Fit and Fun Kuningan: Ribuan Peserta Padati D’Jons Pool:Bunda Ela Dorong Warga Rajin Berolahraga
- account_circle RI gondrong
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
- comment 5 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN – Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Fit and Fun yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif karena tidak hanya mengajak masyarakat bergerak dan berolahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi.
Bunda Ela saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Fit and Fun. Menurutnya, olahraga memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar menjaga kebugaran tubuh.
“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan membuka kegiatan Fit and Fun yang diselenggarakan oleh Disporapar Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini sangat positif, karena olahraga bukan hanya menjaga kebugaran, tapi juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi dan membangun kebersamaan,” ujar Bunda Ela.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga semakin banyak masyarakat Kabupaten Kuningan yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, dan semakin banyak masyarakat Kuningan yang gemar berolahraga. Karena tubuh sehat, hati happy, aktivitas pun jadi lebih semangat,” katanya.

Bunda Ela juga berharap pelaksanaan kegiatan olahraga masyarakat pada tahun mendatang dapat dikemas lebih meriah dan menjangkau lebih banyak peserta.
“Masyarakat semakin sehat, semakin bugar, dan tentunya happy. Mudah-mudahan, insyaAllah, nanti tahun depan ada acara lagi dan bisa lebih gebyar,” harapnya
Sementara itu, Kabid Olahraga Disporapar Kabupaten Kuningan, Boyo, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga, pola makan dan pola hidup yang lebih baik.
“Saya sangat senang dengan kegiatan hari ini, Fit and Run bersama Bunda Ela dan DR Y. Saya sangat berterima kasih kepada warga masyarakat yang sudah menyadari arti pentingnya berolahraga,” kata Boyo.
Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan membutuhkan perubahan kebiasaan. Masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pola makan, tetapi juga perlu aktif bergerak.

Boyo mengajak masyarakat meninggalkan kebiasaan malas berolahraga dan mulai menjadikan aktivitas fisik sebagai rutinitas.
“Sehat itu tidak penting saat kita sehat, tapi kalimat sehat itu yang paling ditunggu-tunggu dan dicari sama orang-orang sakit. Jadi, tetap sehat, tetap bugar, tetap bahagia dengan bergerak dan berolahraga,” tuturnya.
Boyo mengatakan, masyarakat dapat memulai olahraga secara bertahap. Kebiasaan berolahraga yang sebelumnya hanya dilakukan sebulan sekali dapat ditingkatkan menjadi seminggu sekali, kemudian dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Menurutnya, aktivitas olahraga juga perlu diimbangi dengan pola makan yang baik agar manfaatnya terhadap kesehatan semakin optimal.
“Perubahan kebiasaan saja. Biasanya sebulan sekali, jadi seminggu sekali. Biasanya seminggu sekali, mudah-mudahan bisa jadi seminggu tiga kali. Bisa maksimal lima kali atau empat kali. Itu cukup untuk menetralisir racun dalam tubuh kita, dibantu dengan pola makan juga,” jelasnya.
Ia menambahkan, olahraga seharusnya menjadi bagian dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.

Boyo menjelaskan, kegiatan Fit and Fun tersebut dapat diikuti masyarakat secara gratis. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak.
Ia berharap kegiatan bersama seperti ini dapat menjadi pemicu lahirnya kebiasaan baru di tengah masyarakat.
“Ini kegiatannya gratis. Kita kolaborasi supporting-supporting juga. Karena untuk menggerakkan warga itu awal mulanya mulai dari kita-kita juga. Ke sananya, dengan mereka sudah terbiasa, mungkin mereka juga bisa bergerak sendiri,” ujarnya.
Boyo menegaskan bahwa meskipun agenda olahraga pemerintah dapat menyesuaikan dengan penganggaran, dirinya tetap siap membantu Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga.
“Kalau secara pribadi, kegiatan olahraga itu seminggu empat kali. Tapi untuk agenda pemerintah, insyaAllah setahun sekali. Meskipun begitu, ada atau tidaknya kegiatan, saya selalu siap membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk menggerakkan warganya berolahraga,” pungkasnya.
Melalui Fit and Fun, semangat olahraga diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Masyarakat diharapkan mampu menjadikan olahraga sebagai kebiasaan rutin sehingga tercipta warga Kuningan yang semakin sehat, bugar, aktif dan bahagia. (RI)
Fit and Fun Disporapar Kuningan: Bunda Ela Dorong Warga Rajin Berolahraga, Sehat dan Happy
KUNINGAN – Semangat hidup sehat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Fit and Fun yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif karena tidak hanya mengajak masyarakat bergerak dan berolahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi.
Bunda Ela saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Fit and Fun. Menurutnya, olahraga memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar menjaga kebugaran tubuh.
“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan membuka kegiatan Fit and Fun yang diselenggarakan oleh Disporapar Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini sangat positif, karena olahraga bukan hanya menjaga kebugaran, tapi juga menjadi ruang untuk bersilaturahmi dan membangun kebersamaan,” ujar Bunda Ela.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga semakin banyak masyarakat Kabupaten Kuningan yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, dan semakin banyak masyarakat Kuningan yang gemar berolahraga. Karena tubuh sehat, hati happy, aktivitas pun jadi lebih semangat,” katanya.
Bunda Ela juga berharap pelaksanaan kegiatan olahraga masyarakat pada tahun mendatang dapat dikemas lebih meriah dan menjangkau lebih banyak peserta.
“Masyarakat semakin sehat, semakin bugar, dan tentunya happy. Mudah-mudahan, insyaAllah, nanti tahun depan ada acara lagi dan bisa lebih gebyar,” harapnya
Sementara itu, Kabid Olahraga Disporapar Kabupaten Kuningan, Boyo, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga, pola makan dan pola hidup yang lebih baik.
“Saya sangat senang dengan kegiatan hari ini, Fit and Run bersama Bunda Ela dan DR Y. Saya sangat berterima kasih kepada warga masyarakat yang sudah menyadari arti pentingnya berolahraga,” kata Boyo.
Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan membutuhkan perubahan kebiasaan. Masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pola makan, tetapi juga perlu aktif bergerak.
Boyo mengajak masyarakat meninggalkan kebiasaan malas berolahraga dan mulai menjadikan aktivitas fisik sebagai rutinitas.
“Sehat itu tidak penting saat kita sehat, tapi kalimat sehat itu yang paling ditunggu-tunggu dan dicari sama orang-orang sakit. Jadi, tetap sehat, tetap bugar, tetap bahagia dengan bergerak dan berolahraga,” tuturnya.
Boyo mengatakan, masyarakat dapat memulai olahraga secara bertahap. Kebiasaan berolahraga yang sebelumnya hanya dilakukan sebulan sekali dapat ditingkatkan menjadi seminggu sekali, kemudian dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Menurutnya, aktivitas olahraga juga perlu diimbangi dengan pola makan yang baik agar manfaatnya terhadap kesehatan semakin optimal.
“Perubahan kebiasaan saja. Biasanya sebulan sekali, jadi seminggu sekali. Biasanya seminggu sekali, mudah-mudahan bisa jadi seminggu tiga kali. Bisa maksimal lima kali atau empat kali. Itu cukup untuk menetralisir racun dalam tubuh kita, dibantu dengan pola makan juga,” jelasnya.
Ia menambahkan, olahraga seharusnya menjadi bagian dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.
Boyo menjelaskan, kegiatan Fit and Fun tersebut dapat diikuti masyarakat secara gratis. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak.
Ia berharap kegiatan bersama seperti ini dapat menjadi pemicu lahirnya kebiasaan baru di tengah masyarakat.
“Ini kegiatannya gratis. Kita kolaborasi supporting-supporting juga. Karena untuk menggerakkan warga itu awal mulanya mulai dari kita-kita juga. Ke sananya, dengan mereka sudah terbiasa, mungkin mereka juga bisa bergerak sendiri,” ujarnya.
Boyo menegaskan bahwa meskipun agenda olahraga pemerintah dapat menyesuaikan dengan penganggaran, dirinya tetap siap membantu Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga.
“Kalau secara pribadi, kegiatan olahraga itu seminggu empat kali. Tapi untuk agenda pemerintah, insyaAllah setahun sekali. Meskipun begitu, ada atau tidaknya kegiatan, saya selalu siap membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk menggerakkan warganya berolahraga,” pungkasnya.
Melalui Fit and Fun, semangat olahraga diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Masyarakat diharapkan mampu menjadikan olahraga sebagai kebiasaan rutin sehingga tercipta warga Kuningan yang semakin sehat, bugar, aktif dan bahagia. (RI)
- Penulis: RI gondrong
- Editor: RI gondrong
- Sumber: https://sabakuninanews.com/



