Dewan Kebudayaan Resmi Di Lantik.Bupati Dian:Bantu Kami,Kuningan Harus Punya Identitas Budaya
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sel, 12 Mei 2026
- visibility 57
- comment 2 komentar

Pelantikan Dewan Kebudayaan Kuningan
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi melantik Dewan Kebudayaan Kuningan masa bakti 2026–2030 sebagai langkah memperkuat pelestarian seni dan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Dr.Charlan, Kepala Bapenda, serta Kepala DPMD Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa budaya bukan hanya soal seni tari, musik, atau bahasa, tetapi menjadi cara masyarakat mempertahankan jati diri dan peradaban.
“Pembangunan tidak hanya soal fisik, jalan bagus atau bangunan megah. Masyarakat yang mampu merawat akar budayanya juga menjadi tanda keberhasilan pembangunan,” ujar Bupati Dian.
Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik agar budaya lokal tidak tergerus perkembangan zaman. Menurutnya, Dewan Kebudayaan Kuningan diharapkan mampu menjadi pelopor kebangkitan budaya daerah sekaligus mendukung sektor pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Dewan Kebudayaan Kuningan memiliki tugas menetapkan arah kebijakan dan prioritas pemajuan kebudayaan daerah, menggali potensi seni budaya masyarakat, menjaring aspirasi pelaku budaya, hingga memberikan edukasi seni dan budaya kepada masyarakat.

Selain itu, lembaga ini juga berwenang mengusulkan tokoh penerima penghargaan bidang seni dan budaya kepada pemerintah daerah serta memperkuat kolaborasi antara seniman, budayawan, akademisi, dan generasi muda.
Bupati Dian juga menyebut Kabupaten Kuningan memiliki potensi wisata dan budaya yang besar sehingga perlu terus dijaga dan dikenalkan lebih luas kepada wisatawan.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2026–2030, masyarakat berharap Dewan Kebudayaan Kuningan mampu menjaga warisan budaya lokal tetap lestari sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Susunan Pengurus Dewan Kebudayaan Kuningan 2026–2030
Dewan Pakar:
Hj. Ajat Jatnika, S.H., M.Pd.
Drs. Dodo Suwondo, M.Si.
Dodo Subiharto, S.Pd., M.Pd.
Drs. Asep Budi Setiawan, M.Si.
Yusuf Oblet
Dr. Asep Fahrudin
Anggota:
Asep Deni
Dr. Bias Lintang Dialog, S.H., M.Kn.
Ence Bagus, S.Sn.
Endau Komara
Agung M. Abul, S.Pd.
Ageng Sutrisno, S.Pd.
H. Ihsan Fajar, S.Pd., M.Pd.
Drs. Yudis Rusmi Muhammad Jalil
Wihendar, M.Sn.
Dadan Aminudin Latif
Feral Ferawati
Bayu Abdurrahim, S.Pd.
Dr. Arif Hidayat, M.Pd.
Vifani Kautsar, M.Pd.
Edi Suherdi
Azhar Nasir Ahdiat, S.Pd., M.Ds.
Dini Sukmawati, S.Pd.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









The RNG validation is key; understanding the math behind RTP really elevates the UX. For deeper dives into game mechanics, check out legend link. Solid structure here!
12 Mei 2026 5:35 amThis emphasis on cultural identity as core development is critical. Preserving ‘jati diri’ is like maintaining a persistent, robust system of values-it defines the community’s operating parameters. This systemic approach to identity mirrors the principles we explore in programmable agents via openclaw soul, showing culture is a vital, structured asset.
12 Mei 2026 4:00 am