Kunjungan Menteri Kebudayaan ke Kuningan Disambut Hangat, DPR RI Rokhmat Ardiyan Soroti Potensi Sejarah dan Ekonomi Kreatif
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Jum, 3 Apr 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar

Img 20260403 213613
sabakuningannews.com.KUNINGAN– Kunjungan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon ke sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Kuningan mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan oleh Anggota DPR RI Rokhmat Ardiyan yang menyebut kehadiran tersebut sebagai kebanggaan besar bagi masyarakat Kuningan.
Dalam keterangannya, Rokhmat Ardiyan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kekayaan sejarah dan budaya daerah. Ia menilai, kunjungan ini mencerminkan keharmonisan masyarakat Kuningan yang dikenal guyub dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Ini adalah kebanggaan bagi kami. Kuningan dikenal sebagai kota yang harmonis, penuh nilai budaya dan sejarah yang sangat bermakna,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kuningan atas kerja keras dalam membangun daerah. Bahkan, menurutnya, saat ini Kuningan termasuk salah satu kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.
Kunjungan Menteri Kebudayaan ke Gedung Naskah Perundingan Linggajati dan Gedung Sjahrir menjadi momen penting untuk mengingat kembali nilai-nilai sejarah bangsa. Kedua lokasi tersebut merupakan saksi perjalanan panjang perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan budayanya. Ini menjadi pengingat penting bagi generasi saat ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rokhmat Ardiyan berharap ke depan Kuningan dapat terus berkembang sebagai kabupaten yang mampu menjaga nilai-nilai leluhur, sekaligus menyeimbangkan harmonisasi antara alam dan pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya peran para budayawan dan seniman dalam mendukung program pemerintah, termasuk visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mengembangkan sektor budaya dan ekonomi kreatif.
“Ke depan, kami berharap adanya kegiatan berskala internasional yang mampu mengangkat budaya lokal menjadi kekuatan ekonomi kreatif, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para seniman dan budayawan,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya Kuningan sekaligus membuka peluang baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar