Waduh! Aksi Maling Motor Terekam CCTV, Warga Nanggerang Nyaris Kehilangan Kendaraan
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Rab, 25 Mar 2026
- visibility 220
- comment 0 komentar

Img 20260325 094910
sabakuningannews.com.JALAKSANA – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga. Kali ini, percobaan pencurian motor terjadi di Desa Nanggerang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, di tengah suasana Lebaran yang seharusnya penuh ketenangan.
Peristiwa tersebut terekam jelas dalam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di Bale Desa Nanggerang. Dalam rekaman, terlihat seorang pria mencurigakan mengenakan topi dan membawa barang menyerupai kardus.
Pelaku awalnya tampak duduk santai di sekitar lokasi sambil berbicara melalui telepon. Tak lama kemudian, ia berjalan mendekati sebuah sepeda motor Honda Beat yang terparkir. Dengan santai, pria tersebut duduk di atas motor sambil tetap berpura-pura menelepon.
Beberapa saat kemudian, pelaku diduga mulai beraksi dengan mencoba menjebol kunci kontak motor tersebut. Aksi ini berlangsung cukup cepat, bahkan terlihat pelaku sempat dua kali mencoba merusak kunci kontak.

Namun, secara tiba-tiba, pelaku menghentikan aksinya. Ia berdiri dan meninggalkan lokasi ke arah barat tanpa membawa kendaraan tersebut.
Kepala Desa Nanggerang Deni membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.35 WIB, setelah salah satu perangkat desa melaporkan kondisi kunci motornya yang telah dirusak.
“Saya langsung mengecek rekaman CCTV di bale desa, dan benar terlihat seorang pria memakai topi, berpura-pura menelepon, lalu duduk di atas motor dan mencoba menjebol kunci kontak,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaku tampak mencoba aksinya lebih dari sekali sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Atas kejadian ini, pemerintah desa mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan di area terbuka.
“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati. Gunakan kunci ganda atau pengaman tambahan. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” tegasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa aksi kejahatan masih bisa terjadi kapan saja, bahkan di momen hari raya. Warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keamanan lingkungan. (RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar