PAC Pemuda Pancasila Jalaksana Datangi Keluarga Korban Penganiayaan Brutal, Desak Polisi Usut Tuntas
- account_circle RI gondrong
- calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN – Jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, menunjukkan kepeduliannya terhadap korban dugaan penganiayaan brutal yang menimpa MN (15), seorang pelajar SMP.
Dipimpin Ketua PAC Pemuda Pancasila Jalaksana, Yanto Risdianto, rombongan mendatangi kediaman keluarga korban untuk memberikan dukungan moril sekaligus bantuan kepada keluarga MN yang tengah menghadapi masa sulit.
Yanto menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan yang dialami MN. Ia mengecam keras segala bentuk kekerasan, terlebih jika terjadi terhadap anak dan pelajar.
“Kami dari Pemuda Pancasila PAC Jalaksana hadir di sini untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada keluarga ananda MN. Kami sangat mengutuk perbuatan tidak manusiawi ini. Tidak ada ruang bagi kekerasan, apalagi di lingkungan pendidikan,” ujar Yanto.
Selain memberikan dukungan kepada keluarga korban, Yanto juga mendesak aparat penegak hukum (APH) agar segera mengusut perkara tersebut secara cepat, profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
“Kami meminta pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Jalaksana atau Polres Kuningan, untuk mengusut tuntas kasus ini. Tangkap pelakunya dan berikan hukuman yang setimpal agar memberikan efek jera dan keadilan bagi korban dan keluarganya,” tegasnya.
Korban Diduga Dianiaya di Kawasan Balong Dalem
Berdasarkan keterangan yang disampaikan keluarga, peristiwa tersebut bermula ketika MN dihubungi melalui pesan langsung atau DM oleh seorang siswa SMK berinisial KN (18). Korban kemudian diajak bertemu untuk membicarakan suatu persoalan.
MN disebut menyetujui ajakan tersebut dan kemudian dijemput oleh terduga pelaku bersama rekannya.
Namun, setibanya di lokasi yang dijanjikan di sekitar kawasan Balong Dalem, korban diduga justru mengalami kekerasan fisik. MN disebut mengalami pemukulan berulang pada bagian kepala dan dada serta diinjak-injak.
Akibat kejadian tersebut, MN mengalami luka serius, termasuk cedera pada bagian kepala yang menurut keterangan keluarga membutuhkan tindakan operasi di rumah sakit.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian keluarga dan masyarakat. Penanganan secara profesional oleh aparat penegak hukum diharapkan dapat mengungkap secara terang peristiwa yang sebenarnya sekaligus memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.
Keluarga Fokus pada Pemulihan Korban
Ayah korban, Uus, menyambut baik kepedulian dan dukungan yang diberikan jajaran PAC Pemuda Pancasila Jalaksana.
Saat ini, keluarga masih fokus mendampingi MN dalam proses pemulihan kesehatan. Keluarga juga berharap penanganan perkara dapat berjalan transparan, objektif, dan memberikan rasa keadilan bagi korban.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk bersama-sama mencegah kekerasan terhadap anak dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.
Catatan redaksi: Identitas korban anak disingkat untuk menjaga privasi. Status pihak yang disebut sebagai terduga pelaku tetap mengikuti proses penyelidikan dan penyidikan aparat penegak hukum.
- Penulis: RI gondrong
- Editor: RI gondrong
- Sumber: https://sabakuninanews.com/




Saat ini belum ada komentar