Dua Tahun Berdiri, LSM SADIS Gelar Syukuran’ Iwan Mabruri,Kami Di Lahirkan Untuk Menyatukan
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 25 Mei 2026
- visibility 96
- comment 1 komentar

Bupati Dan Wakil Bupati Kuningan
sabakuningannewscom.KUNINGAN – Memasuki usia dua tahun, komunitas sekaligus LSM SADIS menggelar acara syukuran sederhana namun penuh khidmat di Hardi’s Garden Coffee, Jalan Veteran Jagabaya, Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, Wakil Bupati, Sekda, camat, Ketua TP PKK, unsur LSM, komunitas, serta para relawan.
Momentum hari lahir ke-2 SADIS menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kritik dan saran yang konstruktif.
Ketua SADIS, Iwan Mabruri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan organisasi hingga saat ini.
Menurutnya, awal terbentuknya SADIS berangkat dari kedekatan emosional bersama Bupati dan Wakil Bupati Kuningan sejak sebelum Pilkada berlangsung.
“Alhamdulillah berkat dukungan dan doa semua pihak, perjuangan kami membuahkan hasil. Awalnya SADIS adalah Sahabat Dian Tuti Sajati, kemudian berkembang menjadi Sadulur Indonesia Satu. Kami dilahirkan untuk menyatukan,” ujarnya.

Iwan juga menegaskan bahwa SADIS akan tetap menjadi organisasi yang aktif memberikan kritik kepada pemerintah demi kemajuan Kabupaten Kuningan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah. Kalau selama ini kami sering mengkritik, itu bentuk kepedulian kami terhadap daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan sejarah dengan terbentuknya SADIS.
Ia menyebut Iwan Mabruri sebagai sosok yang pertama menggagas pasangan Dian-Tuti sebelum Pilkada berlangsung.
“LSM SADIS ternyata kepanjangannya Sadulur Dian Tuti Sajati. Saya selalu ingat itu. Yang awal menggagas pasangan Dian-Tuti adalah Pak Iwan Mabruri,” ungkapnya.
Dengan gaya santai dan penuh canda, Bupati juga menilai bahwa sosok-sosok di SADIS memiliki penampilan keras namun berhati baik.
“Wajahnya mungkin terlihat sadis, tampil rocker, gondrong, bertato, tapi hatinya manis. Yang penting bukan penampilannya, tapi hatinya,” katanya disambut tawa hadirin.
Bupati berharap SADIS dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dengan tetap menyampaikan kritik dan masukan yang membangun.
“Saya berharap SADIS tetap menjadi partner pemerintah. Silakan menyampaikan kritik dan saran yang konstruktif. Sahabat sejati adalah yang tetap mendukung saat kita susah dan belum pasti,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa seluruh masyarakat kini adalah bagian dari keluarga besar Kabupaten Kuningan tanpa ada lagi sekat perbedaan politik.
“Sekarang semua adalah warga saya, warga Kabupaten Kuningan yang harus saya dukung dan bela,” tegasnya.
Acara syukuran Harlah ke-2 SADIS ditutup dengan doa bersama dan harapan agar organisasi tersebut terus eksis serta mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Organisasi akan dikenang ketika mampu memberikan manfaat, bukan hanya bagi pengurus dan anggotanya, tetapi juga untuk masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Bupati.(RI)
- Penulis: admin


Intriguing platform structure; the localized payment options are smart. It speaks to behavioral integration. For more insight on player engagement patterns, check xgane download apk. 🤔
27 Mei 2026 6:18 am