Bupati Dian Ingin Birokrasi Berkualitas,Pejabat Fungsional Di Rombak’ Mereka Adalah Pendekar
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 41
- comment 0 komentar

Pelantikan Pejabat Fungsian
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas birokrasi. Pada agenda resmi hari ini, Dian Rachmat Yanuar melaksanakan dua kegiatan penting sekaligus, yakni pemberian apresiasi kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta pelantikan pejabat fungsional di lingkungan pemerintahan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati memberikan penghargaan kepada sejumlah SKPD yang dinilai mampu menunjukkan performa kinerja terbaik berdasarkan indeks birokrasi. Tercatat, tiga dinas memperoleh predikat memuaskan, baik, dan sangat baik dalam evaluasi kinerja terbaru.
Didampingi Wakil Bupati Tuti Andriani, Bupati Dian menegaskan bahwa pengukuran kinerja birokrasi sangat penting untuk memastikan sejauh mana aparatur memahami tugas, fungsi, serta kewenangannya dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.
“Ini penting agar kinerja birokrat benar-benar terukur. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik, etos kerja meningkat, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin kuat,” ujarnya.
Ia mengibaratkan sistem birokrasi seperti sebuah rumah yang harus selalu bersih, nyaman, dan memberikan rasa betah bagi setiap tamu. Menurutnya, pelayanan publik yang baik akan menciptakan kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Selain itu, agenda kedua yakni pelantikan pejabat fungsional juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur. Para pejabat fungsional ini dinilai sebagai tenaga ahli yang memiliki kompetensi spesifik di bidangnya masing-masing.
Bupati menekankan bahwa pejabat struktural harus mampu memanfaatkan keberadaan pejabat fungsional sebagai referensi utama dalam pengambilan kebijakan, mengingat mereka memiliki keahlian teknis yang mendalam.
“Mereka adalah pendekar yang mandiri, lincah, dan menguasai berbagai keahlian. Ini menjadi kekuatan besar dalam membangun Kuningan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan bahwa hingga tahun 2029 mendatang, hampir 70 persen jabatan eselon II di Kabupaten Kuningan akan mengalami pergantian akibat masa pensiun. Pada tahun ini saja, sekitar 7 hingga 8 pejabat eselon II akan memasuki masa pensiun, disusul 6 pejabat lainnya pada tahun 2027.
Hal ini menjadi peluang besar bagi talenta-talenta muda di lingkungan birokrasi untuk tampil dan menunjukkan kapasitasnya.
“Kita membuka ruang bagi generasi muda yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan inovasi di atas rata-rata untuk ikut membangun Kuningan,” pungkasnya.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar