Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » 9 Bulan Menunggu, 4 Dapur MBG di Kuningan Belum Running, APGI 3T Desak Kepastian BGN

9 Bulan Menunggu, 4 Dapur MBG di Kuningan Belum Running, APGI 3T Desak Kepastian BGN

  • account_circle RI gondrong
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terpencil kembali menjadi sorotan. Empat dapur MBG di Kabupaten Kuningan yang berada di Kalimati, Luwikeris, Darma, dan Maleber disebut telah siap beroperasi, namun hingga kini belum mendapatkan kepastian untuk mulai running.

Ketua APGI 3T dan wilayah terpencil Jawa Barat, Iman, mengungkapkan bahwa pembangunan dapur MBG tersebut telah selesai sejak sekitar sembilan bulan lalu. Bahkan, menurutnya, pembangunan fisik dapur dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 35 hari.

“Kami tuntutannya segera dibuka atau di-running-kan dapur MBG terpencil, atau sesuai juknis yang pertama dibayarkan kepada semua investor seluruh Indonesia,” ujar Iman.

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat para investor mengalami ketidakpastian. Berbagai fasilitas telah disiapkan, mulai dari bangunan dapur, kepala dapur hingga tenaga kerja. Namun, seluruh persiapan tersebut belum dapat digunakan karena belum ada kepastian dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sekarang sudah sembilan bulan, hampir sepuluh bulan dapur saya sudah dibangun, sudah siap running, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian kapan dapur itu akan dibuka. Semua pembiayaan dapur itu bukan uang pribadi, saya pun pinjam sana pinjam sini,” katanya.

Iman menyebut terdapat empat dapur MBG di Kabupaten Kuningan yang kondisinya telah siap beroperasi, yakni di Kalimati, Luwikeris, Darma, dan Maleber.

Menurutnya, pembangunan dapur tersebut bukan lagi menjadi persoalan karena fasilitas telah selesai. Bahkan, kepala dapur dan karyawan disebut sudah tersedia.

“Untuk di Kuningan semuanya ada empat dapur. Di Kalimati, Luwikeris, Darma dan Maleber. Proyek ini sudah sembilan bulan mangkrak, sedangkan dapur kami sudah jadi dalam waktu 35 hari. Kepala dapur sudah ada, karyawan sudah ada, dapur pun sudah siap. Tinggal menunggu kepastian dari BGN saja,” tegasnya.

Ia berharap BGN segera memberikan kepastian apakah dapur-dapur tersebut akan segera dioperasikan atau mekanisme pembiayaan akan mengikuti petunjuk teknis awal yang disebutnya mengatur pembayaran kepada investor.

Iman juga menyinggung komunikasi dengan Kepala BGN Dadan Hindayana. Ia mengatakan, pada 23 Juli, pihaknya mendapat janji akan ada kepastian dalam waktu dua pekan.

Namun, setelah tenggat tersebut berlalu, pihaknya kembali meminta kepastian pada 23 Agustus. Hingga kini, menurut Iman, belum ada kepastian yang diharapkan.

“Pak Sudaryono waktu tanggal 23 Juli itu menjanjikan kepada kami dua minggu. Setelah dua minggu, minta lagi kepastian tanggal 23 Agustus. Setelah 23 Agustus tidak ada kepastian lagi,” ungkapnya.

Iman mengaku bahkan telah datang ke Jakarta untuk menemui Kepala BGN. Namun, menurut keterangannya, pertemuan tersebut belum terlaksana.

“Kemarin saya ke Jakarta menemui beliau, beliau tidak mau hadir. Hanya disambut sama Humas saja dan dijanjikan hari Senin kita bertemu,” katanya.

Iman menilai program MBG merupakan program yang baik dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Namun, ia berharap pelaksanaannya juga memberikan perhatian lebih kepada masyarakat di wilayah terpencil.

Menurutnya, anak-anak di desa, pegunungan, kepulauan dan wilayah pelosok justru menjadi kelompok yang sangat membutuhkan manfaat program tersebut.

“Program ini sebetulnya bagus, Pak. Karena yang penerima manfaat sesungguhnya itu yang di pelosok, Pak. Bukan di perkotaan,” ujarnya.

Ia mempertanyakan mengapa wilayah perkotaan dinilai lebih dahulu mendapatkan prioritas, sementara anak-anak di daerah terpencil masih menunggu.

“Anak-anak di pelosok, di desa-desa, di pegunungan, di pulau-pulau itu belum merasakan yang namanya MBG. Kenapa anak-anak yang di kota yang diprioritaskan? Harusnya prioritas utama itu yang di pelosok. Karena dia yang penerima manfaat sejati-jatinya,” tegas Iman.

Jika persoalan tersebut belum mendapatkan kepastian, Iman menyampaikan pihaknya akan menggelar aksi dengan skala lebih besar.

“Kami akan mengadakan aksi yang lebih besar. Satu juta masyarakat di seluruh pelosok negeri ini akan hadir ke BGN menuntut,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk desakan agar pemerintah segera memberikan solusi terhadap dapur MBG yang telah dibangun dan siap beroperasi, khususnya di wilayah 3T dan daerah terpencil.

Di sisi lain, kepastian dari BGN tetap diperlukan agar informasi mengenai status empat dapur MBG di Kuningan, mekanisme pembayaran investor, serta jadwal operasional dapat diketahui secara jelas oleh seluruh pihak terkait. (RI)

Komentar (4)

  • bet100

    This case perfectly illustrates how policy uncertainty creates massive operational risk. For any large-scale investment, the governance framework must be finalized first. Clarity, whether in public service or digital platforms like the one at bet100 club, is the ultimate catalyst for success.

    Balas6 September 2026 2:34 am
  • 8k8casinoapplogin

    The app version is way better than the browser. It is so convenient to play on the go. Just use 8k8casinoapplogin to get started.

    Balas2 September 2026 4:02 am
  • 8k8casinoapplogin

    The app version is way better than the browser. It is so convenient to play on the go. Just use 8k8casinoapplogin to get started.

    Balas2 September 2026 4:02 am
  • Bonny

    Today, I went tto thhe beah front with mmy kids.
    I foound a ssea shell aand gasve iit to mmy 4 yewar
    olld dawughter aand swid “You can hear the ocean if you put this to your ear.” Shhe pput tthe shell
    too hher eear aand screamed. There was a hetmit crab iside
    aand it pincheed herr ear. Shhe ever wnts to go back! LoL I knoiw this
    iss completely ooff topi butt I haad to tel someone!
    xnxx

    Feeel ffree to surf too my pagge … xnxx health

    Balas1 September 2026 9:27 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250904 082430

    Bank BJB Dukung Program KTA PWRI Nasional, ” KTA Bisa Jadi Alat Transaksi ATM

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • visibility 966
    • 11Komentar

    sabakuningannews.KUNINGAN – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kuningan menggelar Sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) PWRI Nasional di warung batok Cigadung , Kamsi, 03/08/2025, Acara berlangsung meriah dengan dukungan penuh bank bjb Cabang Kuningan dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani.SH. M.,Kn Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tuti menyampaikan apresiasi atas langkah PWRI […]

  • Img 20250607 223527

    Keluarga Besar Bakrie” Berikan 8 Ekor Sapi Kurban Untuk Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • visibility 911
    • 3Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Momen Idul Adha menjadi waktu yang indah untuk berbagi, menguatkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Suasana itu mewarnai Lapangan Desa Darma, Kecamatan Darma, pada kegiatan Kurban untuk Negeri dari keluarga besar Bakrie yang memberikan 8 ekor sapi. Penyaluran daging kurban bekerja sama dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, dan Pemerintah […]

  • Img 20260309 093307 1

    Bupati Dian Pimpin Apel dan Lantik 20 Kepala Sekolah, Stimulan Satlinmas Dibagikan, TPP ASN Cair Minggu Ini

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • visibility 615
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, memimpin apel bersama di halaman Kantor Kuningan Islamic Center (KIC) sekaligus melantik sebanyak 20 kepala sekolah baru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas manajemen pendidikan di daerah. Dalam kesempatan itu, Bupati Dian menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah […]

  • PORPEMDES III’ Juara Cabor Catur Di Borong Kecamatan Cilimus

    PORPEMDES III’ Juara Cabor Catur Di Borong Kecamatan Cilimus

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 256
    • 11Komentar

    “Cabang catur PORPEMDES III berjalan sukses dan Kecamatan Cilimus berhasil menyapu bersih gelar juara beregu maupun perorangan. Kami berharap ke depan peserta semakin banyak dan olahraga catur semakin diminati perangkat desa.” — Udian Sutrisno, Wakil Ketua Panitia PORPEMDES III

  • Img 20251209 Wa0188

    PERAK Turun ke Jalan Sampaikan Tuntutan || Sempat Terjadi Ketegangan di Kejaksaan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • visibility 575
    • 2Komentar

    sabakuninganews.com.KUNINGAN – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia pada Selasa (9/12/2025) kembali menjadi panggung bagi Presidium Pergerakan Kuningan (PERAK) untuk turun ke jalan. Sejak pagi, massa bergerak menyapu tiga pusat pemerintahan—Pendopo Kuningan, Kejaksaan Negeri, hingga Gedung DPRD—membawa gelombang tuntutan agar pemberantasan korupsi di Kabupaten Kuningan tidak lagi berhenti pada narasi semata. Di titik pertama, massa telah […]

  • Pelebaran Jalan 1

    Proyek Pelebaran Jalan Linggajati–Bojong Kuningan Dimulai, Tingkatkan Akses Wisata dan Kelancaran Transportasi

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • visibility 386
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Proyek rekonstruksi dan pelebaran jalan di ruas Jalan Perkembangan–Bojong (Jalan Linggajati) resmi dilaksanakan. Pekerjaan ini menjadi bagian dari program peningkatan infrastruktur dari pemerintah provinsi yang ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari. Pelaksana lapangan, Naryoko dari PT Bintang Bagasku Berbunga, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus pada […]

expand_less