Apresiasi Camat Ade BYe Ke Para Kades ” RAT KDMP ‘ Donor Darah Tertinggi ‘ Optimalisasi PBB’ Tercepat Tingkat kabupaten
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- visibility 41
- comment 0 komentar

Rakor Pemerintah Kecamatan Cilimus
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Kecamatan Cilimus langsung tancap gas usai perayaan Idulfitri dengan menggelar kegiatan halal bihalal bersama UPTD, para kepala desa, serta staf RSUD Linggajati. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pelayanan publik sekaligus mengevaluasi capaian program di wilayah Kecamatan Cilimus.
Camat Cilimus, Ade Beye, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa yang telah sukses melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menegaskan bahwa Kecamatan Cilimus menjadi satu-satunya kecamatan di Kabupaten Kuningan yang telah menuntaskan RAT di tingkat kabupaten.
“Ini pencapaian luar biasa, karena kecamatan lain masih belum melaksanakan RAT. Padahal sesuai aturan, koperasi primer wajib melaksanakan RAT maksimal tiga bulan setelah tutup buku anggaran,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kecamatan Cilimus juga mendapat apresiasi dari PMI Kabupaten Kuningan atas capaian donor darah tertinggi selama Safari Ramadan. Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti kuatnya solidaritas warga Cilimus.
Di sektor ekonomi desa, Camat Ade Beye menekankan pentingnya percepatan pemeringkatan BUMDes dan BUMDesma sesuai arahan DPMD. Saat ini, sebanyak 6 desa telah masuk proses penilaian hingga batas waktu 18 April 2026, sementara 7 desa lainnya masih menjadi pekerjaan rumah yang ditargetkan segera rampung.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga terus mendorong optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan target minimal 25 persen sebagai syarat pencairan anggaran. Hasilnya, Cilimus berhasil masuk dalam 10 besar tingkat Kabupaten Kuningan.
Menanggapi kebijakan Work From Home (WFH), Camat Cilimus menegaskan pihaknya masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah daerah. Namun demikian, ia menilai WFH bertujuan untuk efisiensi energi dan bahan bakar, tanpa mengurangi pelayanan publik.
“Untuk camat dan kepala desa tidak ada libur. Kami tetap melayani masyarakat, terutama dalam kebutuhan administrasi seperti surat pengantar dan rekomendasi. WFH hanya berlaku bagi staf tertentu yang memungkinkan bekerja dari rumah,” jelasnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Camat juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan di RSUD Linggajati. Ia menegaskan pentingnya sosialisasi berbagai peningkatan dan inovasi pelayanan terbaru dari rumah sakit tersebut.
Dengan berbagai capaian dan program yang terus didorong, Kecamatan Cilimus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu wilayah yang progresif dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan. (RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar