LKM Belum Bisa Tambah Modal Sebelum OJK Nyatakan Sehat ” Bupati Dian Turun Tangan Ambil Langkah
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026
- visibility 53
- comment 1 komentar

Kantor Pt. Lkm Kuningan
sabakuningannews com.KUNINGAN – Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Kuningan saat ini tengah menghadapi tantangan serius dan berada dalam kondisi yang kurang sehat. Hal tersebut terungkap dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sekaligus pengesahan RKAP 2026 (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) yang digelar bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Direktur Utama LKM, Momon Supriatman, menyampaikan bahwa kegiatan RUPSLB ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan perusahaan ke depan.
“Hari ini kita melaksanakan RUPSLB sekaligus pengesahan RKAP 2026 bersama Bupati Kuningan sebagai upaya perbaikan kondisi LKM,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, secara tegas mengakui bahwa kondisi LKM saat ini memang tidak sehat dan membutuhkan langkah konkret untuk penyehatan.
“Hari ini kita melaksanakan RUPS Luar Biasa LKM Kuningan. Kondisinya memang sedang tidak sehat, sehingga perlu langkah-langkah nyata dan terukur,” tegasnya.
Langkah Strategis: Efisiensi dan Inovasi
Dalam upaya memperbaiki kondisi tersebut, Bupati Dian telah menginstruksikan seluruh jajaran direksi untuk melakukan efisiensi serta menciptakan berbagai terobosan baru.

Ia mengibaratkan situasi LKM seperti “buah simalakama”, di mana opsi penggabungan (merger) dengan Bank Kuningan maupun penambahan modal belum bisa dilakukan sebelum LKM dinyatakan sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan.
“Karena itu, mau tidak mau kita harus memperbaiki dari dalam terlebih dahulu,” jelasnya.
Perubahan Mindset dan Kinerja Pegawai
Bupati juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) di kalangan pegawai. Ia meminta seluruh karyawan LKM untuk lebih proaktif dalam bekerja, terutama di lapangan.
Pegawai harus bisa Aktif mencari nasabah baru,Melakukan pendekatan langsung ke pedagang dan pelaku usaha, Bekerja berbasis target dan kinerja, bisa saja pendekatan dengan dapur dapur MBG salah satu nya ,ujar bupati
Selain itu, sistem reward juga akan diterapkan bagi pegawai yang mampu mencapai target, guna meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja.
“Tanamkan rasa cinta terhadap pekerjaan dan tanggung jawab. Ini yang menjadi sumber kehidupan bagi keluarga kita. Tahun ini harus ada perubahan dibanding tahun sebelumnya,” tegas Bupati.
Komitmen Pemda dan Harapan ke Depan
Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan LKM secara berkala. Dukungan penuh dari pemerintah daerah juga akan diberikan sebagai bagian dari upaya penyehatan lembaga tersebut.
Meski dihadapkan pada tantangan berat, Bupati Dian tetap optimistis LKM Kuningan mampu bangkit.
“Ini memang tugas yang berat, tapi tidak ada yang mustahil jika kita sungguh-sungguh berjuang. Insya Allah, dengan kerja keras dan kolaborasi, LKM Kuningan bisa kembali sehat dan memberikan layanan optimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (RI)
- Penulis: sabakuningannews









That’s a fascinating point about how game design taps into our reward systems! Seeing platforms like jl77 apk focus on fast load times & strategic progression really highlights that competitive edge-it’s not just luck, is it? 🤔
18 April 2026 5:50 am