Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Rumah Nyaris Ambruk, Warga Menjerit Minta Tolong: Dinas Terkait Hanya Survey Saja Tak Ada Respon yang Jelas

Rumah Nyaris Ambruk, Warga Menjerit Minta Tolong: Dinas Terkait Hanya Survey Saja Tak Ada Respon yang Jelas

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

sabakuningannews.com.Kuningan, 31 Maret 2026 – Nasib memprihatinkan dialami warga Blok Parenca RT 03 RW 02, Desa Kertawangunan, Kabupaten Kuningan. Sebuah rumah milik Nana Suharna kini berada di ambang kehancuran, namun hingga saat ini belum juga mendapatkan penanganan konkret dari pihak pemerintah setempat.

Kondisi rumah yang kian membahayakan tersebut memicu kekhawatiran serius. Ironisnya, respons dari pihak terkait dinilai masih sebatas formalitas. Meski survei telah dilakukan, belum ada tindakan nyata yang bisa menyelamatkan bangunan maupun penghuninya.

“Dari kemarin hanya survei saja. Dari pihak desa tidak ada respons yang jelas, dari kecamatan juga belum ada. Katanya bulan ini, tapi sampai sekarang belum ada kabar apa-apa,” ungkap Nana Suharna kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Situasi semakin memprihatinkan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sedikitnya 25 genteng dilaporkan jatuh, memperparah kerusakan dan meningkatkan risiko rumah roboh sewaktu-waktu.

Minimnya bantuan juga menjadi sorotan. Hingga kini, Nana hanya menerima bantuan sebesar Rp2 juta dari Baznas—jumlah yang dinilai jauh dari cukup untuk memperbaiki kerusakan berat pada rumahnya.

Kondisi ini pun menuai kritik dari masyarakat. Penanganan yang hanya berhenti pada tahap pendataan tanpa aksi nyata dianggap mencerminkan lambannya respons birokrasi terhadap kondisi darurat warga.

“Takutnya ambruk. Kemarin saja genteng sudah banyak yang jatuh. Jangan sampai menunggu kejadian yang lebih buruk baru ada tindakan,” tambah Nana dengan nada penuh harap.

Dalam kondisi terdesak, Nana bahkan menyampaikan permohonan langsung kepada pihak pemerintah kecamatan. Dengan suara penuh harap, ia memohon perhatian dan bantuan segera.

“Bu Camat… Amih Tuti… tolong saya,” ucapnya lirih.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kehadiran pemerintah tidak seharusnya berhenti pada seremonial semata. Dibutuhkan langkah cepat, konkret, dan berpihak pada keselamatan warga, terutama dalam situasi genting seperti ini.

Warga berharap pemerintah daerah, kecamatan, hingga instansi terkait segera turun tangan sebelum kondisi ini berubah menjadi bencana yang tidak diinginkan.(Red)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peresmian Kantor Dpc Kspsi Kuningan

    Bupati Dian Resmikan Kantor DPC KSPSI AGN Kuningan,Dorong Iklim Industri dan Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 119
    • 1Komentar

    sabakuningannews com. KUNINGAN — Peresmian kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI AGN Kabupaten Kuningan menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan industrial serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran kantor ini diharapkan mampu menjadi pusat aspirasi pekerja sekaligus mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha. Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap fungsi […]

  • Img 20250911 070419

    Pemda Kuningan | Bag.Kesra | Gelar Peringatan Maulid Nabi | Mesjid Syiarul Islam Di Padati Jema’ah

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 652
    • 16Komentar

    Peringatan maulid nabi

  • Penyerahan SK dan Pelepasan Calon Purna Bhakti Pegawai Negeri Sipil

    Penyerahan SK dan Pelepasan Calon Purna Bhakti Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Pemda Kuningan

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 509
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. KUNINGAN Kegiatan Penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Pelepasan Calon Purna Bhakti Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Kuningan di gelar Aula bawah wisma permata, Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan kepada para pegawai yang akan memasuki masa purna tugas setelah mengabdikan diri dengan dedikasi tinggi selama puluhan tahun.Selasa,27/05/2025 Acara dibuka oleh […]

  • Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani 1

    Wabup Tuti Sosialisasikan Senam “Kuningan Melesat”, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 80
    • 0Komentar

    sabakuningannews com.KUNINGAN – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, SH., M.Kn., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan semangat “Kuningan Melesat” melalui kegiatan senam bersama yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Kalimanggis. Dalam keterangannya, Tuti Andriani menyampaikan bahwa kegiatan senam ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari upaya sosialisasi visi dan misi kepemimpinan Bupati dan Wakil […]

  • Img 20260214 162148

    TNI Yonif TP/839 & Warga Blok Wage ‘ Bahu Membahu Bangun Mesjid Nurul Ikhsan

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 196
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.BANDORASA WETAN – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat di Blok Wage, Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Personel Yonif TP/839 Satria Abyakta turun langsung membantu proses pengecoran pembangunan Masjid Nurul Ikhsan, Sabtu (14 Februari 2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejak pagi hari, para personel TNI […]

  • Img 20260225 Wa0041

    Suara Lantang Penyangga Hutan || Kami Yang jaga Hutan, Kami Yang Tanam ,Kami Yang Rawat,Kami Bukan Penjahat !!!

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 203
    • 0Komentar

    sabakuninganews.com.Kuningan – Slogan “Kuningan konservasi” yang kerap digaungkan di ruang-ruang resmi, suara warga desa penyangga hutan justru terdengar lirih. Mereka bukan penonton, bukan pula pengganggu kawasan. Mereka adalah penanam, penjaga, sekaligus perawat hutan. Namun hari ini, mereka merasa dipersulit di tanah yang mereka rawat sendiri. Setelah menunggu beberapa jam hasil pertemuan Bupati Dr H Dian […]

expand_less