Breaking News
light_mode
Beranda » Agama » Sambutan Menteri Agama Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama

Sambutan Menteri Agama Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • visibility 222
  • comment 5 komentar

sabakuningannews com.JAKARTA- “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Shalom,

Om Swastiastu,

Namo Buddhaya,

Wei De Dong Tian.

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas berkat dan limpahan rahmat-Nya, pada hari yang berbahagia ini kita dapat mengikuti Upacara Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama dalam keadaan sehat wal afiat.

Rasa syukur yang sama juga patut kita haturkan karena atas karunia-Nya, Kementerian Agama terus eksis melintasi perjalanan sejarah bangsa, menghadapi berbagai tantangan, dan beradaptasi dengan dinamika zaman.

Keluarga besar Kementerian Agama yang berbahagia,

Hari ini kita memperingati Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa.

Dalam catatan sejarahnya, kehadiran Kementerian Agama bukan semata lahir dari tuntutan sosiologis, melainkan merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Republik ini tidak dibangun oleh satu golongan, melainkan oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini. Para founding fathers Kementerian Agama meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berkontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, sekaligus membuka jalan selebar-lebarnya bagi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera.

Keluarga besar Kementerian Agama yang berbahagia,

Delapan puluh tahun perjalanan ini menegaskan bahwa Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Kini, peran tersebut semakin luas dan semakin krusial: meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa. Sepanjang tahun 2025, kita telah bekerja keras membangun fondasi “Kemenag Berdampak.” Kita membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat. Transformasi digital yang kita lakukan secara masif telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat.

Kita juga memperkuat fondasi ekonomi umat melalui ribuan pesantren, pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan, seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma/kolekte, dana punia, dana Paramita, dan dana kebajikan. Program-program tersebut tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara umum.

Di bidang pendidikan, madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan kita terus menunjukkan peningkatan kualitas hingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Inovasi kurikulum dan penguatan sarana prasarana telah menempatkan institusi pendidikan Kementerian Agama sejajar dengan standar pendidikan lain, bahkan ada yang melebihinya. Melalui program Desa Sadar Kerukunan, kita juga memindahkan wacana kerukunan dari ruang seminar menuju praktik nyata di tengah masyarakat. Semua ikhtiar ini menegaskan satu komitmen, setiap langkah dan kebijakan Kementerian Agama harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bukan sekadar urusan administratif dan birokrasi.

Keluarga besar Kementerian Agama yang berbahagia,

Dalam merespons tantangan zaman, kita perlu menengok kembali lembaran sejarah peradaban. Agama pernah menjadi sumber pencerahan dunia yang luar biasa. Kita mengenang Baitul Hikmah pada abad pertengahan sebagai pusat intelektual global pada masanya. Ia bukan sekadar perpustakaan, melainkan pusat riset dan penerjemahan raksasa yang menjawab persoalan kehidupan melalui ilmu pengetahuan. Di sanalah nilai-nilai agama berpadu dengan rasionalitas untuk memajukan peradaban manusia. Semangat inilah yang perlu kita hidupkan kembali hari ini.

Kini, umat manusia menghadapi tantangan besar bernama Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Kita hidup di era VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity— di mana perubahan berlangsung cepat, sulit diprediksi, kompleks, dan penuh ketidakpastian. Di era ini, kita tidak boleh sekadar menjadi penonton. Kita harus memiliki kedaulatan AI.

Jika dahulu para ulama dan cendekiawan mewarnai dunia melalui literasi dan keilmuan di pusat peradaban seperti Baitul Hikmah, maka hari ini ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan. Kita harus memastikan bahwa algoritma masa depan tidak hampa dari nilainilai ketuhanan dan kemanusiaan. AI harus kita kawal agar menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan.

Keluarga besar Kementerian Agama yang berbahagia,

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, setiap ASN Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang “agile”, lincah dan sigap menghadapi perubahan, adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif, cepat melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas. Nilai-nilai ini sejatinya bukan hal baru, melainkan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu kita aktualkan kembali dalam konteks zaman.

Sesuai tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” marilah kita satukan tekad. Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.

Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama.

Teruslah mengabdi, teruslah menjadi cahaya pencerah bagi bangsa.

Wassalamu’alaikum Wr Wb,

Jakarta, 3 Januari 2026

Menteri Agama,

Nasaruddin Umar

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (5)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250529 090430

    Kepsek SMP N 1 Necis Ida ” Meng Apresiasi ‘ Tepat Kadisdik U.Kusmana Raih KPLB” Sesuai Perubahan Dunia Pendidikan Kab.Kuningan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 488
    • 0Komentar

    sabakuningannews.Berkat inovatif dan kerja nyata yang telah membawa dampak baik di dunia pendidikan di kabupaten Kuningan, Kadisdik kabupaten Kuningan U.Kusmana Meraih KPLB dari BKN pusat, Berdasarkan Surat Keputusan BKN RI, U. Kusmana naik pangkat dari Pembina Utama Muda (IV/c) ke Pembina Utama Madya (IV/d), efektif mulai 1 Juni 2025. Pencapaian ini membuktikan bahwa ASN daerah […]

  • Img 20250711 070419

    Good Govermance” KPK RI Gelar Rakor ” Bupati Dian & Kepala Daerah Di 6 Provinsi Turut Hadir

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 429
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.DKI JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi bertajuk Mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Daerah yang Bebas dari Korupsi Pasca Pelantikan Kepala Daerah di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta pada Kamis (10/7/2025). Dalam acara itu, turut diundang para kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati dan walikota di berbagai Provinsi, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, […]

  • Img 20260218 145950

    Berangkat dari Kader PP MPC Kuningan , Ayep S Resmi Nahkodai KNPI Kuningan 2026–2029

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 117
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN — Kiprah panjang di organisasi kepemudaan akhirnya mengantarkan Ayep Setiawan, S.IP., yang akrab disapa Adon, terpilih sebagai Ketua KNPI Kabupaten Kuningan periode 2026–2029. Berangkat dari kader Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Kuningan, Ayep dikenal sebagai sosok yang aktif, komunikatif, dan konsisten dalam membangun jejaring kepemudaan lintas organisasi. Kepercayaan yang diberikan kepadanya dinilai sebagai hasil dari […]

  • Img 20250529 135615 1

    Cegah Longsor Sisi Sungai Cijemit ” Koramil 1503/Ciniru Bersama Warga, Bergegas Buat Bronjong Penahan Longsor

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 454
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. CINIRU – Babinsa Desa Cijemit dari Koramil 1503/Ciniru, Serda A.K. Munthe, bersama sekitar 40 warga melaksanakan kegiatan kerja bakti di wilayah Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Kamis (29/5/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pengumpulan batu sebagai bahan pembuatan bronjong penahan longsor di pinggir aliran sungai. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor yang dapat […]

  • Dsc00351

    Air Mata Tak Terbendung” Penuh Haru” Saat Pelepasan Siswa SMP N 1 cilimus

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Pelepasan siswa SMP N 1 cilimus

  • Img 20250624 060522

    Muslimat NU & RS Kuningan Medical Center, Teken Kerja Sama ” Berobat Murah

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 337
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN- Puluhan ribu Anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kuningan, mendapat fasilitas pengobatan murah di Rumah Sakit Umum (RSU) Kuningan Medical Center. Fasilitas kesehatan tersebut, tertuang dalam Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Pilar Mandiri Kuningan Holding RS Kuningan Medical Center H Aan Sofyan Kosim dan Ketua PC Muslimat NU Kuninagn Hj […]

expand_less