Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » “Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

“Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
  • visibility 482
  • comment 12 komentar

sabakuningannews.com.Bandung – Harapan besar yang disematkan pada ajang Seminar dan Competition Tiara Kusuma Jawa Barat 2025 justru berujung kekecewaan. Gelaran yang berlangsung di The Posters Mice, Bandung, pada 27 Agustus lalu, menuai sorotan tajam dari peserta dan pendamping, khususnya dari Kabupaten Kuningan.

Acara yang sejatinya menjadi panggung bergengsi bagi Mojang Jajaka dan Rumaja Alit tingkat Jawa Barat itu, dianggap sarat kepentingan dan jauh dari objektivitas.

Anda Suhanda, Coach sekaligus Manajer AM Entertainment, mengungkapkan banyak orang tua dan peserta kecewa dengan penilaian juri, terutama pada aspek busana dan performa. “Peserta dari Kuningan harus berjuang dengan biaya sendiri, mulai dari kostum, make-up, hingga perjalanan. Namun hasil yang keluar justru tidak sepadan dengan kualitas yang ditampilkan,” tegasnya.

Nada kritik lebih keras datang dari desainer sekaligus MUA, Opah Asep. Ia menilai keputusan juri penuh kejanggalan. Menurutnya, Kuningan telah mengirimkan Moka Alit dan Remaja terbaik 2025 dengan prestasi mumpuni, namun hasilnya kalah dari peserta dengan kualitas yang dinilai jauh di bawah standar.
“Hasil lomba jelas tidak masuk akal. Seolah ajang ini hanya mencari keuntungan, mementingkan kelompok internal, dan memenangkan orang-orang dari lingkaran tertentu saja,” ujarnya pedas.

Kekecewaan semakin dalam ketika keluarga peserta mengetahui bahwa ajang yang awalnya disebut akan dihadiri perwakilan resmi daerah, ternyata justru hanya dipenuhi peserta umum. “Standar lomba jadi turun, bahkan anak-anak juara terlihat bukan yang terbaik,” keluh salah satu orang tua.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tiara Kusuma Jabar, Tiara Kusuma Kuningan, maupun Yudys Wedding belum memberikan klarifikasi resmi atas polemik ini. Namun, kekecewaan publik sudah terlanjur meluas, membuat ajang yang seharusnya menjadi simbol prestasi dan kebanggaan malah tercoreng isu ketidakadilan.(Redaksi)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (12)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20260303 204851

    SPPG Gunung Keling Layak Jadi Percontohan IPAL Dapur MBG, Komitmen Jaga Lingkungan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 44
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.CIGUGUR – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) gunung Keling kecamatan cigugur dinilai layak menjadi percontohan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk dapur Program Makan Bergizi (MBG). Keberadaan sistem IPAL yang tertata rapi dan berfungsi optimal menjadi bukti keseriusan pengelola dalam menjaga standar kebersihan sekaligus kelestarian lingkungan. Di lokasi dapur MBG gunung Keling , tampak tangki […]

  • Img 20250813 134705

    BTNGC Gelar Rakor & Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Gunung Ciremai, Wakil Ketua DPRD Kuningan Sindir Minimnya Koordinasi

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 351
    • 11Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan di kawasan Gunung Ciremai, Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, Wakil DPRD Kabupaten Kuningan fraksi Partai PKB, DPRD RI komisi 4,Para Camat, Kodim 0615/KNG, Polres Kuningan, hingga perangkat desa dan tokoh masyarakat.Rabu,13/08/2025 Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, H. Ujang […]

  • Draf

    Badan Pusat Statistik Jawa Barat Mencatat ” Kemiskinan Di Kabupaten Kuningan Menurun

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 156
    • 2Komentar

    sabakuningannew.com. KUNINGAN – Kabupaten Kuningan kembali mencatatkan capaian membanggakan. Berdasarkan Berita Resmi Statistik yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, tingkat kemiskinan di Kabupaten Kuningan menunjukkan perbaikan signifikan. Peringkat kemiskinan Kuningan turun dari posisi kedua termiskin menjadi posisi ketiga, sekaligus mencatat penurunan persentase kemiskinan paling tajam dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2025, jumlah […]

  • Img 20250827 063539

    Bank BJB Serahkan Bantuan CSR Dana Santunan kepada Pemkab Kuningan

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 260
    • 2Komentar

    sabakuningannews.KUNINGAN – Bank BJB Cabang Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyerahkan bantuan CSR berupa santunan kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan.Selasa,26/08/2025 Serah terima bantuan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Kuningan (Pendopo Kabupaten) dan diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang BJB Kuningan, Yonathan, kepada Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Turut menyaksikan momen […]

  • Img 20260221 Wa0048

    Dari Kota Wali ke Panggung Nasional: Batik dan Topeng Cirebon Naik Kelas Lewat Pendampingan Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 36
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.CIREBON – Dari sudut-sudut kampung di Kota Wali, lahir karya-karya yang kini menembus panggung nasional. Batik dan topeng khas Cirebon tak lagi sekadar produk tradisi, melainkan simbol kebangkitan ekonomi perempuan prasejahtera berkat pendampingan berkelanjutan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Di balik pertumbuhan usaha kecil, tersimpan proses panjang: belajar, mencoba, jatuh, dan bangkit kembali. Bagi […]

  • Img 20260223 185838

    Nasabah PNM Ikut Pelatihan ‘ Sulap Sampah Jadi Cuan Lewat Klaster Maggot

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 35
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN — Upaya pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan ekonomi terus menunjukkan progres positif di Kabupaten Kuningan. Melalui program Klasterisasi Budidaya Maggot, sebanyak 30 nasabah PNM Mekaar Unit Jalaksana mendapatkan pelatihan pengolahan limbah organik menjadi komoditas bernilai ekonomi. Program yang dilaksanakan di wilayah Region Cirebon-2 oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ini menyasar perempuan prasejahtera, khususnya […]

expand_less