Dalam Kajian’ Diskoperindagperin Kuningan Siapkan Strategi Pangkas Rantai Distribusi Bahan Pasar, Pasar Sadamantra Jadi Alternatif
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- comment 1 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN- Diskoperindagperin Kabupaten Kuningan mengkaji strategi untuk mempersingkat rantai distribusi komoditas sayuran agar harga di tingkat konsumen lebih terjangkau. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah mengoptimalkan kawasan Sadamantra sebagai alternatif pasar sayur
Selama ini, meski Kuningan merupakan salah satu daerah penghasil sayuran, sebagian besar hasil panen terlebih dahulu dikirim ke pasar induk di Cirebon sebelum kembali didistribusikan ke pasar-pasar di Kuningan. Pola distribusi tersebut dinilai membuat rantai pasok menjadi lebih panjang sehingga menambah biaya distribusi dan berdampak pada kenaikan harga jual di pasar.

Kadiskoperindag Toni menilai keberadaan pasar sayur khusus atau pasar induk di Kuningan menjadi salah satu solusi yang perlu dikaji. Namun, realisasi rencana tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah serta memperhitungkan potensi produksi lokal dan kebutuhan konsumsi masyarakat.
Selain itu, Kami juga akan melakukan kajian terhadap jenis komoditas yang diproduksi di Kuningan dan kebutuhan pasar. Tidak semua sayuran berasal dari petani lokal, seperti wortel yang masih didatangkan dari luar daerah. Karena itu, perencanaan pasar sayur harus mempertimbangkan keseimbangan antara produksi lokal, pasokan dari daerah lain, dan kebutuhan konsumen,Ujar Kadis Toni
Melalui upaya tersebut, Kadisperindagperin Toni Kusmanto akan berkomunikasi dengan bupati Kuningan Dr.H.Dian Rachmat Yanuar,ia berharap rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga biaya logistik menurun, harga sayuran lebih stabil, dan kesejahteraan petani serta pedagang lokal dapat meningkat, Harap nya.(RI)
- Penulis: admin



Great content! Keep up the good work!
1 Juli 2026 10:44 am