Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Bupati Dian Klarifikasi LHKPN Naik Rp2,3 Miliar: Bukan Tambah Aset, Tapi Pengurangan Cicilan

Bupati Dian Klarifikasi LHKPN Naik Rp2,3 Miliar: Bukan Tambah Aset, Tapi Pengurangan Cicilan

  • account_circle RI gondrong
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan klarifikasi terkait informasi mengenai adanya kenaikan nilai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sekitar Rp2,3 miliar dibandingkan tahun

Bupati Dian menegaskan, angka tersebut tidak menunjukkan adanya penambahan aset pribadi. Menurutnya, kenaikan yang dipersepsikan publik berkaitan dengan berkurangnya kewajiban atau cicilan, bukan karena dirinya membeli atau menambah aset baru.

“Rp2,3 miliar itu janggal persepsi. Itu berkurangnya cicilan, bukan nambah aset,” ujar Bupati Dian.

Dian menjelaskan, sebelum menjabat sebagai Bupati Kuningan, istrinya telah memiliki perusahaan yang menjadi salah satu sumber penghidupan keluarga. Usaha tersebut telah berjalan sejak bertahun-tahun sebelumnya.

Namun, setelah Dian menjabat sebagai bupati, pengelolaan perusahaan tersebut diserahkan kepada putranya yang berprofesi sebagai dokter.

“Se­menjak saya jadi bupati, perusahaan itu diserahkan ke putra saya. Putra saya yang dokter itu yang mengelola,” jelasnya.

Menurut Dian, pengalihan pengelolaan perusahaan tersebut juga berdampak pada perubahan pencatatan kewajiban. Utang-piutang yang sebelumnya berkaitan dengan perusahaan kemudian dialihkan kepada perusahaan yang dikelola putranya.

“Jadi utang perusahaan itu dilimpahkan ke perusahaan anak saya. Jadi bukan nambah aset, berkurang cicilan,” tegas Dian.

Ia juga menyebut kewajiban pribadi yang dimilikinya saat ini merupakan bagian dari perjalanan usaha keluarga sejak belasan tahun lalu. Karena itu, berkurangnya utang dalam laporan bukan berarti terdapat penambahan kekayaan berupa aset baru.

“Tidak ada aset yang bertambah. Berkurang cicilan. Sekarang cicilan saya yang pribadi saja,” katanya.

Dian menegaskan, dirinya memang pernah memiliki kewajiban yang cukup besar ketika menjalankan usaha bersama keluarga. Namun, kewajiban tersebut secara bertahap berkurang seiring pembayaran cicilan dan adanya pengalihan kewajiban perusahaan kepada putranya.

“Kan hutang berkurang kalau dicicil, ya. Itu berkurang cicilan,” ungkapnya.

Melalui klarifikasi tersebut, Bupati Dian meminta agar perubahan angka dalam LHKPN tidak langsung dipersepsikan sebagai penambahan aset. Ia menekankan bahwa perubahan tersebut berkaitan dengan pengurangan cicilan dan pengalihan kewajiban perusahaan kepada putranya.

“Jadi bukan nambah aset, berkurang cicilan. Gitu klarifikasi,” pungkas Bupati Dian.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembersihan Balong Girang Cigugur

    Pesan Amih Tuti,Kolam Balong Girang Tanami Batu, Kembali Seperti Dulu

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • visibility 888
    • 11Komentar

    sabakuningannews.com.CIGUGUR – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Cigugur, Kabupaten Kuningan. Warga turun langsung membersihkan kawasan Balong Girang dengan menguras kolam, mengangkat lumpur, hingga menanam batu demi menjaga kelestarian lingkungan dan habitat ikan dewa yang menjadi ikon daerah. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan masyarakat Kuningan dalam menjaga alam dan sumber kehidupan. Dengan penuh […]

  • Kepsek Smp 2 Pancalang

    HUT ke 27 Thn SMPN 2 Pancalang’GEMILANG’ Berbagai Kreasi Di Tampilan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • visibility 745
    • 7Komentar

    sabakuningannews.com.PANCALANG – Semarak peringatan milad ke-27 SMP Negeri 2 Pancalang berlangsung meriah melalui kegiatan bertajuk Gebyar Milad dan Ajang Kreasi Unggulan (GEMILANG) 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menggali potensi siswa sekaligus mempererat kebersamaan antar pelajar di wilayah sekitar. Mengusung tema “Sehat, Gembira Bersama, Meraih Asa Penuh Ceria”, GEMILANG 2026 dirancang sebagai wadah ekspresi, […]

  • Img 20251115 135139

    Wow! Desa Jagara Raih Juara 1 Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • visibility 939
    • 9Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN — Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Kuningan. Desa Jagara, Kecamatan Darma, resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Tingkat Nasional dalam Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025, kategori 2. Penetapan tersebut berdasarkan surat resmi dari Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan tertanggal 12 November 2025. Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Hadir di Suganangan, Nyimas  Lenggangherang Jilid 5 Berlangsung Meriah

    Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Hadir di Suganangan, Nyimas Lenggangherang Jilid 5 Berlangsung Meriah

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • visibility 434
    • 3Komentar

    “Budaya jangan hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu untuk ditonton, tetapi pegangan hidup untuk dijalani.” — Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.

  • PEMDA Kuningan Dorong Peningkatan Usaha,249 PKL Di Berikan Uang Stimulan

    PEMDA Kuningan Dorong Peningkatan Usaha,249 PKL Di Berikan Uang Stimulan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • visibility 2.886
    • 23Komentar

    “Penataan PKL bukan untuk meminggirkan, tetapi memanusiakan agar para pedagang dapat berusaha dengan lebih layak dan terus berkembang.” — Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.

  • Camat Ciawi Gebang Raden Iman Reapdiantoro S.sos . M.si .png

    Gebrakan Bangun Wilayah ” Camat R.Imam Gaungkan” CIAWI GEBANG SANTRI”

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • visibility 584
    • 6Komentar

    sabakuningannews.com.CIAWI GEBANG – Memasuki tiga bulan lebih masa tugas di Kantor Pemerintah Kecamatan Ciawi Gebang, berbagai langkah strategis mulai digencarkan untuk mendorong kemajuan wilayah. Salah satu gebrakan terbaru adalah peluncuran hashtag “Ciawi Gebang SANTRI”, yang kini menjadi identitas sekaligus arah pembangunan kecamatan. Camat Ciawi Gebang, Raden Imam Reapdiantoro, S.Sos., M.Si, menjelaskan bahwa SANTRI bukan sekadar […]

expand_less