Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kembali Ke Laku Patanjala ” Amanat Galunggung” Leuweung Larangan, Kawasan Hutan Yang Harus Di Jaga

Kembali Ke Laku Patanjala ” Amanat Galunggung” Leuweung Larangan, Kawasan Hutan Yang Harus Di Jaga

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
  • visibility 413
  • comment 0 komentar

sabakuningannews.com.Sebelum lahir konsep mengenai batas-batas kawasan hutan konservasi, kita telah mengenal sistem serupa yang berbasis kearifan lokal. Patanjala, salah satunya.

Patanjala mengajarkan manusia agar menjaga kawasan aliran sungai. Hal itu pun terus dilestarikan sekelompok orang hingga kini demi kelangsungan hidup.

Patanjala adalah kearifan lokal Sunda yang telah tertulis dalam naskah kuno Amanat Galunggung, ditemukan di Situs Ciburuy di kaki Gunung Cikuray, Kabupaten Garut.

Berdasarkan catatan sejarah Kerajaan Sunda, naskah-naskah Amanat Galunggung itu dibuat oleh Eyang Prabu Darmasiksa, raja di Kerajaan Sunda, abad ke-13

Patanjala berasal dari kata “patan” yang berarti air, dan “jala” yaitu sungai atau wilayah yang harus dijaga sebagai kabuyutan (situs leluhur).

Leluhur Sunda telah membagi wilayah sungai menjadi empat kawasan, yaitu walungan (sungai induk), wahangan, solokan, dan susukan atau sungai-sungai kecil.Kawasan hutan alam juga dibagi menjadi leuweung larangan, leuweung tutupan, serta leuweung baladahan.

Leuweung (hutan) larangan dan leuweung tutupan adalah area hutan yang tidak boleh dirambah untuk kepentingan apa pun. Sementara, hanya lahan baladahan yang boleh dijadikan area untuk budidaya pertanian.Dalam tradisi Sunda, kabuyutan adalah situs yang harus dipelihara dan dilestarikan.

Dalam naskah Galunggung disebutkan, siapa yang tidak bisa memelihara kabuyutan, derajatnya lebih buruk dari kulit musang yang dibuang di tempat sampah.

Menjaga kelestarianPrinsip menjaga kelestarian itu dijunjung tinggi sejumlah pegiat Patanjala saat ini. para penggiat patanjala berusaha tetap menjaga kawasan leuweung larangan, leuweung tutupan, dan lahan baladahan di seluruh wilayah khusus nya Jawa barat

Leuweung larangan adalah kawasan yang tidak perlu diintervensi oleh manusia. “Dalam konsep Patanjala, leuweung larangan ini akan pulih sendiri tanpa diurusi oleh manusia. Tugas kita adalah menjaga agar kawasan itu tidak dicampuri tangan manusia,” ungkapnya.

Leuweung larangan dan leuweung tutupan punya fungsi sebagai penghasil sumber air yang berkelanjutan selain pengendali iklim mikro.Meski begitu, pada sejumlah area yang ditetapkan leuweung larangan kerap terjadi aktivitas perambahan.

Gondrong menjelaskan, kondisi itu dalam konsep Patanjala dikenal sebagai lara atau kritis.Gondrong berpandangan bahwa dengan batas kewilayahan dari Patanjala, dirinya jadi sadar tentang hak-hak manusia di wilayah hutan alam.

Konsep hutan alam, manusia, dan makhluk di sekitarnya, harus berjalan selaras dan tidak saling mengganggu. “Dari Patanjala, kita tahu sebenarnya hak manusia itu ada di mana. Ketika manusia berusaha menyelaraskan diri dengan alam, maka alam pun akan kembali mengasihi. Saling memberi secara timbal-balik, menjadi keseimbangan dan keselarasan,” jelas gondrong

Gondrong berprinsip menjaga lingkungan sebagai bentuk kesadaran, Keseimbangan alam itu perlu dijaga karena apa yang terjadi di alam juga akan memengaruhi masyarakat.“Jika alam tidak seimbang, pada akhirnya itu juga akan menjadi penyakit di masyarakat. Bisa jadi (penyakitnya) kembali ke masyarakat dalam bentuk bencana banjir atau musibah kekeringan,” ujarnya.

Begitu pula kawasan hutan alam yang berfungsi menjadi sistem penyangga kehidupan. Kearifan lokal itu perlu dijaga sebagai pengetahuan bersama sehingga kawasan hutan tetap terjaga. ( RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250830 221444 1

    Aspirasi Masyarakat Hak Yang Di Jamin,” Sampaikan Aspirasi Dengan Damai, Tertib, Dan Kondusif, “Ajak Bupati Kuningan

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 366
    • 3Komentar

    sabakuningannews.com.Kuningan – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden yang terjadi di Jakarta hingga menimbulkan korban jiwa saat berlangsungnya aksi demonstrasi. Beliau mengucapkan bela sungkawa dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada […]

  • Img 20250729 083129

    Rudi Jaya Waslan Nenjo Bupati Jeung Wakil Bupati Nyejek Gas”Hasil Nyaba geus Karasa”

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 346
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN-Alhamdulilaah Bupati tur Wakil Bupati urang saréréa di Kuningan, langsung nyejek gass. Gawé rancagé ngadorong pangwangunan Daerah jeung ngudag peluang ngahudangkeun karaharjaan rahayat. Hiliwir bawanning angin milar bawaning beja, ceunah aya nu gugulunuk majar lengkah Bupati sowan ka para pihak téh teu puguh laku bari jeung teu teges hasil. Sah-sah wae boga pamadegan mah. Terlepas […]

  • PNM Cabang Cirebon Gelar Aksi Cegah Stunting dan Imunisasi Gratis di Kuningan

    PNM Cabang Cirebon Gelar Aksi Cegah Stunting dan Imunisasi Gratis di Kuningan

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Dalam upaya mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak dini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, menggelar aksi sosial bertajuk “Cegah Stunting dan Imunisasi Gratis”.19 Mei 2025 Kegiatan ini diikuti oleh para kader posyandu, ibu hamil, orang tua balita, […]

  • Img 20260330 201127

    Jalur Lingkar Timur–Selatan Segera Dikebut, Bupati Dian Terus Berupaya Koordinasi Dengan Kementrian

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 66
    • 2Komentar

    Jalan lingkar timur – selatan

  • Img 20251009 191318

    Komisi XII DPR RI Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan Kunjungi SRR Kuningan

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 551
    • 18Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, MM, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Kuningan, Kamis (09/10/2025). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari peninjauan langsung persiapan launching Sekolah Rakyat, program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menekan angka kemiskinan melalui pendidikan berkualitas untuk seluruh rakyat […]

  • Img 20251202 155749

    Kades Bojong Hj.Nurul Lantik Kadus Kliwon Baru

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 252
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.CILIMUS– Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa sekaligus Purna Bhakti aparatur desa, bertempat di Aula Bale Desa Bojong, Selasa ,2/12/2025.Acara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimcam, para tokoh, serta unsur masyarakat. Dalam prosesi pelantikan, Devi Mayasari resmi dilantik sebagai Kepala Dusun Kliwon. Kemudian, Ogi Rogiana […]

expand_less