Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » “Gebyar Adminduk ‘Sadulur Disabilitas’ di Kuningan, ” Wabup Tuti Meneteskan Air Mata di SLB Saat Berinteraksi Dengan Siswa

“Gebyar Adminduk ‘Sadulur Disabilitas’ di Kuningan, ” Wabup Tuti Meneteskan Air Mata di SLB Saat Berinteraksi Dengan Siswa

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
  • visibility 413
  • comment 3 komentar

sabakuningannews.com.– Sebuah momentum penuh makna terjadi di Kabupaten Kuningan dalam rangka pencanangan Gebyar Administrasi Kependudukan (Adminduk) “Sadulur Disabilitas”. Program ini merupakan sinergi untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang ramah disabilitas di seluruh Jawa Barat. Kamis,13/08/2025

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI H. Rokhmat Ardiyan yang menyempatkan diri mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Taruna Mandiri Desa Caracas . Dalam kunjungannya, beliau menyampaikan kekaguman atas keterampilan para siswa di bidang perhotelan, bengkel, melukis, dan membuat busana.

“Kalian adalah anak-anak bangsa yang luar biasa. Teruslah belajar hingga sukses. Saya sungguh kagum dengan keterampilan kalian,” ujar H. Rokhmat Ardiyan, yang terinspirasi oleh semangat siswa SLB Taruna Mandiri Caracas .

Selain itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, hadir langsung dan memberikan pemaparan dalam Zoom Meeting bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat.

Momen paling mengharukan terjadi saat Wabup Tuti berinteraksi dengan para siswa SLB Taruna Mandiri. Melihat semangat belajar yang begitu tinggi dari anak-anak berkebutuhan khusus tersebut, beliau tak kuasa menahan air mata.

“Semangat kalian adalah pelajaran berharga bagi kami semua. Kalian membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih mimpi,” tutur Wabup Tuti dengan suara bergetar.

Pencanangan Gebyar Adminduk “Sadulur Disabilitas” di Kuningan ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi pesan kuat bahwa inklusi harus diiringi dengan aksi nyata, dukungan fasilitas, dan perhatian penuh dari semua pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah.

Kisah SLB Taruna Mandiri hari ini menjadi pengingat bahwa masa depan yang setara adalah hasil dari kolaborasi, kepedulian, dan keyakinan bahwa setiap anak, tanpa kecuali, punya hak untuk sukses.(RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Advokasi Percepatan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Jawa Barat, Bunda Ela : Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

    Hadiri Advokasi Percepatan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Jawa Barat, Bunda Ela : Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 515
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. BANDUNG- Dalam rangka mendukung percepatan implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah menggelar kegiatan Advokasi dan Pendampingan Percepatan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Wilayah Provinsi Jawa Barat. Acara yang berlangsung di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Jumat (23/5/2025) ini, […]

  • Pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Ika Stemga Kuningan

    Berawal Reuni Kini Jadi Wadah Alumni’35 Pengurus IKA STEMGA Kuningan Resmi Dilantik

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 254
    • 1Komentar

    sabakuningannews com KUNINGAN – Sebanyak 35 orang resmi dilantik sebagai pengurus Ikatan Keluarga Alumni SMK/STM 3 Kuningan (IKA STEMGA), dalam acara yang digelar di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan.Saptu,02/05/2026 Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.Bupati Dian mengapresiasi terbentuknya kepengurusan IKA STEMGA sebagai momen penting bagi alumni sekolah yang memiliki sejarah […]

  • Img 20250606 081321

    Ribuan Jema’ ah Padati Lapangan Bola Desa Cilimus” Ada Pa Ya ?

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Pelaksanaan sholat idul adha 1446 H

  • Whatsapp Image 2025 10 19 At 17.48.22 750x500 1

    MUNAS Amtsilatik ke-XI Ponpes Nurul Ilmi Ciomas’ Resmi Dibuka Wabup Tuti

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 367
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.CIAWIGEBANG-Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.E., M.Si. secara resmi membuka Musyawarah Nasional (MUNAS) Amtsilatik ke-XI yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Ilmi, Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Minggu (19/10/2025). Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah, terdiri dari santri, ustaz, pengasuh pondok pesantren, serta perwakilan Amtsilatik se-Indonesia. Turut mendampingi Wakil […]

  • Arahan Bupati Kuningan

    Kuningan Siap Sambut May Day 2026, 25 Perusahaan Dilibatkan Untuk Berangkat Ke Monas

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 73
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pembangunan daerah. Sebanyak 25 perusahaan dikumpulkan dalam rangka konsolidasi dan kolaborasi guna mendukung iklim investasi yang sehat serta berkelanjutan. Bupati Kuningan Dr.H.Disn Rachmat Yanuar, M.,Si menyampaikan apresiasi kepada para investor dan pengusaha yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, kehadiran perusahaan […]

  • Peta Jawa Barat 169

    Muncul Usulan Jabar Di Pecah 5 Provinsi ” Provinsi Sunda Pakuan, Priangan, Taruma, Caruban dan Sunda Galuh

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 513
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Jakarta – Dilansir dari media CNBC Indonesia” Wacana untuk pemecahan Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi lima provinsi terus mencuat. Bahkan, wacana ini telah digulirkan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar. Ketua Komisi I DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati, mengatakan saat ini gagasan pemecahan muncul berdasarkan aspirasi para tokoh masyarakat yang menginginkan percepatan pembangunan. […]

expand_less