Ikan di Desa Susukan Dikepung Ribuan Warga, Penangkap Ikan Terbanyak Dapat Hadiah dari Bupati
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

sabakuningannews. Susukan – Tradisi Susukan-Ikan dalam rangka Milangkala ke-340 Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan hari jadi desa tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
Dalam kegiatan tersebut, warga beramai-ramai menangkap ikan di area yang telah disiapkan panitia. Suasana semakin semarak karena peserta yang berhasil menangkap ikan terbanyak mendapatkan hadiah langsung dari Bupati Kuningan.
Kepala Desa Susukan, Toto Ciptarasa, mengatakan kunjungan Bupati Kuningan membawa berkah bagi masyarakat dan menjadi momentum memperkuat kecintaan warga terhadap desa.”Milangkala Desa ini menjadi momentum kembalinya jati diri masyarakat Desa Susukan, menumbuhkan rasa memiliki, rasa mencintai desa, serta mempererat persatuan dan kesatuan warga sesuai tema ‘Ngakar Karuhun Ngalirkeun Welas Asih’. Insyaallah budaya dan tradisi akan terus hidup kembali,” ujarnya.
Rangkaian Milangkala Desa Susukan berlangsung selama tiga hari dan akan ditutup dengan hiburan wayang golek pada hari terakhir.Menurut Toto, seluruh kegiatan terselenggara berkat swadaya masyarakat. Awalnya perayaan direncanakan sederhana dengan anggaran terbatas, namun antusiasme warga dari lima dusun mendorong pelaksanaan yang lebih meriah melalui musyawarah dan gotong royong bersama.”Alhamdulillah masyarakat sangat kompak. Sampai hari kedua kegiatan Susukan-Ikan di Dusun Puhun berjalan lancar dengan antusiasme luar biasa. Ribuan warga hadir mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kuningan juga meninjau dua rumah warga yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), yakni milik Ibu Sanati dan Ibu Sutiah di Dusun Puhun. Setelah melakukan peninjauan, Bupati langsung merespons cepat dan menyatakan kedua rumah tersebut akan segera mendapatkan bantuan rehabilitasi.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan bahwa tradisi Susukan-Ikan bukan sekadar kegiatan menangkap ikan, melainkan mengandung filosofi kebersamaan dan gotong royong yang sangat kuat.”Kalau menangkap ikan dilakukan bersama-sama, hasilnya akan lebih banyak. Filosofinya, jika kita bekerja bersama dan bergotong royong, hasil yang diperoleh akan lebih maksimal,” ungkapnya.
Bupati juga mengapresiasi masyarakat Desa Susukan yang terus menjaga dan melestarikan tradisi lokal dari tahun ke tahun. Menurutnya, perayaan Milangkala bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum evaluasi bagi aparatur desa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.”Tradisi ini harus terus dipelihara. Selain memperkuat budaya lokal, Milangkala juga menjadi bahan evaluasi dan momentum perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(RI)
- Penulis: admin



