Waduk Darma Penuh Eceng Gondok,Penikmat Ke Untungan Di Waduk Darma Harus Ikut Pembersihan
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
- comment 14 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar aksi besar-besaran pembersihan eceng gondok di perairan Waduk Darma, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari instansi pemerintah, TNI, Polri, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), komunitas, paguyuban, pelaku usaha hingga masyarakat.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa penanganan eceng gondok bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang memanfaatkan keberadaan Waduk Darma.
Menurutnya, pertumbuhan eceng gondok yang semakin tidak terkendali dapat memberikan dampak serius terhadap kelestarian waduk. Gulma air tersebut memiliki daya adaptasi, daya sebar, dan daya rusak yang sangat tinggi sehingga berpotensi menurunkan kualitas air apabila dibiarkan terus berkembang.
“Eceng gondok ini memiliki karakter yang membahayakan. Daya adaptasi, daya sebar, dan daya rusaknya tinggi. Jika dibiarkan, kualitas air akan semakin menurun,” ujar Bupati Dian.
Ia menjelaskan, eceng gondok berkembang biak secara vegetatif maupun generatif. Kemampuan berkembang biak secara alami tersebut membuat penyebarannya sangat cepat sehingga membutuhkan penanganan yang berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.
Karena itu, Pemkab Kuningan menerapkan langkah penanganan secara kombinasi dan berkesinambungan. Bupati Dian menekankan bahwa pelaku usaha yang memperoleh manfaat ekonomi dari sektor wisata Waduk Darma juga harus ikut bertanggung jawab dalam upaya pembersihan.
“Tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua yang terkait, termasuk pelaku usaha yang menikmati keuntungan dari wisata Waduk Darma, harus bertanggung jawab. Termasuk Jaswita, pelaku usaha lainnya, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Bupati memperkirakan apabila kegiatan pembersihan dilakukan secara konsisten, hasil yang signifikan dapat terlihat dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh keberadaan eceng gondok karena dapat menyebabkan pendangkalan waduk yang sangat serius.
“Kalau masyarakat tidak peduli, nanti Waduk Darma tinggal nama. Eceng gondok yang mati akan tenggelam dan menjadi penyebab pendangkalan. Belum lagi kualitas air yang pasti akan menurun,” katanya.
Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Bupati Dian mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah serta berkoordinasi dengan Dandim. Bahkan, jika diperlukan, pihaknya akan meminta dukungan tambahan dari satuan Batalyon TNI.
Ia juga menugaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Asisten Daerah II sebagai koordinator lapangan serta meminta laporan perkembangan setiap minggu.
“Saya ingin kegiatan ini tidak hanya hari ini saja, tetapi harus terus berlanjut. Semoga selama satu bulan ke depan kegiatan ini terus digelar sehingga Waduk Darma kembali cantik, indah, dan kualitas airnya kembali baik,” pungkasnya.
Aksi gotong royong tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian Waduk Darma sebagai salah satu destinasi wisata unggulan sekaligus sumber daya air penting bagi masyarakat(RI)
- Penulis: admin



