Kadisdikbud Dr. Charlan Soroti Potensi Budaya Kuningan, Minta Perhatian Serius Kementerian RI
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 23
- comment 0 komentar

Kadisdikbud Dr. Charlan
sabakuningannews.com.KUNINGAN– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Charlan, menegaskan bahwa potensi budaya di Kabupaten Kuningan sangat melimpah dan telah dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Menurutnya, saat ini pihaknya tengah berupaya mengangkat kekayaan budaya daerah agar memiliki nilai lebih untuk dipentaskan dan ditampilkan kepada publik secara luas.
“Kabupaten Kuningan memiliki potensi budaya yang luar biasa. Kami terus berupaya agar potensi ini bisa dikemas menjadi pertunjukan yang layak ditampilkan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan sektor kebudayaan. Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
“Kami berharap ada support dari kementerian, karena kemampuan anggaran daerah masih terbatas, khususnya untuk pengembangan kebudayaan,” tambahnya.
Saat ini, perhatian pemerintah pusat terhadap Kuningan mulai terlihat, seiring fokus Fadli Zon dalam pembenahan sejumlah situs bersejarah di wilayah tersebut. Salah satunya adalah Gedung Naskah Perundingan Linggajati yang memiliki nilai historis tinggi dalam perjalanan diplomasi Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti kondisi Gedung Sjahrir yang saat ini masih dikelola oleh yayasan TNI. Dalam waktu dekat, rencananya akan dilakukan peninjauan terhadap Museum Purbakala Cipari yang berada di kawasan Paseban.
Tak hanya itu, Disdikbud Kuningan juga berharap adanya usulan renovasi untuk gedung kesenian yang berada di kawasan Jalan Veteran agar dapat kembali menjadi pusat aktivitas budaya masyarakat.
Kunjungan Menteri Kebudayaan ke Kabupaten Kuningan diharapkan menjadi momentum penting dalam membuka akses jaringan dengan para pejabat teknis di tingkat pusat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Dengan hadirnya menteri di Kuningan, kami optimis dapat membangun komunikasi yang lebih baik dan mendapatkan dukungan nyata untuk pengembangan kebudayaan di daerah,” tutupnya.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar