sabakuningannews.KUNINGAN – Sebanyak 244 jemaah haji asal Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Kloter 39 tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan para jemaah disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kementerian Agama, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur terkait di halaman Masjid Kuningan Islamic Center (KIC).
Ketua Kloter 39, Dr. H. Surya Mulyana, S.Ag., M.Ag., melaporkan seluruh jemaah asal Kabupaten Kuningan sebanyak 244 orang beserta tiga petugas haji telah tiba di Kuningan dalam kondisi selamat dan sehat.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang hadir langsung menyambut kepulangan para jemaah menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh tamu Allah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya mengucapkan ahlan wa sahlan, selamat datang kembali di tanah air dan di Kabupaten Kuningan. Kami merasa bersyukur dan berbahagia dapat menyambut kepulangan Bapak dan Ibu setelah menunaikan ibadah haji,” ujar Bupati.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari jajaran Kementerian Agama, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), tenaga kesehatan, hingga seluruh petugas pendamping yang memberikan pelayanan sejak keberangkatan hingga kepulangan jemaah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil sinergi seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati berharap predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh tidak hanya menjadi gelar semata, tetapi menjadi amanah yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap, perilaku, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.(RI)
“Seluruh program di TNI ini tidak bisa berjalan sendiri, membutuhkan sinergitas TNI, Polri, Pemda, seluruh elemen masyarakat, yang tujuannya satu yakni untuk kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.”
sabakuningannews.com – KUNINGAN. Gelombang demonstrasi kembali mengguncang Kabupaten Kuningan. Setelah sehari sebelumnya PERAK melakukan aksi di tiga titik strategis—Pendopo, Kejaksaan Negeri, dan DPRD—kini giliran Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) yang dikepung massa pada Rabu (10/12/2025). Aksi kali ini digelar oleh ALAMKU (Aliansi Masyarakat Kuningan) bersama WALHI Jawa Barat, Sundawani, serta sejumlah aliansi dan komunitas […]
“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan. Jangan sampai kebersamaan ini terputus, tetapi terus diwariskan kepada generasi alumni berikutnya.” — Purn. Brigjen TNI Yudi Zanibar
sabakuningannews.com.CILIMUS – Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan mulai serius mengembangkan potensi wisata lokal dengan menjadikan kawasan Bendungan Cipurut sebagai destinasi wisata desa. Langkah awal yang dilakukan yakni menggelar aksi gotong royong bersih-bersih area bendungan bersama masyarakat dan personel TNI dari Yonif TP 839/Satria Abiyaksa. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Bojong, Nurul Komariyah, […]
“Kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,” kutip Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menguatkan pesan amanat nasional. SangajiNews.com – Dalam harmoni semangat yang menggema dari halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa pagi, 20 Mei 2025, peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dilangsungkan […]
“Membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan kekuatan bersama dari masyarakat, terutama para aktivis dan alumni GMNI yang memiliki potensi dan jejaring yang baik untuk menjadi mitra strategis pemerintah.” — Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
“Semoga usaha ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan, membawa keberkahan bagi pemiliknya, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.”
“Kami ingin mendapatkan klarifikasi dan penjelasan secara utuh agar pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat memahami bagaimana sebenarnya status dan tahapan rencana geothermal ini.”
“Kami ingin mendapatkan klarifikasi dan penjelasan secara utuh agar pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat memahami bagaimana sebenarnya status dan tahapan rencana geothermal ini.”
“Semoga usaha ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan, membawa keberkahan bagi pemiliknya, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.”