Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kembali Ke Laku Patanjala ” Amanat Galunggung” Leuweung Larangan, Kawasan Hutan Yang Harus Di Jaga

Kembali Ke Laku Patanjala ” Amanat Galunggung” Leuweung Larangan, Kawasan Hutan Yang Harus Di Jaga

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
  • visibility 498
  • comment 0 komentar

sabakuningannews.com.Sebelum lahir konsep mengenai batas-batas kawasan hutan konservasi, kita telah mengenal sistem serupa yang berbasis kearifan lokal. Patanjala, salah satunya.

Patanjala mengajarkan manusia agar menjaga kawasan aliran sungai. Hal itu pun terus dilestarikan sekelompok orang hingga kini demi kelangsungan hidup.

Patanjala adalah kearifan lokal Sunda yang telah tertulis dalam naskah kuno Amanat Galunggung, ditemukan di Situs Ciburuy di kaki Gunung Cikuray, Kabupaten Garut.

Berdasarkan catatan sejarah Kerajaan Sunda, naskah-naskah Amanat Galunggung itu dibuat oleh Eyang Prabu Darmasiksa, raja di Kerajaan Sunda, abad ke-13

Patanjala berasal dari kata “patan” yang berarti air, dan “jala” yaitu sungai atau wilayah yang harus dijaga sebagai kabuyutan (situs leluhur).

Leluhur Sunda telah membagi wilayah sungai menjadi empat kawasan, yaitu walungan (sungai induk), wahangan, solokan, dan susukan atau sungai-sungai kecil.Kawasan hutan alam juga dibagi menjadi leuweung larangan, leuweung tutupan, serta leuweung baladahan.

Leuweung (hutan) larangan dan leuweung tutupan adalah area hutan yang tidak boleh dirambah untuk kepentingan apa pun. Sementara, hanya lahan baladahan yang boleh dijadikan area untuk budidaya pertanian.Dalam tradisi Sunda, kabuyutan adalah situs yang harus dipelihara dan dilestarikan.

Dalam naskah Galunggung disebutkan, siapa yang tidak bisa memelihara kabuyutan, derajatnya lebih buruk dari kulit musang yang dibuang di tempat sampah.

Menjaga kelestarianPrinsip menjaga kelestarian itu dijunjung tinggi sejumlah pegiat Patanjala saat ini. para penggiat patanjala berusaha tetap menjaga kawasan leuweung larangan, leuweung tutupan, dan lahan baladahan di seluruh wilayah khusus nya Jawa barat

Leuweung larangan adalah kawasan yang tidak perlu diintervensi oleh manusia. “Dalam konsep Patanjala, leuweung larangan ini akan pulih sendiri tanpa diurusi oleh manusia. Tugas kita adalah menjaga agar kawasan itu tidak dicampuri tangan manusia,” ungkapnya.

Leuweung larangan dan leuweung tutupan punya fungsi sebagai penghasil sumber air yang berkelanjutan selain pengendali iklim mikro.Meski begitu, pada sejumlah area yang ditetapkan leuweung larangan kerap terjadi aktivitas perambahan.

Gondrong menjelaskan, kondisi itu dalam konsep Patanjala dikenal sebagai lara atau kritis.Gondrong berpandangan bahwa dengan batas kewilayahan dari Patanjala, dirinya jadi sadar tentang hak-hak manusia di wilayah hutan alam.

Konsep hutan alam, manusia, dan makhluk di sekitarnya, harus berjalan selaras dan tidak saling mengganggu. “Dari Patanjala, kita tahu sebenarnya hak manusia itu ada di mana. Ketika manusia berusaha menyelaraskan diri dengan alam, maka alam pun akan kembali mengasihi. Saling memberi secara timbal-balik, menjadi keseimbangan dan keselarasan,” jelas gondrong

Gondrong berprinsip menjaga lingkungan sebagai bentuk kesadaran, Keseimbangan alam itu perlu dijaga karena apa yang terjadi di alam juga akan memengaruhi masyarakat.“Jika alam tidak seimbang, pada akhirnya itu juga akan menjadi penyakit di masyarakat. Bisa jadi (penyakitnya) kembali ke masyarakat dalam bentuk bencana banjir atau musibah kekeringan,” ujarnya.

Begitu pula kawasan hutan alam yang berfungsi menjadi sistem penyangga kehidupan. Kearifan lokal itu perlu dijaga sebagai pengetahuan bersama sehingga kawasan hutan tetap terjaga. ( RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Tp. Pkk Kabupaten Kuningan

    Kalimanggis Jadi Percontohan, Kasus Stunting Tinggal 14 Anak

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, menegaskan pentingnya peran kader PKK dalam pencegahan stunting, peningkatan pendidikan anak usia dini (PAUD), serta menjaga kebersihan lingkungan pada kegiatan Bina Wilayah yang berlangsung di Gedung Serbaguna Bale Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Selasa (2/6/2026). Dalam arahannya, Bunda Ela mengajak seluruh kader PKK untuk terus […]

  • Img 20260115 123057

    Dandim 0615/Kuningan Perkuat Sinergi TNI–Pemdes, Dorong Koperasi Merah Putih dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 270
    • 1Komentar

    Sabakuningannews.com.Mandirancan – Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, terus memperkuat sinergitas lintas sektor dengan melakukan silaturahmi bersama para pemimpin desa dari tiga kecamatan, yakni Mandirancan, Pancalang, dan Pasawahan. Kegiatan tersebut digelar di Aula Balai Desa Mandirancan, Kecamatan Mandirancan, Rabu (14/1/2026). Silaturahmi ini dihadiri para Camat dari ketiga kecamatan, Pasiter Kodim 0615/Kuningan, Danramil 1514/Pancalang, […]

  • Gubernur Jawa Barat Bupati Kuningan

    Aspirasi Masyarakat Kuningan Jadi Prioritas Di Bahas Bupati Kuningan Dalam Musrenbang 2026 Di Bandung

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 119
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.BANDUNG – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jawa Barat 2026 yang digelar di Bandung. Kehadiran ini menjadi langkah strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat Kabupaten Kuningan masuk dalam prioritas pembangunan tingkat provinsi. Dalam forum perencanaan pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengusung sejumlah agenda prioritas, di antaranya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, penguatan sektor […]

  • Img 20260222 045610

    ” SAH , Dapur MBG di Cilebak Segera Beroperasi, Wabup Tuti Resmi Me Launching, Dilanjut Tradisi Kumandangkan Adzan Bersama

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 195
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.CILEBAK – Penantian panjang tujuh desa terpencil di Kecamatan Cilebak akhirnya terjawab. Program strategis Presiden Prabowo Subianto melalui Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi hadir di wilayah tersebut. Dapur MBG Cilebak secara resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.Kn., dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. Kehadiran dapur MBG ini menjadi angin segar […]

  • Img 20260312 175253

    Ramadhan Berbagi ” Dipimpin Ketua PAC Yanto ” PP PAC.Jalaksan Bagikan 1000 Takjil

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 272
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.JALAKSANA – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh kader Pemuda Pancasila Kecamatan Jalaksana dengan membagikan 1.000 paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan. Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PAC Jalaksana, Yanto, dan dilaksanakan di depan Kantor Kecamatan Jalaksana. Para kader terlihat kompak turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada […]

  • Halal Bihalal Pgri Kabupaten Kuningan

    Ketua PGRI Ida Suprida Tekan kan Bagi Yang Sudah Menerima Sertifikasi Agar Di Sisihkan Untuk Pengembangan Diri

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 122
    • 0Komentar

    sabakuningannews com.KUNINGAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Halal Bihalal dengan mengusung tema “Menebar Silaturahmi, Menebar Kebaikan”. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan. Ketua PGRI Kabupaten Kuningan Ida Suprida menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setelah satu […]

expand_less