Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Kepesertaan BPJS PBI Berpotensi Jadi Beban Pemda” Respon Cepat ” Bupati Dian Gelar Rapat

Kepesertaan BPJS PBI Berpotensi Jadi Beban Pemda” Respon Cepat ” Bupati Dian Gelar Rapat

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 394
  • comment 6 komentar

sabakuningannews.KUNINGAN-Sebanyak 39.000 warga Kabupaten Kuningan yang sebelumnya menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini terancam kehilangan akses layanan kesehatan. Menyikapi hal ini, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., langsung memimpin rapat koordinasi, Rabu (6/8/2025), di Aula Dinas Kesehatan.

Rakor digelar sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Daerah terhadap penonaktifan massal kepesertaan BPJS PBI yang dinilai dapat mengganggu sistem pelayanan kesehatan dan berpotensi membebani keuangan daerah.

“Persoalan ini krusial karena menyangkut hak dasar masyarakat. Sekitar 39.000 data peserta PBI tercoret dari sistem. Jika tidak segera ditangani, ini bisa menimbulkan pengaruh pada APBD,” ungkap Bupati Dian.

Bupati menyampaikan pentingnya sinergi lintas sektor antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, dengan dukungan seluruh kepala Puskesmas, agar proses reaktivasi kepesertaan bisa dipercepat. Ia juga mengingatkan bahwa apabila tidak segera aktif kembali, maka pembiayaan akan dialihkan ke Jamkesda yang berisiko menguras anggaran hingga puluhan miliar rupiah.

“Kita ingin masyarakat yang tercoret bisa segera kembali masuk ke sistem. Kita harus bertindak cepat,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, dr. Edi Martono, MARS., Kepala Dinas Sosial, Dr. Toto Toharudin, S.Sos., serta seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Kuningan.

Kadinsos Toto menuturkan, penonaktifan PBI merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, sedangkan pembiayaan Jamkesda menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi konkret agar validasi dan pembaruan data peserta bisa dilakukan secepatnya.

“Rata-rata yang tercoret adalah masyarakat pengguna layanan Puskesmas. Kami sudah berkoordinasi di pusat, dan saat ini akun pengelolaan data akan dibagi ke lima wilayah dapil. Masing-masing didampingi satu PIC untuk mempercepat reaktivasi,” jelas Toto.

Ia menambahkan, selama ini hambatan teknis lebih disebabkan keterbatasan akses akun input data. Namun kini, distribusi akun dan penugasan personel di tiap wilayah diharapkan menjadi solusi percepatan.

Sementara itu, Kadinkes dr. Edi Martono menuturkan dampak langsung di lapangan. “Kami tetap memberikan pelayanan rawat jalan di Puskesmas. Tapi untuk rujukan, harus menunggu sampai status BPJS mereka kembali aktif. Ini sedang kami kejar prosesnya,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) turut terdampak, padahal mereka sangat membutuhkan layanan kesehatan berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk menjaga keberlangsungan akses kesehatan masyarakat, terutama kelompok renta

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (6)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20260328 152157

    Dulu Imam Tajug Sering Terabaikan ” Kini Imam Tajug Jadi Bagian Perhatian Pemerintah” Bupati Dian Berikan Insentif

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 50
    • 1Komentar

    Halal bihalal imam tajug bersama bupati Dian

  • Img 20251009 184048

    SRR Kuningan ‘ Resmi Di Launching Kan ” Didik Siswa Dengan Kasih sayang ” Pesan Bupati Dian

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 380
    • 6Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Aan, warga Desa Ancaran, saat menyaksikan anaknya, Nurjahawan, kembali bersemangat menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Rintisan Kuningan yang berlokasi di eks SMPN 6 Kuningan, Jalan Pramuka Gang Tunas III. Kamis (9/10/2025), menjadi momen bersejarah saat Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara resmi melaunching sekolah tersebut. […]

  • Img 20251021 141656

    Kerja sama Kuningan & Cirebon ” Bupati Cirebon Sepakati Kenaikan Kompensasi Pengelolaan Air

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 246
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN- Hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon kembali diperkuat melalui penandatanganan perubahan perjanjian kerja sama pengelolaan sumber daya air yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (20/10/2025). Dalam acara penuh keakraban tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. menandatangani dokumen perubahan perjanjian […]

  • Img 20250604 201230

    Puluhan Personil TNI | Kodim 0615/KNG Gelar Latihan Teknis & Taktis Di Dukuh Picung Luragung

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 649
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. LURAGUNG – Kodim 0615/KNG menggelar kegiatan karya bakti di Dusun Mayung, Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Rabu (4/6/2025) pagi. Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Teknis dan Taktis Sistem Blok Gulben TA. 2025, yang diselenggarakan sejak 2 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 5 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga […]

  • Img 20260225 Wa0041

    Suara Lantang Penyangga Hutan || Kami Yang jaga Hutan, Kami Yang Tanam ,Kami Yang Rawat,Kami Bukan Penjahat !!!

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 112
    • 0Komentar

    sabakuninganews.com.Kuningan – Slogan “Kuningan konservasi” yang kerap digaungkan di ruang-ruang resmi, suara warga desa penyangga hutan justru terdengar lirih. Mereka bukan penonton, bukan pula pengganggu kawasan. Mereka adalah penanam, penjaga, sekaligus perawat hutan. Namun hari ini, mereka merasa dipersulit di tanah yang mereka rawat sendiri. Setelah menunggu beberapa jam hasil pertemuan Bupati Dr H Dian […]

  • Img 20250616 Wa0007 1

    Film ” Menunggu Lonceng Terakhir ” Sebuah Film Persahabatan Pelajar SD Di Kab.Kuningan

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 535
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Sebuah film pendek berjudul “Menunggu Lonceng Terakhir” telah membuka mata banyak pihak tentang realitas yang kerap tersembunyi di balik seragam putih merah anak-anak sekolah dasar di kabupaten Kuningan , terutama Cinta Maharani selaku pemeran utama yang hari ini masih duduk di bangku SDN Caracas kecamatan Cilimus. Melalui kisah yang diperankan Cinta Maharani sebagai […]

expand_less