Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » “Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

“Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
  • visibility 479
  • comment 12 komentar

sabakuningannews.com.Bandung – Harapan besar yang disematkan pada ajang Seminar dan Competition Tiara Kusuma Jawa Barat 2025 justru berujung kekecewaan. Gelaran yang berlangsung di The Posters Mice, Bandung, pada 27 Agustus lalu, menuai sorotan tajam dari peserta dan pendamping, khususnya dari Kabupaten Kuningan.

Acara yang sejatinya menjadi panggung bergengsi bagi Mojang Jajaka dan Rumaja Alit tingkat Jawa Barat itu, dianggap sarat kepentingan dan jauh dari objektivitas.

Anda Suhanda, Coach sekaligus Manajer AM Entertainment, mengungkapkan banyak orang tua dan peserta kecewa dengan penilaian juri, terutama pada aspek busana dan performa. “Peserta dari Kuningan harus berjuang dengan biaya sendiri, mulai dari kostum, make-up, hingga perjalanan. Namun hasil yang keluar justru tidak sepadan dengan kualitas yang ditampilkan,” tegasnya.

Nada kritik lebih keras datang dari desainer sekaligus MUA, Opah Asep. Ia menilai keputusan juri penuh kejanggalan. Menurutnya, Kuningan telah mengirimkan Moka Alit dan Remaja terbaik 2025 dengan prestasi mumpuni, namun hasilnya kalah dari peserta dengan kualitas yang dinilai jauh di bawah standar.
“Hasil lomba jelas tidak masuk akal. Seolah ajang ini hanya mencari keuntungan, mementingkan kelompok internal, dan memenangkan orang-orang dari lingkaran tertentu saja,” ujarnya pedas.

Kekecewaan semakin dalam ketika keluarga peserta mengetahui bahwa ajang yang awalnya disebut akan dihadiri perwakilan resmi daerah, ternyata justru hanya dipenuhi peserta umum. “Standar lomba jadi turun, bahkan anak-anak juara terlihat bukan yang terbaik,” keluh salah satu orang tua.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tiara Kusuma Jabar, Tiara Kusuma Kuningan, maupun Yudys Wedding belum memberikan klarifikasi resmi atas polemik ini. Namun, kekecewaan publik sudah terlanjur meluas, membuat ajang yang seharusnya menjadi simbol prestasi dan kebanggaan malah tercoreng isu ketidakadilan.(Redaksi)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (12)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250922 122732

    Pemkab Kuningan,” Tahun 2025 Era Percepatan Infrastruktur ” Naik 10 Kali Lipat Di Banding Thn 2024

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 278
    • 8Komentar

    sabakuningan.com. KUNINGAN – Suasana apel pagi Pemkab Kuningan, Senin (22/9/2025), terasa berbeda. Tidak seperti biasanya yang digelar di halaman Setda, kali ini apel berlangsung di halaman Kantor Desa Sumurwiru, Kecamatan Cibeureum. Dari lokasi tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bertindak sebagai pembina apel sekaligus meluncurkan Kick Off Perbaikan Jalan dan Jembatan Tahun […]

  • Peta Jawa Barat 169

    Muncul Usulan Jabar Di Pecah 5 Provinsi ” Provinsi Sunda Pakuan, Priangan, Taruma, Caruban dan Sunda Galuh

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 363
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Jakarta – Dilansir dari media CNBC Indonesia” Wacana untuk pemecahan Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi lima provinsi terus mencuat. Bahkan, wacana ini telah digulirkan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar. Ketua Komisi I DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati, mengatakan saat ini gagasan pemecahan muncul berdasarkan aspirasi para tokoh masyarakat yang menginginkan percepatan pembangunan. […]

  • Img 20251127 Wa0027

    Ayahanda Bupati Kuningan,Berpulang

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 200
    • 9Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN — Kabar duka menyelimuti Kabupaten Kuningan. Ayahanda Bupati Kuningan, Drs. H. Sukardi Kartapermata bin Kartasaid, wafat pada Kamis, 27 November 2025 pukul 04.17 WIB di RSUD 45 Kuningan. Almarhum menghembuskan napas terakhir, meninggalkan duka mendalam bagi kerabat, sahabat, dan masyarakat Kabupaten Kuningan. Almarhum dikenal sebagai figur pendidik yang berdedikasi. Semasa hidupnya, beliau merupakan pensiunan […]

  • Img 20250830 221444 1

    Aspirasi Masyarakat Hak Yang Di Jamin,” Sampaikan Aspirasi Dengan Damai, Tertib, Dan Kondusif, “Ajak Bupati Kuningan

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 275
    • 3Komentar

    sabakuningannews.com.Kuningan – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden yang terjadi di Jakarta hingga menimbulkan korban jiwa saat berlangsungnya aksi demonstrasi. Beliau mengucapkan bela sungkawa dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada […]

  • Img 20250615 072833

    Kotoran Hewan Jadi Masalah ” Ini Solusi Pemkab Kuningan”

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 343
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan akibat limbah kotoran hewan (kohe) sapi. Sabtu (14/6/2025), Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si meninjau langsung operasional pabrik pengolahan kohe menjadi pupuk organik di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu. Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Peternakan […]

  • Img 20250609 191236

    Melindungi Anak Dari Dampak Negatif Media Digital, ” Disdikbud Kab.Kuningan Keluarkan Surat Edaran Larangan Siswa Membawa Hp

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 820
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN- Larangan membawa HP Ke Sekolah Di kabupaten Kuningan resmi di berlakukan , Larangan tertuang dalam Surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan Nomor 400.3/1403/Umum tentang Larangan Membawa Handphone Ke Sekolah. Upaya Disdikbud kabupaten Kuningan “Untuk melindungi anak dari dampak negatif media digital, maka setiap peserta didik di semua jenjang satuan pendidikan salah satu […]

expand_less