Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » “Bunda Ketapang” Hj. Ela Tinjau Panen Ubi di Desa Bojong Cilimus: Bukti Nyata Upaya Pemberdayaan Petani Kuningan

“Bunda Ketapang” Hj. Ela Tinjau Panen Ubi di Desa Bojong Cilimus: Bukti Nyata Upaya Pemberdayaan Petani Kuningan

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 305
  • comment 6 komentar

sabakuningannews.com – KUNINGAN.
Dalam upaya nyata memberantas kemiskinan melalui sektor pertanian, BP Taskin Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Hj. Ela Helayati, atau yang akrab disapa Bunda Ketapang, melaksanakan program peningkatan produktivitas pertanian melalui budidaya ubi jalar dan bawang merah.

Salah satu lokasi yang kini memasuki masa panen adalah lahan di Blok Pahing, Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, dengan luas sekitar 1.400 meter persegi (100 bata). Setelah melalui masa tanam sekitar 120 hari, hasil panen perdana itu menjadi bukti keberhasilan kerja sama antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan kelompok tani.

Turut hadir dalam kegiatan panen tersebut, Kepala Desa Bojong Hj. Nurul Komariyah, Camat Cilimus Cece Hendra Krissianto, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Sanusi, Ketua DPP Bakti Taskin Sharul Zakki, serta para petani dan undangan lainnya.

Dorong Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Petani

Dalam sambutannya, Bunda Ketapang Hj. Ela Helayati menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas semangat gotong royong seluruh pihak yang telah terlibat dalam program ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat petani untuk terus mengembangkan pola budidaya yang produktif dan berkelanjutan. Panen ini bukan sekadar hasil pertanian, tapi simbol sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan kelompok tani untuk mewujudkan kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Hj. Ela.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, BP Taskin Pusat, Pemerintah Kecamatan Cilimus, Pemerintah Desa Bojong, serta kelompok tani atas dukungan dan kolaborasi yang baik.

“Semoga semangat gotong royong ini menjadi modal penting untuk memperluas program budidaya ubi jalar di wilayah Kabupaten Kuningan. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah bersama menuju ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” tambahnya.

Arah ke Pasar Ekspor: Hongkong dan Taiwan

Sementara itu, Ketua DPP Bakti Taskin, Sharul Zakki, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada panen lokal, namun juga diarahkan ke pasar ekspor.

“Data awal dari Dinas Pertanian menunjukkan produksi ubi jalar mencapai 26 ton per hektar. Saat ini Bunda Ela tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa eksportir. Insya Allah, awal tahun depan kita akan menjalin MOU dengan Hongkong dan Taiwan untuk ekspor ubi jalar asal Kuningan,” ungkapnya.

Pertanian Jadi Kunci Penanggulangan Kemiskinan

Dari sisi pemerintah, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kuningan, Sanusi, mengakui bahwa sektor pertanian memiliki peran besar dalam menekan angka kemiskinan.

“Mayoritas masyarakat Kuningan adalah petani, sehingga strategi pemberantasan kemiskinan memang harus menyentuh sektor ini. Melalui kerja sama dengan BP Taskin, hasil panen ubi jalar kini terbukti meningkat. Menggunakan varietas lokal ‘Asban’, produktivitasnya bahkan bisa mencapai 66 ton per hektar,” jelasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi pertanian seperti ini, Kabupaten Kuningan terus menunjukkan langkah nyata menuju kemandirian pangan dan pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal — sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkeadilan dan berdaya saing.(RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (6)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250728 125628

    Warga Geram, Jalan Tak Kunjung Diperbaiki Relawan Turun Tangan Akan Lakukan Perbaikan jalan Secara Swadaya

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 370
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. Kuningan- Warga di wilayah Desa Babakan reuma Kec.Sindangagung mengaku geram atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pihak terkait. Kerusakan yang sudah berlangsung cukup lama itu dinilai sangat mengganggu aktivitas warga, terutama saat musim hujan karena jalan berlubang sehingga membahayakan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Kekecewaan warga akhirnya mendorong sejumlah […]

  • Img 20251016 151654

    Harlah Pangan Sedunia ” JAMAN Optimis Di Indonesia Pangan Jadi Pilar Utama Kemandiriaan

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 289
    • 8Komentar

    sabakuningannews.com. JAKARTA- Dalam peringatan Hari Pangan Sedunia 2025, Ketua Umum JAMAN, A. Iwan Dwi Laksono, SE, mengatakan bahwa sektor pangan adalah pintu gerbang kemandirian nasional. Menurutnya, tanpa kemandirian pangan, upaya dalam bidang energi, maritim, iptek, dan industri akan sulit berdiri kokoh.Kamis,16/10/2025 “Pangan adalah fondasi dari seluruh dimensi kemandirian nasional. Dalam kerangka Pancalogi JAMAN, pangan menjadi […]

  • Img 20250629 184655

    Wow ” IKA Spensangi Gelar Goes Bareng, 4000 Goeser Padati Lapangan Bola Lebak wangi

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 335
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com– LEBAKWANGI – Dalam rangka memperingati hari lahir (harlah) ke-2, Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Lebakwangi (IKA Spensangi) menggelar kegiatan goes bareng yang penuh semangat dan kebersamaan, Minggu (29/6/2025). Kegiatan ini diikuti ribuan peserta juga alumni lintas angkatan yang memadati halaman sekolah sebelum memulai perjalanan santai dengan sepeda. Dengan mengusung tema “Bersama Bersatu Peduli ” […]

  • Img 20260223 185838

    Nasabah PNM Ikut Pelatihan ‘ Sulap Sampah Jadi Cuan Lewat Klaster Maggot

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 35
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN — Upaya pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan ekonomi terus menunjukkan progres positif di Kabupaten Kuningan. Melalui program Klasterisasi Budidaya Maggot, sebanyak 30 nasabah PNM Mekaar Unit Jalaksana mendapatkan pelatihan pengolahan limbah organik menjadi komoditas bernilai ekonomi. Program yang dilaksanakan di wilayah Region Cirebon-2 oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ini menyasar perempuan prasejahtera, khususnya […]

  • Img 20260213 084024

    Jaga Sumber Mata Air Di Hulu Cai Cilimus ” 1000 Pohon Di Tanam Di lereng Gunung Ciremai

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 46
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. SETIANEGARA– Upaya menjaga kelestarian alam terus digelorakan. Sebanyak 1.000 pohon ditanam di lereng , tepatnya di wilayah Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Kamis (12/2/2026). Penanaman dilakukan di beberapa titik strategis yakni Kapunduan, Curug Ceret, Hulu Cai Cilimus, dan Manggung. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemdes Setianegara, mahasiswa KKN 17 Universitas Swadaya Gunung Jati […]

  • Img 20251228 204935

    Pesan Boyke’Ketum LBI ” LBI Kuningan Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 114
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Organisasi kemasyarakatan Laskar Benteng Indonesia (LBI) terus menunjukkan eksistensi dan perkembangan signifikan di berbagai wilayah. Lahir di Kota Bandung pada tahun 2015, LBI resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada 2018, diperbarui kembali legalitasnya pada tahun 2024, dan saat ini dipimpin oleh Boyke Luthfiana Syharir sebagai Ketua Umum. Seiring perjalanan waktu, LBI […]

expand_less