Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kotoran Hewan Jadi Masalah ” Ini Solusi Pemkab Kuningan”

Kotoran Hewan Jadi Masalah ” Ini Solusi Pemkab Kuningan”

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan akibat limbah kotoran hewan (kohe) sapi. Sabtu (14/6/2025), Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si meninjau langsung operasional pabrik pengolahan kohe menjadi pupuk organik di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu.

Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala Bappeda, perwakilan BPKAD, dan unsur kecamatan setempat.

Pabrik pengolahan Kohe ini dikelola oleh PT. Berkah Lumintu Sejati, dan telah ditunjuk oleh Pupuk Indonesia Persero Group untuk memproduksi pupuk organik bersubsidi jenis Petroganik yang akan disalurkan kepada para petani di Indonesia.

Menurut Bupati Dian, kehadiran pabrik ko ini menjadi solusi konkret terhadap persoalan limbah peternakan yang selama ini menjadi masalah utama di wilayah-wilayah sentra sapi seperti Desa Cisantana dan Cipari di Kecamatan Cigugur, serta Kecamatan Cibingbin.

“Alhamdulillah, kerjasama ini akan menjadi langkah solutif. Ini merupakan upaya mengolah limbah menjadi produk bernilai tambah berupa pupuk organik,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa bahan baku pupuk Petroganik berasal dari kotoran sapi milik para peternak setempat, sehingga permasalahan limbah dapat langsung ditangani di sumbernya, sekaligus memberikan nilai ekonomis baru bagi masyarakat. “Produksi awal diperkirakan mencapai 20 hingga 30 ton, dan kami optimistis kapasitas ini bisa ditingkatkan hingga 50 ton,” sebutnya.

Direktur PT. Berkah Lumintu Sejati, Ari Bowo Sumarno, menilai bahwa potensi limbah ternak di Kuningan sangat besar namun belum tergarap optimal. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis dan inovatif dari Bupati Kuningan.

“Kami bekerja sama dengan Pupuk Indonesia dan kini telah memulai operasional. Bahan baku kami peroleh langsung dari kotoran sapi, dan proses pengolahan dilakukan dengan saksama agar menghasilkan pupuk organik berkualitas,” jelas Ari.

Ia berharap, inisiatif ini dapat mengubah limbah kohe bukan lagi polusi, tetapi potensi yang membawa manfaat. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Daerah dan PT. Berkah Lumintu Sejati juga telah membuka pabrik di Sentra Peternakan Sapi di wilayah Kecamatan Cigugur yang tak lama lagi akan dilaunching oleh Pemkab Kuningan.

Dengan hadirnya pabrik ini, semoga pencemaran lingkungan akibat limbah ternak dapat ditekan, sementara petani mendapatkan akses terhadap pupuk organik berkualitas dengan pasokan yang lebih terjamin.

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250713 121309

    Walaupun Keterbatasan Anggaran” Spirit dan Semangat Kades H.Mulyadin & Masyarakat” Gebyar Muharam 1447 H ‘ Bisa Di laksanakan

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 817
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.CILIMUS— Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, Pemerintah Desa Cilimus bersama lembaga keagamaan dan masyarakat setempat menggelar kegiatan Gebyar Muharam yang berlangsung meriah dan penuh makna. Acara ini dipusatkan di halaman kantor desa dan dihadiri ratusan warga, dengan menampilkan berbagai kesenian tradisi masyarakat desa cilimus Gebyar Muharam kali ini dimeriahkan dengan […]

  • Anggota Dpr Ri H. Rokhmat Ardiyan

    Kunjungan DPR RI Rokhmat Ardiyan ke SDN Bandorasa Wetan 1: Monitoring Program MBG

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 106
    • 0Komentar

    sabakuningannews com.KUNINGAN – Anggota DPR RI, Rokhmat Ardiyan, melakukan kunjungan kerja ke SDN Bandorasa Wetan 1, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, dalam rangka monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan langsung terhadap implementasi program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dasar. Dalam keterangannya, Rokhmat Ardiyan menegaskan bahwa […]

  • Wujud Dukungan Pemerintah Pusat ” Pemdes Cilimus Resmi Bentuk Koperasi Merah Putih”

    Wujud Dukungan Pemerintah Pusat ” Pemdes Cilimus Resmi Bentuk Koperasi Merah Putih”

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 554
    • 0Komentar

    sabakuningannews com. Upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa terus digalakkan oleh Pemerintah Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya kegiatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Cilimus pada Rabu, 21 Mei 2025, bertempat di Gedung Sacawana, Desa Cilimus. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Cilimus beserta jajaran, Kepala Desa Cilimus beserta jajaran, Badan Permusyawaratan […]

  • Img 20250625 100721

    SMP N 1 Cilimus Deklarasikan Diri Sekolah Bersinar ” Tolak Narkoba Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 646
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.CILIMUS — Dalam semangat menjaga generasi muda dari bahaya narkoba, SMP Negeri 1 Cilimus menggelar Deklarasi Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba), Rabu (25/6). Kegiatan ini berlangsung di lapangan olah raga sekolah, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf, serta dihadiri oleh BNN kabupaten Kuningan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan di wakil kan oleh Kabid SMP ‘ […]

  • Gubernur Jawa Barat Bupati Kuningan

    Aspirasi Masyarakat Kuningan Jadi Prioritas Di Bahas Bupati Kuningan Dalam Musrenbang 2026 Di Bandung

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 102
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.BANDUNG – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jawa Barat 2026 yang digelar di Bandung. Kehadiran ini menjadi langkah strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat Kabupaten Kuningan masuk dalam prioritas pembangunan tingkat provinsi. Dalam forum perencanaan pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengusung sejumlah agenda prioritas, di antaranya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah, penguatan sektor […]

  • Camat Mandirancan Waluya

    3 Dapur MBG di Mandirancan Layani 8.040 Penerima Manfaat, Camat Waluya Tekankan Kualitas Menu dan Perizinan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 148
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.MANDIRANCAN– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mandirancan terus menunjukkan dampak positif bagi masyarakat. Saat ini, tercatat sudah berdiri tiga dapur MBG yang melayani total 8.040 penerima manfaat di wilayah tersebut. Camat Mandirancan, Waluya, mengungkapkan bahwa keberadaan tiga dapur MBG ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya para siswa. Dengan jumlah […]

expand_less