SPPG Gunung Keling Layak Jadi Percontohan IPAL Dapur MBG, Komitmen Jaga Lingkungan
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sel, 3 Mar 2026
- visibility 129
- comment 0 komentar

Img 20260303 204851
sabakuningannews.com.CIGUGUR – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) gunung Keling kecamatan cigugur dinilai layak menjadi percontohan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk dapur Program Makan Bergizi (MBG). Keberadaan sistem IPAL yang tertata rapi dan berfungsi optimal menjadi bukti keseriusan pengelola dalam menjaga standar kebersihan sekaligus kelestarian lingkungan.
Di lokasi dapur MBG gunung Keling , tampak tangki pengolahan limbah berkapasitas besar dengan sistem filtrasi modern yang dirancang untuk mengolah limbah cair hasil aktivitas dapur sebelum dialirkan ke lingkungan. Instalasi tersebut dilengkapi panel kontrol otomatis untuk memastikan proses berjalan stabil dan aman.
Kepala SPPG gunung Keling Agum menegaskan, keberadaan IPAL bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari operasional dapur sehat. “Program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga bagaimana prosesnya tetap memperhatikan aspek kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Program MBG sendiri merupakan program unggulan pemerintah pusat dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Seiring menjamurnya dapur MBG di berbagai daerah, aspek perizinan dan pengelolaan limbah menjadi perhatian serius agar pelaksanaannya tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Dengan sistem IPAL yang memadai, SPPG gunung Keling mampu mengolah limbah dapur secara ramah lingkungan, meminimalkan bau tak sedap, serta mencegah pencemaran air dan tanah. Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran warga terhadap potensi dampak limbah dari operasional dapur berskala besar.
Pemerhati lingkungan setempat mengapresiasi langkah SPPG Cipari. Menurutnya, setiap dapur MBG idealnya memiliki standar IPAL yang jelas dan teruji. “Jika semua dapur MBG menerapkan sistem seperti ini, program akan berjalan berkelanjutan dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan di kemudian hari,” katanya.
Ke depan, model IPAL SPPG gunung Keling diharapkan bisa direplikasi di dapur-dapur MBG lain, khususnya di Kabupaten Kuningan. Selain mendukung kesehatan generasi muda melalui asupan bergizi, pengelolaan yang baik juga menjadi wujud tanggung jawab terhadap alam dan masyarakat.( RI )
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar