Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Barongsai Jadi Olahraga Prestasi, Pemkab Kuningan Resmikan Kepengurusan FOBI

Barongsai Jadi Olahraga Prestasi, Pemkab Kuningan Resmikan Kepengurusan FOBI

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • comment 5 komentar
  • print Cetak

sabakuningannews.com.KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi mendorong barongsai berkembang sebagai cabang olahraga prestasi. Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan kepengurusan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Kuningan yang digelar di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (15/12/2025).

Pelantikan ini menjadi tonggak penting, menandai pengakuan resmi barongsai sebagai bagian dari ekosistem olahraga daerah, sekaligus membuka babak baru pengembangan olahraga berbasis seni dan budaya di Kuningan.

Lebih dari sekadar agenda organisasi, kehadiran FOBI Kuningan dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas ruang olahraga yang inklusif dan berakar pada keberagaman. Selama ini, olahraga prestasi kerap didominasi cabang-cabang konvensional, sementara barongsai menyimpan potensi besar baik dari sisi fisik, mental, maupun karakter.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa barongsai memiliki keunggulan unik karena memadukan kekuatan fisik, seni gerak, konsentrasi tinggi, serta kerja kolektif yang solid.

“Barongsai adalah contoh nyata bahwa olahraga bisa menjadi ruang pemersatu. Ini bukan milik kelompok tertentu, melainkan milik seluruh masyarakat Kuningan,” tegas Bupati.

Menurutnya, nilai-nilai disiplin, ketangguhan, sportivitas, dan penghormatan terhadap keberagaman yang terkandung dalam barongsai sangat relevan untuk membentuk karakter generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Kuningan pun mendorong FOBI agar tidak hanya berorientasi pada kejuaraan, tetapi juga berperan sebagai wahana edukasi, pembinaan usia dini, serta penguatan identitas daerah. Kolaborasi dengan sekolah, komunitas seni, dan organisasi kepemudaan menjadi fokus pengembangan ke depan.

Ketua FOBI Kabupaten Kuningan, Arief Komara, menyatakan komitmennya untuk membangun fondasi organisasi yang kuat dan profesional. Ia menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang baik, standar pembinaan yang terukur, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang barongsai.

“Kami ingin barongsai tumbuh dari akar rumput, dari anak-anak dan remaja Kuningan. Bukan hanya tampil di panggung, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat daerah hingga nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FOBI Jawa Barat, Djoni Toat Muljadi, menilai pelantikan FOBI Kuningan sebagai sinyal positif bagi perkembangan barongsai di Jawa Barat. Ia menyebut Kuningan memiliki modal sosial yang kuat serta dukungan pemerintah daerah yang menjadi faktor penting lahirnya atlet-atlet barongsai berprestasi. (*)

  • Penulis: sabakuningannews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20251204 125042

    Wihh ‘” Kades Cantik Nani ” Ikut Bimtek Pengembangan. B2SA Di Desa Setianegara

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • visibility 907
    • 9Komentar

    ssbakuningannews.com.SETIANEGARA — Upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, UPTD KPP Cilimus berkolaborasi dengan BPP kembali menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Desa B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kamis,04/12/2025 Dengan mengusung tema “Dengan Pangan B2SA, Awal dari […]

  • Img 20250902 131227

    Tonggak Baru Olahraga Kuningan, Trias Andriana Resmi Nahkodai KONI 2025–2029

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • visibility 830
    • 3Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dunia olahraga Kabupaten Kuningan memasuki babak baru. Harapan besar kini bertumpu pada kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2025–2029 yang resmi dipimpin oleh H. Trias Andriana. Pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (2/9/2025), dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof. Dr. H. Budiana, S.IP., M.Si. Prosesi dimulai dengan […]

  • 9 Bulan Menunggu, 4 Dapur MBG di Kuningan Belum Running, APGI 3T Desak Kepastian BGN

    9 Bulan Menunggu, 4 Dapur MBG di Kuningan Belum Running, APGI 3T Desak Kepastian BGN

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • visibility 552
    • 4Komentar

    “Dapur kami sudah jadi dalam waktu 35 hari. Kepala dapur sudah ada, karyawan sudah ada, dapur pun sudah siap. Tinggal menunggu kepastian dari BGN saja.”

  • Img 20250906 070825

    Doa Bersama & Babarit Warnai Milangkala Desa Manis Kidul ke-240

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • visibility 731
    • 6Komentar

    sabakuingannews.com.MANIS KIDUL– Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana merayakan hari jadinya yang ke-240 tahun (1785–2025) dengan penuh khidmat melalui doa bersama dan tradisi babarit, Jumat (5/9/2025). Perayaan yang mengusung tema “Ngahiji Dina Rasa, Rukun Dina Gawe, Jaya Salawasna, Sacangkreud Pageuh Sagolek Pangke” itu berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kepala Desa Manis Kidul, M. Sadiman, dalam sambutannya […]

  • Img 20260305 120811

    Disdik Kuningan Tancap Gas! Dr. Elon Bahas Strategi Tekan ATS dan Naikkan RLS Bersama Camat dan Kades

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • visibility 1.121
    • 5Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar rapat terbatas bersama para camat dan kepala desa se-Kabupaten Kuningan untuk membahas percepatan peningkatan pendidikan masyarakat di tingkat desa. Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya akselerasi Rata-rata Lama Sekolah (RLS) serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang berlangsung di Bale Waluya SLBN […]

  • Musyawarah Besar Cisanta

    Pemerintah Desa, PUTR, dan Pelaku Wisata Bergerak Cepat Atasi Limpasan Air di Jalur Wisata Ipukan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • visibility 552
    • 8Komentar

    sabakuningannews.com.CIGUGUR-Cisantana kembali menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga kawasan wisata dan lingkungan. Hasil musyawarah bersama yang melibatkan pemerintah desa, pihak kecamatan, PUTR, BPD, pelaku usaha wisata, hingga masyarakat menghasilkan keputusan penting terkait percepatan normalisasi drainase di jalur menuju Ipukan. Langkah cepat ini diambil menyusul tingginya curah hujan yang menyebabkan limpasan air meluap ke jalan dan […]

expand_less