Camat Asikin’Fokus Tekan Stunting dan Revitalisasi Posyandu Ada Enam Desa Di Usulkan
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 26
- comment 0 komentar

Bimtek Pkk Kecamatan Jalaksana
sabakuningannews.com.JALAKSANA – Pemerintah Kecamatan Jalaksana bersama Pemerintah Desa Babakanmulya dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Jalaksana menyambut hangat kedatangan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK beserta rombongan dalam kegiatan Bina Wilayah (Binwil) PKK yang tahun ini berlokasi di Desa Babakanmulya.
Camat Jalaksana Asikin, S.IP., M.Si. menyampaikan bahwa kehadiran Ketua TP PKK dan tim pembina menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah dan kader PKK untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan keluarga di tingkat akar rumput.
Menurutnya, kegiatan Bina Wilayah bukan hanya sekadar penilaian administrasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat kelembagaan PKK, meningkatkan kualitas program kerja, serta mengevaluasi dampak nyata program PKK yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Berbagai program pembangunan, terutama yang menyentuh keluarga, tidak akan berjalan optimal tanpa peran aktif para kader PKK yang hadir langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Fokus Turunkan Angka Stunting
Dalam kesempatan tersebut, Camat Jalaksana juga memaparkan sejumlah program prioritas, terutama upaya percepatan penurunan angka stunting. Saat ini, angka stunting di wilayah Kecamatan Jalaksana tercatat masih berada di kisaran 100 kasus.
Pemerintah kecamatan terus memperkuat koordinasi dengan Puskesmas, UPTD terkait, serta pemerintah desa guna menekan angka stunting melalui berbagai program intervensi.
Salah satu langkah strategis yang kini berjalan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didukung keberadaan 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Jalaksana.
Keberadaan 10 dapur SPPG tersebut telah melayani sekitar 19.900 penerima manfaat, terdiri dari sekitar 16.500 siswa sekolah dan 3.300 penerima kategori B3 yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Program ini menjadi harapan besar dalam percepatan penurunan stunting karena menyasar langsung kelompok rentan. Kami juga mengapresiasi peran aktif kader PKK desa yang turut membantu proses distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat,” katanya.
Selain fokus pada stunting, Pemerintah Kecamatan Jalaksana juga telah mengusulkan revitalisasi Posyandu kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sedikitnya enam desa telah diajukan untuk mendapatkan bantuan perbaikan sarana Posyandu beserta dukungan infrastruktur penunjangnya.
Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Untuk mendukung program pemberdayaan perempuan dan peningkatan ekonomi keluarga, Kecamatan Jalaksana juga tengah merancang integrasi program P2WKSS dengan sektor pariwisata.
Beberapa destinasi wisata unggulan seperti Objek Wisata Cibulan, zam zam Pool, dan Bumi Pelangi Babakanmulya direncanakan menjadi lokasi promosi produk-produk UP2K dari 15 desa di Kecamatan Jalaksana.
Pemerintah kecamatan menargetkan ke depan dapat membuka gerai khusus di kawasan wisata tersebut sebagai wadah pemasaran produk unggulan hasil karya kelompok perempuan dan pelaku UMKM desa.
Menutup sambutannya, Camat Jalaksana menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan kader PKK tingkat kecamatan maupun desa atas dedikasi yang selama ini diberikan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk memanfaatkan kegiatan pembinaan ini sebagai sarana belajar, menyampaikan kondisi riil di lapangan secara terbuka, serta menerima masukan dari tim pembina demi mewujudkan administrasi yang tertib dan program kerja yang semakin berdampak bagi masyarakat.
“Semoga melalui sinergi antara pemerintah, PKK, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat, kesejahteraan keluarga di Kecamatan Jalaksana terus meningkat dan target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya.(Red)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar