Dapur Sunda H. Usman Buka Cabang di Jalaksana, Dekat Wisata Cibulan, Sajikan Dengan Prasmanan
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN — Pilihan kuliner di Kabupaten Kuningan semakin beragam. Dapur Sunda H. Usman kini membuka cabang kedua di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, dengan lokasi yang berdekatan dengan objek wisata Cibulan.
Kehadiran rumah makan ini menambah pilihan bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati aneka hidangan khas Sunda setelah berwisata. Selain menawarkan sistem prasmanan dengan beragam pilihan menu, Dapur Sunda H. Usman juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pembukaan rumah makan tersebut. Ia berharap kehadiran usaha kuliner ini dapat memberikan manfaat bagi pemilik usaha sekaligus masyarakat sekitar.
“Semoga usaha ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan, membawa keberkahan bagi pemiliknya, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Tuti Andriani.
Menurut Wabup pertumbuhan usaha kuliner lokal memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah. Kehadiran usaha baru diharapkan dapat membuka kesempatan kerja, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan pajak rumah makan secara tertib dan pemanfaatan sistem digital untuk mendukung transparansi administrasi perpajakan daerah.
Wabup Tuti menilai kuliner tidak sekadar berkaitan dengan cita rasa makanan, tetapi juga mencerminkan budaya, keramahan, dan identitas suatu daerah.
Menurutnya, hidangan khas Sunda memiliki nilai budaya yang erat dengan tradisi kebersamaan, kesederhanaan, dan kehangatan keluarga.
Lokasi Dapur Sunda H. Usman yang berdekatan dengan objek wisata Cibulan dinilai memiliki potensi untuk mendukung perkembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kuningan tidak hanya membutuhkan destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menikmati kuliner lokal dan merasakan keramahan masyarakat.
“Jangan sampai wisatawan hanya datang berfoto kemudian pulang. Kita ingin mereka tinggal lebih lama, menikmati lebih banyak hal, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Tuti.
Ia berharap Dapur Sunda H. Usman dapat menjadi salah satu pilihan kuliner bagi wisatawan yang berkunjung ke Cibulan. Dengan demikian, sektor pariwisata dan kuliner dapat saling mendukung untuk menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Wabup Tuti juga mengingatkan pengelola agar menjaga kualitas rasa, kebersihan, dan pelayanan demi memberikan kenyamanan kepada pelanggan.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengelolaan sampah rumah makan. Menurutnya, pelaku usaha perlu menyiapkan sistem pengelolaan sampah yang baik agar aktivitas usaha tidak menimbulkan penumpukan sampah dan mengganggu lingkungan sekitar.
Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, terus mendorong pertumbuhan usaha lokal melalui semangat Kuningan Melesat, yakni Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh.
Owner Dapur Sunda H. Usman bersama Yolis Yuliana menjelaskan bahwa rumah makan tersebut merupakan cabang kedua setelah sebelumnya membuka usaha kuliner di kawasan Jalan Pramuka, Kabupaten Kuningan.
Yolis mengatakan, pembukaan cabang di Kecamatan Jalaksana menjadi bagian dari pengembangan usaha sekaligus upaya memperluas jangkauan pelanggan.
Kehadiran cabang baru ini juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat. Saat ini, Dapur Sunda H. Usman di Jalaksana mempekerjakan sekitar 20 karyawan.
Pengelola berharap keberadaan rumah makan tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian lingkungan sekitar melalui aktivitas usaha dan penyerapan tenaga kerja.
Dari sisi harga, pengelola berupaya menawarkan hidangan dengan harga standar yang ramah di kantong sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Sesuai namanya, Dapur Sunda H. Usman mengandalkan aneka masakan khas Sunda sebagai daya tarik utama.
Pengunjung dapat menikmati beragam pilihan hidangan, mulai dari ikan gurame, aneka seafood, berbagai menu penyetan, hingga sajian lainnya.
Rumah makan ini menerapkan sistem prasmanan yang memungkinkan pelanggan memilih sendiri makanan sesuai selera.
Selain melayani pengunjung yang ingin makan langsung di tempat, Dapur Sunda H. Usman juga menerima pesanan makanan untuk berbagai acara, termasuk hajatan dan layanan katering.

Dengan pilihan menu yang beragam, pengelola berharap rumah makan ini dapat menjadi alternatif tempat bersantap bagi keluarga, rombongan wisatawan, maupun masyarakat yang membutuhkan layanan makanan untuk acara tertentu.
Dapur Sunda H. Usman beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Tidak berhenti pada layanan rumah makan, pengelola juga merencanakan pengembangan fasilitas tambahan berupa kafe dan area pemancingan di bagian belakang lokasi usaha.
Yolis Yuliana mengatakan, rencana tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha ke depan untuk menambah daya tarik bagi pengunjung.
Jika terealisasi, fasilitas tambahan itu diharapkan dapat memberikan pilihan aktivitas yang lebih beragam bagi pelanggan saat berkunjung.
Kehadiran Dapur Sunda H. Usman di kawasan Jalaksana pun diharapkan dapat memperkaya pilihan wisata kuliner di Kabupaten Kuningan, sekaligus memperkuat keterhubungan antara sektor kuliner, pariwisata, dan perekonomian masyarakat.
Dengan mengedepankan hidangan khas Sunda, pelayanan, serta rencana pengembangan fasilitas, rumah makan ini berupaya mengambil bagian dalam pertumbuhan usaha kuliner lokal di Kabupaten Kuningan.(Ri)
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar