Sejarah Panjang Terungkap, Desa Cikandang Resmi Tetapkan Hari Jadi 9 April, Kini Berusia 222 Tahun
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Kam, 9 Apr 2026
- visibility 49
- comment 1 komentar

Img 20260409 110642
sabakuningannews.com.LURAGUNG – Setelah melalui proses panjang dan penelusuran sejarah selama satu tahun, Pemerintah Desa Cikandang bersama masyarakat akhirnya resmi menetapkan Hari Jadi Desa Cikandang yang jatuh setiap tanggal 9 April. Penetapan ini menjadi momentum bersejarah, menandai usia desa yang kini telah mencapai 222 tahun sejak diperkirakan berdiri pada tahun 1804.
Kepala Desa Cikandang, Didi Tarsadi, mengungkapkan bahwa penetapan hari jadi ini bukanlah proses yang singkat. Tim sejarah desa harus melakukan kajian mendalam, termasuk menelusuri arsip di tingkat desa hingga ke Arsip Nasional.
“Prosesnya cukup panjang karena kami beberapa kali menemukan data baru. Dari kajian toponimi hingga sejarah leluhur, akhirnya kami menemukan titik terang bahwa peradaban di Cikandang sudah ada sejak tahun 1804,” ujarnya.
Dalam penelusuran tersebut, ditemukan pula jejak sejarah tokoh masa lalu seperti Pangeran Purwaganda, yang diyakini pernah menjadi penguasa wilayah Sungai Cisande Kaler dengan jalur yang terhubung hingga Cilengkrang dan kawasan pertemuan sungai di Susukan.
Milangkala, Lebih dari Sekadar Seremonial
Penetapan hari jadi ini dirangkaikan dengan peringatan Milangkala Desa Cikandang, yang tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga sarat makna spiritual dan sosial.

Menurut Didi, Milangkala menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah membangun peradaban desa.
“Ini momentum untuk menanamkan nilai gotong royong, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap desa dan budaya lokal,” tambahnya.
Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian Milangkala, di antaranya:Khitanan massal, Ziarah makam leluhur,Senam sehat,Santunan sosial,Peresmian Masjid Al Falah,Pentas seni tari burok oleh anak-anak desa,Sidang penetapan hari jadi desa, Pagelaran wayang golek sebagai penutup
Pemerintah desa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari BPD, LPM, RT/RW, Karang Taruna, PKK, Linmas, MUI, DKM, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Desa Cikandang.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, turut hadir dan memberikan apresiasi atas penetapan hari jadi tersebut. Ia menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Kuningan harus dimulai dari desa.
“Kuningan tidak bisa terang benderang jika desa-desa belum maju. Milangkala ini harus menjadi refleksi untuk meningkatkan kecintaan terhadap desa dan memperkuat pembangunan dari tingkat bawah,” tegasnya.
Bupati juga mendorong para pemimpin desa untuk aktif membangun jejaring hingga ke tingkat pusat demi mempercepat pembangunan.
Selain itu, ia mengungkapkan rencana pembangunan sekolah rakyat di Desa Cikandang sebagai bagian dari upaya pemerataan pendidikan di wilayah Kuningan Timur.
“Kami ingin memutus rantai ketimpangan pendidikan. Kehadiran sekolah rakyat ini diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas serta menjadikan momentum Milangkala sebagai semangat menuju desa yang “gemah ripah loh jinawi” — makmur, sejahtera, dan berdaya saing.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









That’s a solid analysis! Seeing platforms like jilli legit prioritize quick deposits (GCash, PayMaya!) & security via KYC is key for Filipino players. It’s about building trust, right? Good insights on game discovery too!
9 April 2026 11:59 pm