Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Pohon Kramat Berusia Ratusan Tahun di Kaliaren Tersambar Petir dan Terbakar, Warga Sempat Panik

Pohon Kramat Berusia Ratusan Tahun di Kaliaren Tersambar Petir dan Terbakar, Warga Sempat Panik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • comment 18 komentar
  • print Cetak

Mengapa Wisata Alam di Kuningan Menarik?

Destinasi Populer Wisata Alam di Kuningan

Aktivitas Menarik di Wisata Alam Kuningan

Tips Perjalanan untuk Mengunjungi Wisata Alam Kuningan

sabakuningannewsKUNINGAN – Pohon Angsana tua yang selama ini menjadi salah satu simbol dan bagian dari kawasan keramat Petilasan Arya Kamuning di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, mengalami kebakaran setelah tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang.

Menurut keterangan warga setempat, Muslim (41), sekitar pukul 22.00 WIB turun hujan yang disertai sambaran petir. Tak lama kemudian, sebuah petir menyambar pohon Angsana berukuran besar yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Akibat sambaran tersebut, muncul bara api pada bagian dahan atas pohon. Dalam hitungan menit, tiupan angin membuat bara api berkembang menjadi kobaran yang cukup besar dan terlihat jelas dari kejauhan.

“Warga khawatir pohon besar itu akan roboh dan menimpa rumah yang berada di dekatnya, sehingga segera menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan,” ujar salah seorang warga.

Menerima laporan tersebut, sebanyak lima anggota piket Regu 2 bersama satu unit kendaraan pemadam KR4 langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Namun karena titik api berada di bagian atas pohon dengan ketinggian cukup tinggi, proses pemadaman mengalami kendala.

Setelah sekitar satu jam upaya pemadaman dilakukan dan api belum sepenuhnya padam, petugas meminta bantuan tambahan tiga anggota piket Regu 2 serta satu unit kendaraan KR4 RR.

Berkat kerja keras petugas yang dibantu anggota Polsek Cilimus, aparat Desa Kaliaren, serta warga sekitar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung selama kurang lebih tiga jam.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh sambaran petir yang mengenai batang dan dahan pohon Angsana yang sudah lapuk serta kering sehingga mudah terbakar.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Apalagi pohon yang terbakar diketahui merupakan pohon bersejarah yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun dan selama ini dihormati serta dianggap memiliki nilai budaya dan spiritual oleh masyarakat setempat.

Saat kejadian, sebagian batang besar pohon akhirnya tumbang dan menimpa bagian depan atau teras rumah warga yang berada tepat di samping lokasi pohon.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerusakan yang terjadi hanya terbatas pada bagian depan bangunan rumah dan tidak sampai merusak ruang utama maupun isi rumah.

Warga Desa Kaliaren mengaku prihatin atas musibah yang menimpa pohon bersejarah tersebut. Namun mereka juga bersyukur karena tidak ada korban jiwa. Saat ini pemerintah desa bersama masyarakat mulai melakukan pembersihan area serta penanganan lanjutan dengan tetap menghormati nilai adat dan sejarah yang melekat pada pohon Angsana tersebut.(Red)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less