Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » 183 Desa di Kuningan Belum Miliki Gerai KDMP, Kadis Toni Ungkap Kendala Lahan dan Anggaran Desa Terbatas

183 Desa di Kuningan Belum Miliki Gerai KDMP, Kadis Toni Ungkap Kendala Lahan dan Anggaran Desa Terbatas

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • visibility 108
  • comment 3 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Program strategis nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus didorong implementasinya di Kabupaten Kuningan. Namun hingga saat ini, masih terdapat ratusan desa yang belum memiliki gerai koperasi akibat berbagai kendala, terutama soal lahan dan kapasitas ekonomi.

Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindagperin) Kabupaten Kuningan, Toni Kusmanto, AP., M.Si.,menyampaikan bahwa dari total 376 desa dan kelurahan, seluruhnya telah memiliki kelembagaan koperasi secara operasional.

“Secara kepengurusan dan kelembagaan, seluruh desa sudah terbentuk. Namun untuk pembangunan gerai KDMP, masih ada sekitar 183 lokasi yang belum memiliki gerai,” ujarnya.

Menurut Toni, kendala terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan lahan. Tidak semua desa memiliki lokasi yang siap digunakan untuk pembangunan gerai koperasi.

Selain itu, beberapa desa sebenarnya memiliki lahan, namun terkendala biaya tinggi untuk pengurukan tanah. Sementara itu, kemampuan anggaran desa masih terbatas.

“Beberapa lokasi membutuhkan biaya besar untuk pengurukan lahan. Ini menjadi tantangan tersendiri karena tidak semua desa memiliki kemampuan anggaran yang memadai,” jelasnya.

Tantangan Skala Ekonomi Desa Kecil
Permasalahan lain juga muncul dari sisi kapasitas ekonomi desa. Desa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) di bawah 500 dinilai menghadapi tantangan dalam menentukan jenis usaha yang berkelanjutan.

Hal ini menjadi perhatian penting agar gerai KDMP tidak hanya berdiri, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang.

Strategi Diskoperindagperin Kuningan
Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Diskoperindagperin Kabupaten Kuningan tengah menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya:Pemetaan konteks bisnis desa agar selaras dengan program nasional KDMP, Analisis potensi lokal, seperti sektor pertanian, kesehatan, simpan pinjam, hingga produksi, Pelibatan UMKM lokal melalui proses kurasi oleh pengurus koperasi

Wacana koperasi sekunder, yakni penggabungan beberapa desa untuk mengatasi keterbatasan lahan dan skala ekonomi

“Kami mendorong agar bisnis yang dijalankan sesuai potensi desa masing-masing tanpa mematikan pelaku usaha yang sudah ada,” tambah Toni.

Fokus pada Keberlanjutan Usaha
Lebih lanjut, Toni menekankan bahwa keberhasilan program KDMP tidak hanya diukur dari jumlah gerai yang berdiri, tetapi juga dari keberlanjutan usaha koperasi itu sendiri.

“Yang terpenting adalah menjaga kontinuitas bisnis. Jangan hanya semangat di awal, tapi kemudian berhenti di tengah jalan,” pungkasnya.(RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (3)

  • ph3

    Interesting read. From a bias lens, remember that perceived ‘simplicity’ in gaming often masks decision traps. Check out ph3 apk for a balanced view. Careful consideration is key here.

    Balas6 Mei 2026 10:02 am
  • jljlph

    The challenge highlights the critical gap between physical infrastructure needs and limited local capital. Scaling rural economies requires integrating digital finance and low-overhead income streams. Promoting digital platforms, even for leisure like a jljlph app casino, can diversify revenue and stabilize village finances.

    Balas3 Mei 2026 12:02 am
  • jljlph

    The challenge highlights the critical gap between physical infrastructure needs and limited local capital. Scaling rural economies requires integrating digital finance and low-overhead income streams. Promoting digital platforms, even for leisure like a jljlph app casino, can diversify revenue and stabilize village finances.

    Balas3 Mei 2026 12:01 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250604 093728

    Jelang idul adha 2025 ” Pemprov jabar kolaborasi Disperindag kab. Kuningan Gelar Oprasi Pasar Ber Subsidi ( OPADI)

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Sabakuningannews.com. KUNINGAN- Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Provinsi Jawa Barat kembali digelar menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Program ini sebagai upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota serta Bulog Dalam upaya menekan laju inflasi dan […]

  • Dr. Hj. Eva Maya Mm

    RSUD Linggajati Maksimal Kan Pelayanan, Libatkan Masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 27
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – RSUD Linggajati terus melakukan berbagai gebrakan strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Langkah inovatif tersebut digagas langsung oleh Direktur Utama RSUD Linggajati, dr. Hj. Eva Maya, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan rumah sakit yang lebih modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan yakni menggelar Forum […]

  • Img 20260305 120811

    Disdik Kuningan Tancap Gas! Dr. Elon Bahas Strategi Tekan ATS dan Naikkan RLS Bersama Camat dan Kades

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 192
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar rapat terbatas bersama para camat dan kepala desa se-Kabupaten Kuningan untuk membahas percepatan peningkatan pendidikan masyarakat di tingkat desa. Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya akselerasi Rata-rata Lama Sekolah (RLS) serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang berlangsung di Bale Waluya SLBN […]

  • Img 20250621 183524

    Perpisahan SMP N 2 Pancalang Penuh Makna Dan Haru

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 419
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Pancalang- Suasana haru dan penuh makna menyelimuti acara perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Pancalang yang digelar di halaman sekolah. Dengan acara yang sakral yaitu dengan sungkeman, siswa/siswi meneteskan air mata ketika ia sungkem kepada para guru, Begitu para guru air mata tak bisa di bendung ” Acara yang mengusung tema “Hari Ini Adalah […]

  • Img 20260225 130326

    Bupati Dian Sapa Warga Kasturi ” Hibur Dengan Kuis ‘ Gelak Tawa Terpecah 😁 ‘ Terasa Terhibur Ujar Warga

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 807
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Suasana penuh kehangatan dan keceriaan mewarnai kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan di Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan. Kehadiran Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar disambut antusias warga yang sejak pagi telah memadati halaman kantor desa. Acara yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga […]

  • Img 20260216 122800

    Musda XVII KNPI Kuningan Dorong Regenerasi Berkualitas dan Kepemimpinan Solutif

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 185
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN — Musyawarah Daerah (Musda) XVII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan menjadi momentum strategis dalam mendorong regenerasi kepemimpinan pemuda yang lebih berkualitas, solutif, dan berbasis data. Forum tertinggi organisasi kepemudaan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin lima tahunan, tetapi menjadi titik tolak penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah. Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) […]

expand_less