2/9/2025), dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof. Dr. H. Budiana, S.IP., M.Si. Prosesi dimulai dengan […]

  • Tumpukan sampah di jalur Perkantoran Pemda Kuningan ( KIC ) Tak Elok Di Pandang Mata

    Tumpukan sampah di jalur Perkantoran Pemda Kuningan ( KIC ) Tak Elok Di Pandang Mata

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 383
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com. Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang trotoar jalan baru dekat Perkantoran Pemda Kuningan atau di sebut KIC menciptakan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama bagi para pejalan kaki dan pengguna jalan. Keberadaan sampah yang tidak dikelola dengan baik telah menarik perhatian sejumlah warga setempat, serta pengguna fasilitas umum di kawasan tersebut. Pada […]

expand_less