BJB Syariah dan BPKH Jalin Kolaborasi melalui Program “Sapa Haji Maslahah”, Dorong Masyarakat Kuningan Daftar Haji Lebih Dini
- account_circle RI gondrong
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN – Bank BJB Syariah bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Indonesia terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan pendaftaran ibadah haji melalui saluran resmi dan terpercaya.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan “Sapa Haji Maslahah” yang digelar di Hotel Santika, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai persiapan dan mekanisme pendaftaran haji secara resmi.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengapresiasi kolaborasi antara BJB Syariah, BPKH, Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan Kementerian Agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, program tersebut penting agar masyarakat memahami tata cara pendaftaran haji dengan benar serta dapat mempersiapkan diri sejak dini.
“Intinya, sosialisasi ini memberikan pemahaman mengenai tata cara pendaftaran dan persiapan agar niat baik masyarakat untuk menunaikan ibadah haji tidak terkendala di kemudian hari,” ujar Bupati Dian.
Ia menegaskan, masyarakat perlu menggunakan saluran resmi agar dana yang dipersiapkan untuk ibadah haji berada dalam sistem yang aman, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kerja sama antara BJB Syariah dengan BPKH, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama ini merupakan saluran resmi. Masyarakat bisa mengaksesnya secara transparan dan terbuka, serta yang pasti aman dan terpercaya,” katanya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh jalur atau tawaran pemberangkatan haji yang tidak jelas. Menurutnya, masyarakat perlu memastikan seluruh proses dilakukan melalui lembaga dan mekanisme resmi.
Selain itu, Bupati Kuningan mendorong masyarakat untuk mulai mempersiapkan pendaftaran haji lebih awal. Hal ini dinilai penting mengingat masa tunggu keberangkatan haji yang cukup panjang serta mekanisme penentuan kuota yang berkaitan dengan jumlah pendaftar.
Sementara itu, Direktur Bisnis BJB Syariah Adie Arief Wibawa mengatakan, program “Sapa Haji Maslahah” merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya mendaftar haji lebih dini.
“Makanya kami mengadakan Sapa Haji ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan, agar bisa mendaftar haji lebih dini,” ungkapnya.

Adie menjelaskan, semakin banyak masyarakat yang melakukan pendaftaran melalui mekanisme resmi, maka data pendaftar haji di daerah akan semakin terdokumentasi dengan baik. Hal tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan kuota haji secara lebih optimal.
“Kami juga sangat didukung oleh Pak Bupati, khususnya dalam mengajak masyarakat untuk segera mendaftar haji, apalagi masa tunggunya lumayan lama,” ujarnya.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada BJB Syariah yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut bersama BPKH.
Menurut Ahmad Fauzi, kegiatan “Sapa Haji Maslahah” memiliki tujuan penting, yakni mendorong peningkatan kesadaran dan minat masyarakat Kabupaten Kuningan untuk melakukan pendaftaran haji melalui jalur resmi.
“Tujuan hari ini tentunya dalam rangka mendongkrak pendaftaran haji di Kabupaten Kuningan. Alhamdulillah, pada hari ini kolaborasi antara BJB Syariah dan BPKH terjalin. Mudah-mudahan ke depan pendaftar atau penabung di BJB Syariah bertambah terkait dengan pendaftaran hajinya,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami kebijakan kuota haji dan pentingnya jumlah pendaftar dalam perencanaan kuota keberangkatan.
“Ke depan, kuota yang dibagikan bukan semata-mata berdasarkan jumlah penduduk muslim, tetapi jumlah pendaftar. Jumlah pendaftar haji akan menentukan kuota haji per daerah, kabupaten maupun provinsi,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak berharap masyarakat Kabupaten Kuningan semakin memahami pentingnya mempersiapkan ibadah haji sejak dini, termasuk dari sisi finansial maupun administrasi.
Kolaborasi BJB Syariah, BPKH, pemerintah daerah, dan Kementerian Haji dan Umrah diharapkan dapat menghadirkan layanan serta edukasi yang semakin mudah diakses masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ibadah haji melalui jalur resmi.(RI)
- Penulis: RI gondrong
- Editor: RI gondrong



Saat ini belum ada komentar