3 Dapur MBG di Mandirancan Layani 8.040 Penerima Manfaat, Camat Waluya Tekankan Kualitas Menu dan Perizinan
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- visibility 62
- comment 0 komentar

Camat Mandirancan Waluya
sabakuningannews.com.MANDIRANCAN– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mandirancan terus menunjukkan dampak positif bagi masyarakat. Saat ini, tercatat sudah berdiri tiga dapur MBG yang melayani total 8.040 penerima manfaat di wilayah tersebut.
Camat Mandirancan, Waluya, mengungkapkan bahwa keberadaan tiga dapur MBG ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya para siswa. Dengan jumlah penerima manfaat mencapai ribuan, distribusi layanan dilakukan secara merata oleh masing-masing dapur.
“Di Mandirancan sudah berdiri tiga dapur MBG. Dari total 8.040 penerima manfaat, berarti masing-masing dapur memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam penyaluran program ini,” ujarnya.
Waluya menegaskan pentingnya menjaga kualitas menu makanan yang disajikan. Ia berharap setiap pengelola dapur mematuhi standar harga dan kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Saya berharap dan menitipkan kepada setiap dapur agar memberikan menu sesuai dengan harga yang sudah ditentukan, tidak dikurangi. Kualitas harus tetap dijaga demi kesehatan para penerima manfaat,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh pengelola dapur MBG mematuhi proses perizinan yang berlaku. Hal ini penting untuk memastikan operasional berjalan sesuai aturan dan mendapat pengawasan dari dinas terkait.
“Perizinan harus ditempuh sesuai ketentuan. Setiap dapur harus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait agar tidak menyalahi aturan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Waluya menilai program MBG tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di sisi lain, program ini turut membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung kebutuhan gizi siswa.
Ia juga memberikan pesan kepada pihak-pihak yang berencana mendirikan dapur MBG baru di wilayah Mandirancan agar mengikuti prosedur yang berlaku.
“Bagi yang akan mendirikan dapur MBG, saya minta untuk menempuh aturan yang ada serta melakukan koordinasi dengan pihak desa dan kecamatan,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola dapur, dan masyarakat, program MBG di Mandirancan diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar